Timnas Indonesia bersiap memulai kampanyenya di ajang perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan menjamu rival serumpun, Singapura, pada laga perdana Grup A divisi pertama yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) malam WIB.
Menatap kompetisi format baru ini, Indonesia difavoritkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara. Skuad asuhan pelatih kepala ini turun dengan amunisi penuh, termasuk memanggil mayoritas pilar andalan yang kini merumput di liga-liga Eropa. Tercatat, hanya Jay Idzes yang dipastikan absen membela tim akibat dibekap cedera.
Status unggulan Indonesia juga tercermin dari nilai skuad. Berdasarkan data Transfermarkt, Timnas Indonesia memiliki skuad termahal di ajang ini dengan valuasi mencapai Rp 375,18 miliar. Ditambah dukungan penuh publik sendiri di SUGBK, Indonesia memiliki modal berharga untuk mendulang poin penuh di laga perdana.
Kendati demikian, duel klasik melawan The Lions diprediksi tidak akan berjalan mudah. Catatan lima pertemuan terakhir kedua tim menunjukkan persaingan yang sangat alot. Skuad Garuda hanya mampu meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, sementara satu laga lainnya menjadi milik Singapura.
Kemenangan Indonesia pun kerap diraih dengan susah payah. Pada semifinal Piala AFF 2020 (yang digelar akhir 2021), Indonesia butuh perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Singapura dengan skor 4-2. Sementara pada Piala AFF 2016, Indonesia menang tipis 2-1.
Di atas kertas, peluang menang Indonesia masih lebih tinggi dibanding tamunya. Situs Wincomparator memprediksi peluang kemenangan Indonesia berada di angka 45,31 persen, sedangkan probabilitas Singapura menang ada di 34,18 persen. Sementara kemungkinan hasil imbang berada di angka 20,5 persen. Mampukah skuad Merah Putih mengunci tiga poin perdana di SUGBK?