Marc-Andre ter Stegen nyaris saja mengukir kisah comeback yang sempurna bersama Timnas Jerman di ajang UEFA Nations League. Tampil impresif setelah absen membela negaranya selama lebih dari setahun, kiper veteran ini harus gigit jari lantaran gawangnya bobol pada masa injury time, yang sekaligus membuyarkan kemenangan Jerman atas Belanda.
Laga klasik yang berlangsung sengit ini menjadi momen emosional bagi Ter Stegen. Pasalnya, kiper Barcelona tersebut baru saja melewati periode kelam dalam kariernya; mulai dari dibekap cedera panjang, tidak dipanggil ke skuad Piala Dunia 2026, hingga hanya menjadi penghangat bangku cadangan sepanjang turnamen Euro 2024.
Kembali dipercaya turun sejak menit awal, Ter Stegen langsung menjawabnya dengan performa kelas atas. Ia tampil bak tembok kokoh, mencatatkan sembilan penyelamatan krusial untuk mempertahankan keunggulan Die Mannschaft pasca-gol yang dilesakkan Felix Nmecha pada menit ke-34.
Nahas, ketangguhan Ter Stegen akhirnya runtuh secara dramatis di detik-detik akhir pertandingan. Tepat pada menit ke-92, tembakan voli mematikan dari Cody Gakpo sukses merobek jala Jerman. Skor imbang 1-1 pun menjadi hasil akhir, menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad asuhan Julian Nagelsmann yang sejatinya nyaris mengamankan tiga poin penuh.
“Ini situasi yang tricky… Sayang sekali kami tidak bisa menang setelah unggul 1-0 sepanjang laga dan kebobolan di menit-menit akhir,” ujar Ter Stegen meluapkan kekecewaannya, seperti dilansir dari situs resmi UEFA.
Kendati kemenangan di depan mata harus buyar, deretan aksi heroik dan totalitas Ter Stegen di laga ini menjadi sinyal kuat bahwa dirinya telah kembali ke bentuk permainan terbaiknya untuk kembali bersaing di level tertinggi.