Jeda internasional rupanya tidak dijadikan momen untuk bersantai oleh pelatih Barcelona, Hansi Flick. Meski harus kehilangan 17 pemain andalannya yang bertugas membela tim nasional masing-masing, juru taktik asal Jerman itu tetap menggelar dan memimpin langsung sesi latihan Blaugrana.
Minimnya jumlah pemain senior di skuad justru menjadi berkah tersendiri bagi para talenta muda La Masia. Dilansir dari laporan Sport, Hansi Flick mengambil inisiatif untuk memanggil empat pemain akademi agar ikut berlatih bersama tim utama. Menariknya, dari keempat nama tersebut, terselip sosok Shane Kluivert.
Shane merupakan putra bungsu dari striker legendaris Barcelona dan Timnas Belanda, Patrick Kluivert. Pemain yang kini menginjak usia 19 tahun itu beroperasi sebagai penyerang sayap kiri, dan tengah berjuang mengikuti jejak sang ayah serta kakak-kakaknya untuk merajut karier profesional di dunia sepak bola.
Karier Shane di Barcelona tampak cukup menjanjikan. Belum lama ini, manajemen klub memberikan kepercayaan lebih dengan menyodorkan perpanjangan kontrak yang mengikatnya hingga musim panas 2028.
Secara statistik, performa Shane di kelompok umur juga terbilang solid. Sepanjang musim lalu, ia mencatatkan 21 penampilan bersama tim akademi. Di ajang bergengsi UEFA Youth League, Shane sukses mencuri perhatian dengan torehan tiga gol dari tujuh laga yang dilakoninya.
Hansi Flick sendiri dikenal sebagai pelatih yang gemar memoles daun muda dan memberikan kesempatan bagi pemain akademi untuk unjuk gigi di skuad utama. Latihan di jeda internasional ini tentu menjadi panggung krusial bagi Shane Kluivert. Mampukah talenta berusia 19 tahun ini membuktikan kualitasnya di mata sang entrenador?