- Advertisment -
BerandaBeritaAncaman Kelompok Houthi: Permintaan Amerika dan Inggris Tinggalkan Yaman
- Advertisment -

Ancaman Kelompok Houthi: Permintaan Amerika dan Inggris Tinggalkan Yaman

- Advertisment -
- Advertisement -

Kelompok Houthi mengeluarkan permintaan tegas kepada Amerika, Inggris, dan organisasi kemanusiaan untuk meninggalkan Yaman dalam tempo satu bulan.

Ancaman ini terungkap melalui surat yang ditujukan kepada koordinator kemanusiaan PBB di Yaman, Peter Hawkins, pada Rabu (24/1/2024).

Dalam surat tersebut, kelompok Houthi menegaskan bahwa warga negara Amerika dan Inggris harus segera meninggalkan negara tersebut dalam waktu 30 hari.

Ancaman ini datang sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh Amerika dan sekutunya terhadap Houthi di Laut Merah.

Mohammed Abdulsalam, salah satu pejabat Houthi, mengonfirmasi kebenaran surat tersebut kepada laporan Reuters.

Selain menuntut kedua negara tersebut meninggalkan Yaman, Houthi juga memerintahkan organisasi asing di Yaman untuk tidak mempekerjakan warga negara Amerika dan Inggris.

Hingga saat ini, PBB belum memberikan komentar resmi terkait ancaman ini kepada media.

Kedutaan besar Amerika menyatakan bahwa mereka telah mengetahui surat tersebut, tetapi belum dapat memberikan komentar terkait tanggapan PBB atau organisasi kemanusiaan di Yaman.

Reuters melaporkan bahwa kedutaan Inggris belum memberikan informasi mengenai tanggapan mereka terhadap ancaman ini.

Salah satu staf kedutaan Inggris di Yaman menyatakan bahwa PBB memberikan bantuan penting kepada Yaman, dan tidak ada yang seharusnya menghalangi upaya mereka dalam memberikan bantuan.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah menambahkan kelompok Houthi dalam daftar kelompok teroris yang mengganggu pengiriman internasional di Laut Merah.

Konflik antara Houthi dan Amerika serta sekutunya di Laut Merah dan Teluk Aden telah memicu perang, meskipun saat ini situasinya mulai mereda. Namun, belum ada kesepakatan gencatan senjata secara resmi antara kedua belah pihak.

Houthi sendiri mengklaim bahwa serangan-serangan yang mereka lakukan adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina di Gaza.

Mereka menegaskan bahwa serangan ini akan terus berlanjut selama Gaza terus mengalami serangan.

- Advertisement -
- Advertisment -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -