MADRID, OneSports – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, secara tegas membantah anggapan bahwa kembalinya Kylian Mbappe ke dalam starting line-up telah mengganggu stabilitas permainan timnya.
Isu miring ini muncul setelah Los Blancos dipaksa menyerah 1-2 dari Real Mallorca dalam lanjutan La Liga akhir pekan lalu.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena membuat Madrid kini tertinggal tujuh poin dari rival abadi mereka, Barcelona, yang kokoh di puncak klasemen.
Publik pun mulai membandingkan performa Madrid saat Mbappe absen, di mana El Real sempat mencatatkan lima kemenangan beruntun dengan duet Vinicius Junior dan Brahim Diaz dalam formasi 4-4-2.
Namun, Arbeloa tidak sepakat jika keharmonisan tim disebut retak akibat kehadiran kapten timnas Prancis tersebut.
Bagi Arbeloa, memiliki pemain sekelas Mbappe adalah sebuah keuntungan besar, bukan beban taktikal.
“Mbappe memiliki karakteristik yang berbeda dari Brahim, dan di situlah kami harus bermain dengan cara yang berbeda. Namun, saya senang memiliki ‘masalah’ seperti itu,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers, Senin (6/4/2026).
Senjata Utama Lawan Bayern Munich
Arbeloa meyakini bahwa laga besar seperti babak perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich adalah panggung yang memang diciptakan untuk pemain sekaliber Mbappe.
Ia sangat optimistis sang penyerang akan menunjukkan performa terbaiknya di Santiago Bernabéu.
“Mbappe datang ke Madrid untuk pertandingan seperti besok dan fase seperti ini.
Saya yakin kita akan melihat Kylian dalam performa terbaiknya. Tidak ada pelatih di dunia yang tidak menginginkannya di tim mereka,” tegas eks bek Madrid tersebut.
Arbeloa bahkan menantang para kritikus untuk kembali bertanya mengenai dampak Mbappe setelah laga kontra raksasa Jerman tersebut usai.
“Mbappe tahu betul apa itu Real Madrid. Dia bermimpi menjadi pemain klub ini,” tambahnya.
Mesin Gol Tak Terbendung
Statistik memang tidak bisa berbohong mengenai kontribusi besar Mbappe musim ini.
Meskipun sempat absen di beberapa pertandingan, penyerang berusia 27 tahun itu tetap menjadi mesin gol utama Madrid dengan koleksi fantastis 38 gol dari 36 pertandingan di semua kompetisi.
Real Madrid dijadwalkan menjamu Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions pada Rabu (8/4/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Mbappe dan Arbeloa bahwa keharmonisan Los Galacticos tetap terjaga demi ambisi merengkuh trofi “Si Kuping Besar”.

