Andrea Pirlo, The Master Pass Buah Eksperimen Carletto

ONESPORTS.ID - Awal karir Pirlo tidak begitu bagus. Tujuh musim di Brescia dan Inter Milan, ia hanya dijadikan sebagai pemain pinjaman.

Andrea Pirlo dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Memiliki keunggulan dalam kreativitas, visi dan tendangan bebas yang akurat.

Tahun 2001, AC Milan yang sedang kekurangan pemain gelandang serang pada waktu itu membeli Pirlo dari tim sekota, Inter Milan. Kedatangannya diharapkan dapat dijadikan pemain pengganti Manuel Rui Costa.

Namun, semusim bersama AC Milan, Pirlo belum dapat menunjukkan permainan terbaiknya. Pelatih Carlo Ancelotti yang juga baru digaet dari Juventus melihat kemampuan lain yang dimiliki Pirlo.

Karena sulit untuk menggeser Rui Costa sebagai playmaker Milan, Pirlo akhirnya dicoba untuk bermain pada posisi yang berbeda. Carletto pun memulai eksperimen dengan memainkan Andrea Pirlo sebagai gelandang bertahan.

Baca juga : Clarence Seedorf, 4 Trofi Liga Champions Dengan 3 Klub Berbeda

Berposisi didepan dua pemain jangkar mampu diperankan dengan baik oleh pemain kelahiran Flero itu. Pirlo sangat tepat bermain sebagai seorang jangkar yang memiliki umpan-umpan cantik dan tendangan bebas yang akurat, yang membuatnya tumbuh sebagai pemain besar.

Andrea Pirlo, 10 Gol Terbaik

“Fantastis, ia memang terlihat tidak semangat saat bermain. Tapi visi, umpan dan kemampuannya dalam melakukan tendangan bebas membuat ia pantas dibandingkan dengan Roberto Baggio,” ungkap Carlo Ancelotti.

Hanya dalam waktu dua musim di San Siro, pemain yang kini akan menjadi pelatih junior Juventus U-23 itu langsung mempersembahkan gelar juara Liga Champions bagi AC Milan.

Andrea Pirlo saat perayaan gelar juara timnas Italia pada Piala Dunia 2006 Jerman.
Andrea Pirlo saat perayaan gelar juara timnas Italia pada Piala Dunia 2006 Jerman.

Setahun kemudian, kemampuannya dalam mengatur ritme permainan Rossoneri membuahkan gelar scudetto ke-17. Sukses bersama AC Milan berlanjut hingga timnas Italia.

Kegagalan mengukir prestasi di Euro 2004, membuat Andrea Pirlo tampil gemilang untuk mempersembahkan trofi Piala Dunia 2006. Selama perhelatan akbar sepakbola yang berlangsung di Jerman itu, ia terpilih sebanyak tiga kali sebagai man of the match.

Usai Piala Dunia, pemain yang identik dengan nomor punggung 21 itu dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik bersama Zinedine Zidane dan Fabio Cannavaro.

Baca juga : Gennaro Gattuso, Sempat Mendapat Sindiran Seperti “Kucing”

Menjelang awal musim 2006/2007, perjalanan Pirlo bersama Milan cukup berat. Akibat pengurangan delapan poin karena terbukti bersalah dalam pengaturan skor calciopoli. Rossoneri pun harus memulai Liga Champions dari babak kualifikasi.

Kesetiaan Pirlo bersama AC Milan merupakan pilihan tepat. Meskipun gagal bersaing dengan Inter Milan dalam perburuan scudetto, ia berhasil merebut lambang supremasri tertinggi sepakbola Eropa dengan merebut gelar Liga Champions 2007.

Gelar juara Eropa itu merupakan yang kedua. Sebelumnya Pirlo pernah meraihnya pada tahun 2003 saat mengalahkan Juventus di final.

Berita Lainya :

All

Liga Champions Begins, Jadwal Pembuka Babak Penyisihan Grup

Liga Champions 2020/2021 kembali bergulir. Jadwal pembuka babak penyisihan grup untuk menentukan tim yang lolos akan dimulai nanti malam. Kompetisi si kuping besar yang kembali...

AS Roma Berpesta Gol 5-2 Kontra Benevento

AS Roma berpesta gol kegawang Benevento dalam lanjutan Liga Italia Serie A pekan keempat yang digelar distadion Olimpico. Sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-'5...

Ibrahimovic Brace, AC Milan Menang Derby Della Madonnina

Ibrahimovic sukses catatkan brace atau dua gol untuk membawa AC Milan menang derby della madonnina kontra tim sekota, Inter Milan. Rossoneri kembali melanjutkan laju yang...

Inter Milan vs AC Milan, Pembuktian Tuntaskan Dendam

Inter Milan vs AC Milan, bigmatch Serie A pekan ini. Laga ini sekaligus menjadi pembuktian untuk tuntaskan dendam dalam derby sebelumnya. Il Nerazzurri yang berstatus...

Manchester City vs Arsenal, Adu Taktik Guru dan Murid

Manchester City vs Arsenal, pertandingan ini akan menjadi pertarungan antara sang guru, Pep Guardiola dengan anak didiknya Mikel Arteta. Duel kedua tim menjadi sangat penting...

Everton vs Liverpool, Keroposnya Pertahanan The Reds

Everton vs Liverpool, keroposnya lini pertahanan The Reds akan diuji oleh penyerang-penyerang The Toffees yang sedang onfire. Akhir pekan ini pecinta Premier League akan menyaksikan...

Terpapar Covid-19, Cristiano Ronaldo Memilih Karantina di Italia

Terpapar Covid-19, Cristiano Ronaldo lebih memilih untuk menjalani karantina mandiri di Italia ketimbang dinegaranya sendiri, Portugal. Federasi sepakbola Portugal menyatakan CR7 tidak mengalami gejala apapun...

Sepak Bola