Filippo Inzaghi Gaya Striker Oportunis Yang Menuai Kritik

ONESPORTS.ID - Meskipun tidak memiliki skill yang mumpuni, namun Pippo punya insting penempatan posisi yang tajam didepan gawang.

Filippo Inzaghi, tidak sehebat Ronaldo atau Messi. Namun striker yang terkenal oportunis ini sempat menuai kritik dari Sir Alex Ferguson.

Sebelum pertandingan final Liga Champions 2007 antara AC Milan kontra Liverpool dimulai, pelatih Carlo Ancelotti waktu itu sempat menurunkan formasi tim yang berbeda dibandingkan dua laga semifinal.

Gilardino yang selalu bermain sejak menit pertama digantikan striker veteran, Filippo Inzaghi. Meskipun sempat menuai kritik namun hal tersebut merupakan buah kejelian dari Carlo Ancelotti dalam meramu strategi.

Baca juga : Andrea Pirlo, The Master Pass Buah Eksperimen Carletto

Sepanjang babak pertama, Pippo praktis tidak memiliki peluang berbahaya dimulut gawang Liverpool. Namun memasuki injury time babak pertama, mantan bomber Juventus itu mampu membuka keunggulan untuk AC Milan.

Berawal dari tendangan bebas Andrea Pirlo, bola mengenai Pippo hingga mengecoh pergerakan Reina. Milan memimpin 1-0 dan memperbesar keunggulan 2-0 berkat ketenangan Pippo dalam menyelesaikan umpan terobosan Kaka.

Filippo Inzaghi usai mencetak gol kegawang Liverpool di final Liga Champions 2007.
Filippo Inzaghi usai mencetak gol kegawang Liverpool di final Liga Champions 2007.

Liverpool sempat memperkecil ketinggalan 2-1 melalui gol Dirk Kuyt dipenghujung pertandingan. Usai pertandingan yang disaksikan 74 ribu penonton yang memadati stadion Olimpiade Spyros Louis-Athena, Pippo dinobatkan sebagai man of the match.

Tampil gemilang dengan memborong dua gol kemenagan merupakan impiannya sejak kanak-kanak. Keberhasilan AC Milan merebut gelar ketujuh Eropa merupakan yang kedua kalinya bagi Inzaghi.

Sebelumnya pemain yang mendapat julukan Super Pippo ini telah merasakan gelar Liga Champions pada tahun 2003. Raihan torehan ini melengkapi rentetan prestasi yang telah diraih dalam karirnya.

Filippo Inzaghi, Mendapat Kritik Fergie

Dua gol Inzaghi kegawang Liverpool merupakan jawaban atas kritikan yang ditujukan kepadanya. Ia dianggap tidak pantas bermain sepakbola karena dianggap tidak memiliki skill yang mumpuni dan sering melakukan diving.

Baca juga : Clarence Seedorf, 4 Trofi Liga Champions Dengan 3 Klub Berbeda

Legenda dan juga mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, bahkan secara terbuka mengakui kebiasan buruk sang striker itu. “Inzaghi dilahirkan dalam posisi offside. Ia tidak memiliki naluri pembunuh dan penyelesaian akhir yang baik,” sindir Fergie kepada AFP.

Para pakar sepakbola Eropa menganggap Pippo sebagai tipikal penyerang non klasik. Ia tidak memiliki kemampuan dribbling yang indah dan tendangan yang tidak begitu kuat.

Namun kelebihan Inzaghi adalah seorang predator dimulut gawang lawan.

Berita Lainya :

All

Liga Champions Begins, Jadwal Pembuka Babak Penyisihan Grup

Liga Champions 2020/2021 kembali bergulir. Jadwal pembuka babak penyisihan grup untuk menentukan tim yang lolos akan dimulai nanti malam. Kompetisi si kuping besar yang kembali...

AS Roma Berpesta Gol 5-2 Kontra Benevento

AS Roma berpesta gol kegawang Benevento dalam lanjutan Liga Italia Serie A pekan keempat yang digelar distadion Olimpico. Sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-'5...

Ibrahimovic Brace, AC Milan Menang Derby Della Madonnina

Ibrahimovic sukses catatkan brace atau dua gol untuk membawa AC Milan menang derby della madonnina kontra tim sekota, Inter Milan. Rossoneri kembali melanjutkan laju yang...

Inter Milan vs AC Milan, Pembuktian Tuntaskan Dendam

Inter Milan vs AC Milan, bigmatch Serie A pekan ini. Laga ini sekaligus menjadi pembuktian untuk tuntaskan dendam dalam derby sebelumnya. Il Nerazzurri yang berstatus...

Manchester City vs Arsenal, Adu Taktik Guru dan Murid

Manchester City vs Arsenal, pertandingan ini akan menjadi pertarungan antara sang guru, Pep Guardiola dengan anak didiknya Mikel Arteta. Duel kedua tim menjadi sangat penting...

Everton vs Liverpool, Keroposnya Pertahanan The Reds

Everton vs Liverpool, keroposnya lini pertahanan The Reds akan diuji oleh penyerang-penyerang The Toffees yang sedang onfire. Akhir pekan ini pecinta Premier League akan menyaksikan...

Terpapar Covid-19, Cristiano Ronaldo Memilih Karantina di Italia

Terpapar Covid-19, Cristiano Ronaldo lebih memilih untuk menjalani karantina mandiri di Italia ketimbang dinegaranya sendiri, Portugal. Federasi sepakbola Portugal menyatakan CR7 tidak mengalami gejala apapun...

Sepak Bola