Barcelona Bantai Real Madrid Telak

Must Read

- Advertisement -

BARCELONA, OneSports – Raksasa sepak bola asal Catalan, Barcelona Femeni, kembali menunjukkan kedigdayaan mereka yang tak tertandingi di kancah sepak bola wanita Eropa. Skuad asuhan pelatih Pere Romeu ini sukses memastikan satu tiket emas ke babak semifinal UEFA Women’s Champions League (UWCL) musim 2025/2026 dengan gaya yang sangat spektakuler dan tak terlupakan.

Bermain di hadapan publiknya sendiri, Barcelona tanpa ampun menaklukkan musuh bebuyutan mereka, Real Madrid Femenino, dengan skor tenis 6-0 pada pertandingan leg kedua babak perempat final. Laga El Clasico yang sarat gengsi dan emosi ini diselenggarakan di bawah sorotan magis stadion kebanggaan, Camp Nou, pada hari Jumat (3/4/2026).

Kemenangan setengah lusin gol tanpa balas ini sekaligus menggenapi keunggulan agregat yang sangat mencolok, yakni 12-2 untuk kubu tuan rumah. Seperti diketahui, pada pertemuan leg pertama pekan lalu di ibu kota Spanyol, skuad Catalan juga telah lebih dulu menghancurkan Real Madrid dengan skor telak 6-2. Lebih menyakitkan lagi bagi Los Blancos, hasil ini mencatatkan rekor memilukan karena mereka kalah tiga kali berturut-turut dari Barcelona hanya dalam kurun waktu sembilan hari terakhir di berbagai kompetisi.

Dominasi Mutlak di Camp Nou

Bermain di kandang sendiri yang angker bagi tim tamu, skuad Barcelona Femeni langsung tampil menekan dan mengambil alih dominasi penguasaan bola sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Dukungan masif dari lebih dari 60.000 penonton yang memadati tribun Camp Nou seolah menjadi energi tambahan yang terus memompa daya juang tim tuan rumah di sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.

Sorotan utama dalam malam yang penuh magis tersebut tentu saja tertuju pada sosok kapten karismatik mereka, Alexia Putellas. Pertandingan ini menjadi momen yang sangat emosional dan spesial bagi pemenang penghargaan Ballon d’Or dua kali tersebut, karena laga El Clasico ini menandai penampilan ke-500 dirinya bersama seragam kebesaran Barcelona.

Sang Ratu Catalan tidak menyia-nyiakan malam bersejarah tersebut. Ia turut ambil bagian dalam pesta gol dengan mencetak gol pembuka pada menit kedelapan. Berawal dari bola muntah hasil tembakan keras striker Ewa Pajor yang gagal diamankan dengan sempurna oleh kiper Madrid, Putellas yang berdiri bebas langsung menyambar bola liar tersebut untuk merobek jala gawang lawan. Gol ini sekaligus menjadi torehan gol ke-230 bagi Putellas di sepanjang karier gemilangnya bersama klub.

Hujan Gol Runtuhkan Mental Lawan

Setelah gol cepat Putellas, lini pertahanan Madrid tampak semakin panik dan kehilangan arah. Pemain sayap lincah, Caroline Graham Hansen, sukses menggandakan keunggulan timnya lewat sebuah skema sundulan cepat yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang lawan.

- Advertisement -

Tidak berhenti sampai di situ, Hansen kembali menunjukkan magisnya dengan memberikan assist matang yang berhasil dikonversi menjadi gol ketiga oleh bek tangguh, Irene Paredes, pada menit ke-27. Sebelum wasit meniup peluit tanda turun minum, Ewa Pajor turut mencatatkan namanya di papan skor. Gol dari Pajor ini juga menjadi capaian individu yang fantastis, yakni gol ke-40 baginya selama berkiprah di kompetisi elit Eropa.

Memasuki jalannya babak kedua, intensitas serangan tuan rumah sama sekali tidak mengendur. Caroline Graham Hansen kembali menjadi mimpi buruk yang menghantui Real Madrid. Pada menit ke-55, ia sukses mencetak gol keduanya melalui sebuah tendangan chip indah yang memperdaya penjaga gawang. Penampilan impresif Hansen benar-benar menambah penderitaan lini belakang Real Madrid yang tampak sudah kehabisan napas dan ide.

Pesta gol publik Catalan akhirnya ditutup oleh aksi brilian Esmee Brugts pada menit ke-74. Memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Clara Serrajordi, Brugts dengan tenang melepaskan tembakan tajam untuk memastikan kemenangan mutlak 6-0 bagi Barcelona Femeni.

Menatap Laga Berat di Semifinal

Seusai peluit panjang berbunyi, Caroline Graham Hansen yang dinobatkan sebagai “Player of the Match” menyebut laga ini sebagai salah satu momen yang paling epik dalam kariernya. Ia sangat memuji atmosfer stadion dan dukungan suporter yang tak pernah lelah bernyanyi.

“Setiap kali kami bermain di stadion yang luar biasa ini bersama para suporter, hal tersebut akan selalu menjadi kenangan terbaik. Ini adalah malam yang sangat berkesan dan akan saya ingat dalam waktu yang lama,” ungkap Hansen dengan senyum mengembang.

Di sisi lain, Alexia Putellas juga mengaku sangat terharu dengan pencapaian 500 penampilannya. “Sejujurnya, saya tidak punya kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya sekarang. Kami sangat menikmati permainan ini, dan saya harap semua orang yang hadir juga merasakannya,” ujarnya.

Setelah sukses melewati rintangan El Clasico tanpa hambatan berarti, Barcelona Femeni kini harus segera mengalihkan fokus mereka ke tahap selanjutnya. Di putaran semifinal UWCL nanti, Blaugrana sudah ditunggu oleh raksasa Jerman, Bayern Munchen Women. Tim Die Roten tersebut lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar setelah sukses menyingkirkan wakil Inggris, Manchester United Women, dengan agregat akhir 5-3. Pertarungan ini dipastikan akan berjalan sangat sengit demi memperebutkan tiket ke partai puncak.

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Resmi Mund...

ROMA – Kegagalan tragis menembus putaran final Piala Dunia 2026 memakan korban besar di tubuh Timnas Italia. Gennaro Gattuso secara resmi telah m...
- Advertisement -
- Advertisement -