- Advertisment -
- Advertisment -
BerandaPremier LeagueKekecewaan di Old Trafford: Analisis Kekalahan Manchester United dari Bournemouth

Kekecewaan di Old Trafford: Analisis Kekalahan Manchester United dari Bournemouth

Manajer Manchester United, Erik ten Hag, mengkritisi kebobolan cepat yang membuat timnya kesulitan sejak awal, berujung pada kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth.

- Advertisement -

Di awal laga, kami tidak fokus dengan baik. Kami memberikan gol yang seharusnya tidak terjadi. Kesalahan dalam membangun serangan bisa dimaklumi, namun kami harus menempatkan diri di posisi yang lebih baik untuk mencegah mereka mencetak gol,” ungkapnya kepada BBC.

Kami sudah menyadari hal ini sebelumnya dan berusaha mengatasi, berada dalam permainan, mengontrol tempo, menembus pertahanan mereka, bahkan masuk kotak penalti. Kami melakukan hal yang sama di babak kedua hingga akhirnya mereka mencetak gol kedua.

Di Old Trafford, pada Sabtu (9/12/2023), MU sudah tertinggal sejak menit ke-5. Lewis Cook memanfaatkan umpan Bruno Fernandes untuk memberikan crossing kepada Dominic Solanke, yang dengan tenang membobol gawang Onana.

Skema serupa terulang di babak kedua, di mana Cook kembali menjadi aktor dengan memotong umpan Luke Shaw, membuka serangan balik yang berujung pada gol Philip Billing di menit ke-68.

Sundulan Marcos Senesi lima menit kemudian mengunci kemenangan Bournemouth dengan skor 3-0.

Kekalahan ini menjadi yang ketujuh bagi MU di Liga Inggris, atau yang kesebelas di seluruh ajang.

Sebuah modal yang tidak menguntungkan menjelang laga hidup-mati melawan Bayern Munich dalam laga terakhir penyisihan grup Liga Champions.

Namun, Ten Hag menolak untuk bersikap pesimis.

Kami tahu kami bisa membalikkan situasi. Kami menunjukkannya pekan ini dan kami memiliki beberapa penampilan bagus. Kami harus melupakan ini, tapi juga perlu membahasnya. Konsistensi menjadi kunci, kami mampu tampil bagus menghadapi banyak lawan, kami punya kemampuan.

Namun, kami harus melakukannya di setiap laga, jadi untuk melakukannya dengan benar, kami perlu mencapai standar tertentu. Jadi kami harus mencapai standar yang lebih tinggi untuk meraih kesuksesan,” jelas Ten Hag.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -