LIVERPOOL, OneSports – Kebersamaan Mohamed Salah dan Liverpool dipastikan akan segera menemui titik akhir.
Bintang asal Mesir tersebut santer dilaporkan bakal angkat koper dari Anfield pada penghujung musim ini.
Sejatinya, ikatan kerja sama antara Salah dan The Reds masih tersisa cukup panjang hingga Juni 2027.
Namun, kabar yang beredar kuat menyebutkan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak lebih cepat pada bursa transfer musim panas mendatang.
Mencari suksesor sepadan untuk pemain ikonik sekaliber Mo Salah jelas bukan perkara mudah bagi manajemen Merseyside Merah.
Menanggapi situasi ini, legenda hidup Liverpool, Steven Gerrard, ikut angkat bicara dan menyodorkan satu nama yang menurutnya sangat layak mengisi kekosongan tersebut: Michael Olise.
Statistik Gila Olise di Jerman
Kekaguman Gerrard terhadap winger andalan Bayern Munich itu bukan tanpa alasan yang jelas.
Pemuda berusia 24 tahun tersebut sukses membuktikan tajinya dan tampil sangat impresif bersama Die Roten sepanjang musim ini.
Tercatat, Olise telah merumput sebanyak 41 kali di semua kompetisi dengan torehan kontribusi yang sangat fantastis, yakni 16 gol dan 29 assist.
Salah satu bukti nyata kehebatannya di panggung besar baru saja dipamerkan tengah pekan ini.
Olise menjadi aktor penting dengan membidani (memberikan assist) gol pembuka Harry Kane saat Bayern Munich menumbangkan Real Madrid 2-1 di Santiago Bernabéu pada ajang perempat final Liga Champions.
Sulit Dibajak, Namun Liverpool Punya Rencana
Gerrard menyadari betul bahwa mencari kembaran Mo Salah adalah misi yang nyaris mustahil. Namun, ia melihat potensi besar dalam diri Olise.
“Saya rasa kekhawatirannya adalah, jika Anda mencoba menggantikan Salah dalam hal kualitas yang benar-benar setara, jumlah pemain seperti itu di luar sana sangatlah sedikit,” ungkap Gerrard dalam wawancara eksklusifnya bersama talkSPORT.
“Olise akan menjadi salah satu pemain yang masuk kriteria itu menurut saya, tetapi saya juga merasa dia tidak akan mudah didapatkan (berstatus not for sale),” tambahnya realistis.
Meski demikian, mantan kapten ikonik bernomor punggung 8 itu tetap menaruh kepercayaan penuh pada jajaran petinggi klub. Ia yakin Liverpool tidak akan kehabisan akal di bursa transfer.
“Berdasarkan pengalaman saya selama berada di Liverpool sebagai pemain dan juga sejak saya pergi, tim rekrutmen Liverpool pasti akan memiliki opsi-opsi yang berbeda.
Dan itu tidak berarti mereka harus mencari pengganti yang gaya bermainnya benar-benar serupa

