Bukan Ramos atau Terry, Ini 5 Bek Terhebat yang Sukses Bikin Zlatan Ibrahimovic “Frustrasi”!

Dari maestro taktik Italia hingga monster fisik Belanda, kenali lebih dalam seni bertahan dari 5 legenda sepak bola yang kualitasnya diakui langsung oleh Zlatan.

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Dalam sejarah sepak bola modern, sangat jarang kita menemukan sosok penyerang dengan tingkat kepercayaan diri (dan arogansi) setinggi Zlatan Ibrahimovic. Sejak memulai debut gemilangnya bersama Ajax pada 2001 hingga gantung sepatu pada 2023, striker asal Swedia ini telah meneror hampir semua bek terbaik di Eropa.

Dengan kombinasi mematikan antara postur raksasa, sabuk hitam Taekwondo, dan teknik individu level dewa, Zlatan nyaris mustahil dihentikan. Namun, di balik dominasinya bersama Juventus, AC Milan, Barcelona, hingga PSG, Zlatan mengakui ada segelintir bek yang benar-benar membuatnya harus berpikir ekstra keras di atas lapangan.

Menariknya, dalam wawancaranya dengan Corriere TV pada 2021 lalu, Zlatan tidak menyebut nama-nama tenar Liga Inggris atau Spanyol seperti Rio Ferdinand, John Terry, maupun Sergio Ramos.

- Advertisement -

Bagi Sobat OneSports yang ingin memahami bagaimana seni bertahan (art of defending) yang sesungguhnya, mari kita bedah gaya main 5 bek terhebat pilihan Zlatan Ibrahimovic yang patut dijadikan bahan edukasi bagi para bek muda saat ini.

1. Thiago Silva (Sang Bek Paling Komplet)

Zlatan dan Thiago Silva memiliki koneksi batin yang kuat sejak bermain bersama di AC Milan hingga membangun dinasti di Paris Saint-Germain (PSG). Menurut Zlatan, Silva adalah cerminan dirinya di lini belakang.

- Advertisement -
  • Edukasi Taktik: Mengapa Thiago Silva begitu hebat? Silva tidak mengandalkan tekel keras. Ia adalah prototipe bek modern yang memiliki vision luar biasa. Ia tahu kapan harus menahan garis pertahanan dan kapan harus mendistribusikan bola dari belakang (ball-playing defender). Zlatan menyebutnya: “Dia tahu cara melakukan segalanya. Dia adalah bek paling komplet.”

2. Paolo Maldini (Maestro Seni Bertahan Tanpa Tekel)

Sepak bola Italia identik dengan catenaccio (pertahanan gerendel), dan Maldini adalah rajanya. Menghadapi Maldini di era 90-an hingga awal 2000-an adalah mimpi buruk bagi penyerang mana pun, tak terkecuali Zlatan muda.

  • Edukasi Taktik: Maldini mematahkan mitos bahwa bek hebat harus sering melakukan tekel mematikan. Kalimat ikoniknya, “Jika saya harus melakukan tekel, berarti saya sudah melakukan kesalahan sebelumnya,” adalah intisari dari positioning (penempatan posisi). Maldini bertahan dengan otaknya; ia memotong jalur umpan sebelum bola sampai ke kaki Zlatan.

3. Alessandro Nesta (Keanggunan yang Mematikan)

Rekan sehati Maldini di AC Milan ini kerap dianggap sebagai bek tengah paling elegan dalam sejarah sepak bola. Zlatan memasukkan Nesta karena sang bek memiliki kemampuan membaca arah permainan (reading the game) yang tidak ada duanya.

  • Edukasi Taktik: Berbeda dengan bek tradisional yang membuang bola sembarangan saat tertekan, Nesta memiliki ketenangan luar biasa. Ia mampu mencuri bola dari kaki penyerang dengan bersih, lalu seketika mengubah mode bertahan menjadi serangan balik lewat operan vertikal yang akurat atau dribbling elegan dari sepertiga pertahanan.

4. Jaap Stam (Si Monster Fisik yang Cerdas)

Hanya sedikit pemain yang bisa menyamai ketangguhan fisik Zlatan, dan salah satunya adalah legenda asal Belanda, Jaap Stam. Stam adalah teror nyata bagi penyerang Liga Inggris dan Serie A pada masanya.

  • Edukasi Taktik: Stam mengajarkan bahwa postur raksasa tidak boleh membuat seorang bek menjadi lamban. Zlatan mengakui Stam sangat mengintimidasi. Namun kelebihan utama Stam adalah kelincahannya untuk ukuran pemain sebesar itu. Ia mendominasi duel udara dan sangat agresif dalam duel satu lawan satu (man-to-man marking), membuat striker lawan tidak punya ruang untuk bernapas.

5. Giorgio Chiellini (Gladiator Hitam-Putih)

Nama terakhir yang disebut Zlatan adalah ikon Juventus, Giorgio Chiellini. Sosok yang identik dengan perban di kepalanya ini adalah definisi sejati dari seorang pejuang di atas lapangan.

  • Edukasi Taktik: Jika Maldini dan Nesta bertahan dengan keanggunan, Chiellini mewakili sisi “kotor” dan spartan dari seni bertahan. Ia mahir dalam dark arts (trik psikologis di lapangan), penjagaan ketat, dan keberanian mempertaruhkan fisiknya demi memblokir tendangan lawan. Kesuksesannya membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020 adalah bukti sahih dari kualitas sang gladiator.

Asah Wawasan Sepak Bola Anda Bersama OneSports!

- Advertisement -

Dari kelima legenda di atas, kita belajar bahwa bertahan bukan sekadar menendang bola menjauh dari gawang, melainkan kombinasi antara kecerdasan posisi, ketahanan fisik, dan ketenangan mental.

Kami di OneSports.id selalu berkomitmen menyajikan konten yang tidak sekadar mengabarkan skor, tetapi juga memberikan wawasan taktik dan edukasi sepak bola yang mendalam. Temukan lebih banyak analisis taktik, profil legenda, dan berita olahraga ter- update hanya di website kami. Jadilah penggemar sepak bola yang lebih cerdas setiap harinya bersama OneSports!

Mingguan

Hasil Como vs Venezia 1-0: Skuad Cesc Fabregas Tembus 4 Besar, I Lagunari Kian Terpuruk

Como 1907 sukses menaklukkan Venezia 1-0 lewat penalti Lucas Da Cunha di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Kemenangan ini bawa pasukan Cesc Fabregas amankan posisi empat besar klasemen Serie A.

Hasil Derby Milan: AC Milan Sikat Inter 3-1, Diego Moreira Tolak Sesumbar Scudetto

AC Milan sukses membungkam Inter Milan 3-1 di Derby della Madonnina berkat aksi gemilang Diego Moreira. Meski tembus empat besar, Rossoneri ogah bicara Scudetto.

Resmi Bergulir! Ini Regulasi Ketat dan Format ASN Futsal League 2026 Pemkot Tebing Tinggi

Turnamen bergengsi ASN Futsal League 2026 resmi digelar di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi pada 10 November - 2 Desember. Simak aturan pemain dan format liganya di sini!

Drama Ruang Ganti Timnas Korea Selatan: Son Heung-min Dikucilkan, Robert Moreno Turun Tangan

Isu keretakan melanda Timnas Korea Selatan setelah kapten Son Heung-min dikabarkan dikucilkan oleh rekan setimnya. Pelatih Robert Moreno angkat bicara.

Berita Terkait

Hasil Liverpool vs Arsenal 0-1: Taktik Masterclass Arteta Bi...

Arsenal permalukan Liverpool 1-0 di Anfield berkat gol Kai Havertz. Taktik bertahan Mikel Arteta paksa tuan rumah catatkan 0 shot on target. The Gunners puncaki klasemen!

Klasemen Top Skor La Liga 2026/2027: Raphinha Asapi Kylian M...

Raphinha puncaki daftar top skor sementara La Liga 2026/2027 mengungguli Kylian Mbappe. Simak klasemen pencetak gol terbanyak, kandidat juara, dan sejarah El Pichichi.

Jadwal & Klasemen Lengkap Liga Champions 2026/2027 Match...

Jadwal lengkap Matchday 4 Liga Champions 2026/2027 dan klasemen terbaru 36 tim. Big match Barcelona vs Aston Villa dan duel krusial Manchester United.

Hasil Santander vs Madrid 0-3: Taktik Jose Mourinho Kian Mat...

Real Madrid catat 8 kemenangan beruntun usai melibas Racing Santander 3-0. Manajer Jose Mourinho puji perkembangan taktik low block dan pressing Kylian Mbappe.

Kontroversi Liverpool vs Arsenal 0-1: Kecewa Penalti Isak Di...

Kekalahan 0-1 Liverpool dari Arsenal di Anfield diwarnai insiden tarikan baju Jurrien Timber terhadap Alexander Isak. Andoni Iraola kecewa dengan keputusan wasit Andy Madley.

Drama Ruang Ganti Timnas Korea Selatan: Son Heung-min Dikuci...

Isu keretakan melanda Timnas Korea Selatan setelah kapten Son Heung-min dikabarkan dikucilkan oleh rekan setimnya. Pelatih Robert Moreno angkat bicara.

Trending

Prediksi Atletico vs MU: Superkomputer Opta Jagoka...

Prediksi laga Liga Champions Atletico vs MU berdasarkan simulasi superkomputer Opta. Tuan rumah lebih diunggulkan dengan probabilitas kemenangan 46 persen.

Hasil PSIM vs Persija 0-4: Pesta 4 Gol Antar Macan...

Hasil PSIM vs Persija berakhir 0-4 untuk kemenangan Macan Kemayoran. Simak brace Stjepan Loncar yang bawa Persija rebut puncak klasemen Super League di sini!

Jelang LoL Worlds 2026 NA: Rekor Win Rate Hans Sam...

Para pro player mulai berlatih di Solo Queue jelang LoL Worlds 2026 Amerika Utara. Hans Sama catat 100% win rate, namun akun Faker dan Chovy masih jadi misteri.

Trafik Anjlok Dilibas Google AI Overviews, Publish...

Kehadiran Google AI Overviews memangkas trafik organik media. Publisher dituntut beralih dari sekadar SEO menuju jurnalisme premium berlisensi.