LONDON, OneSportsID – Berkat kekuatan finansial yang meroket tajam selama dua dekade terakhir, Premier League telah menjelma menjadi raksasa yang mendominasi kompetisi Eropa.
Kedalaman skuad dan kualitas liga membuat tim-tim Inggris tidak hanya jago kandang, tetapi juga berjaya di turnamen antarklub benua biru.
Seiring dengan meningkatnya kesuksesan klub-klub Inggris di panggung Eropa, Premier League terus mendapatkan keistimewaan berupa tambahan jatah kualifikasi, termasuk untuk musim 2026/27 mendatang.
Skenario Tiket Liga Champions (UCL)
Dengan adanya reorganisasi format Liga Champions menjadi “Model Swiss”, UEFA mengalokasikan dua tempat tambahan bagi asosiasi dengan performa terbaik. Premier League secara matematis telah mengamankan jatah kelima di kompetisi elite ini.
Berikut adalah situasi tim-tim di papan atas:
- Sudah Lolos: Arsenal, Manchester City, dan Manchester United telah memastikan diri finis di zona aman dan mendapat tiket ke Liga Champions.
- Menunggu Kepastian: Liverpool dan Aston Villa yang berada di peringkat keempat dan kelima bisa segera mengunci posisi mereka jika berhasil memenangkan laga-laga krusial berikutnya.
Skenario Europa League (UEL) & Conference League (UECL)
Pertarungan untuk kompetisi lapis kedua dan ketiga juga tidak kalah panas, mengingat hal ini sangat bergantung pada hasil piala domestik (FA Cup dan EFL Cup) serta posisi akhir di klasemen.
- Europa League: Pemenang FA Cup 2026 (antara Man City atau Chelsea) berhak atas tiket Liga Europa. Jika sang juara sudah lolos ke Liga Champions, jatahnya akan turun ke tim dengan peringkat tertinggi di liga yang belum lolos. Saat ini, Bournemouth (peringkat 6) berada di posisi terdepan untuk mengambil slot tersebut.
- Conference League: Karena Man City memenangi EFL Cup (Carabao Cup) namun sudah lolos ke Liga Champions, tiket Conference League jatuh ke peringkat ketujuh klasemen, yang saat ini diduduki oleh Brentford. Namun, Chelsea yang berada di peringkat kesembilan masih berpeluang menyalip jika mampu memperbaiki performa.
Minimal 8 Tim, Maksimal 10 Tim
Dengan segala skenario di atas, jumlah klub Inggris yang akan berlaga di Eropa musim depan dipastikan sangat masif.
Secara matematis, minimal akan ada 8 tim yang lolos ke Eropa (berasal dari 7 kuota dasar ditambah 1 kuota ekstra Liga Champions).
Gila-nya lagi, Premier League bisa mengirim maksimal 10 tim ke kompetisi UEFA jika terjadi kondisi langka, seperti tim asal Inggris yang finis di luar zona Eropa sukses menjuarai Europa League atau Conference League pada musim yang sama.
Dominasi ini menjadi bukti sahih bahwa persaingan domestik di Inggris secara langsung menempa klub-klubnya untuk siap bertarung habis-habisan di kancah internasional.

