MANCHESTER, OneSportsID – Manajer Liverpool, Arne Slot, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dipaksa bertekuk lutut dengan skor 3-2 di markas Manchester United, Minggu (3/5/2026).
Meski menilai performa timnya membaik di babak kedua, Slot memberikan sorotan tajam pada kegagalan barisan depannya dalam memanfaatkan peluang emas di depan gawang.
Masalah Akut Penyelesaian Akhir (xG)
Slot mengakui bahwa kekalahan ini merupakan pengulangan dari masalah yang menghantui Liverpool sepanjang musim.
Meskipun mampu mendominasi dan menciptakan banyak situasi berbahaya, efektivitas di depan gawang lawan tetap menjadi titik lemah yang mematikan bagi The Reds.
“Sayangnya itu adalah salah satu dari banyak contoh musim ini di mana kami tidak mampu mencetak gol dari banyak peluang yang kami miliki. Sekali lagi kinerja kami sangat buruk dalam hal xG dan itu masalah berkelanjutan sepanjang musim,” ujar Slot dilansir dari laman resmi klub.
Badai Cedera dan Kontroversi VAR
Kekalahan ini semakin pahit dengan kabar buruk mengenai kondisi pemain. Berikut adalah poin-poin krusial terkait kondisi skuad Liverpool:
- Hugo Ekitike: Cedera yang dialami pemain ini dikonfirmasi terlihat parah. Tragisnya, Ekitike baru mencatatkan 88 menit bermain sepanjang musim ini.
- Joe Gomez: Ditarik keluar karena merasa ragu bisa terus berlari maksimal. Slot memilih untuk tidak mengambil risiko lebih lanjut.
- Alexander Isak: Ditarik saat jeda antarbabak demi menjaga manajemen pergantian pemain, meskipun Isak tampil cukup baik dengan dua peluang emas yang hampir berbuah gol.
Selain masalah teknis pemain, Slot juga mengkritik keputusan VAR yang membatalkan penalti untuk timnya. Ia merasa timnya kurang beruntung di momen krusial tersebut.
Analisis Perbandingan Kualitas
Slot mencoba membandingkan efisiensi penyelesaian akhir timnya dengan pemain lawan.
Ia mencontohkan bagaimana Ousmane Dembele mampu mencetak gol hebat dari peluang yang mirip dengan tembakan Rio Ngumoha yang berhasil diselamatkan kiper lawan.
“Terkadang Anda harus memberikan pujian kepada pemain ini, Ousmane Dembele, yang menyelesaikan peluang itu dengan sangat baik,” imbuh pelatih asal Belanda tersebut.
Optimisme di Balik Kekalahan
Meski pulang tanpa poin, Slot tetap melihat masa depan yang cerah bagi skuadnya.
Ia bangga karena timnya mampu menunjukkan dominasi dan bersaing ketat dengan tim-tim besar sekaliber juara Eropa.
Hal ini dianggap sebagai modal penting bagi Liverpool untuk tetap menjadi tim yang disegani di kompetisi mendatang.
Menurut Bos sendiri, apakah masalah xG Liverpool ini murni karena kurang beruntung atau emang Slot butuh penyegaran di lini depan?

