ONESPORTS.ID – Kegagalan investasi tampaknya tengah dirasakan oleh manajemen Newcastle United. Pembelian striker Yoane Wissa pada musim panas lalu kini berujung pada rencana cuci gudang secara besar-besaran untuk merombak lini serang The Magpies di bursa transfer tahun ini.
Musim lalu, Newcastle terpaksa melepas striker andalan mereka, Alexander Isak, ke Liverpool dengan biaya transfer fantastis mencapai £125 juta setelah penyerang asal Swedia itu menolak bermain di awal kampanye Liga Primer. Dana segar tersebut kemudian dialokasikan sebesar £55 juta untuk memboyong Yoane Wissa dari Brentford.
Sayangnya, transfer yang awalnya dinilai sebagai rekrutan cerdas tersebut berujung antiklimaks.
Suntikan Dana dari Gordon dan Rencana Depak Wissa
Setelah hanya satu tahun berseragam Hitam-Putih, Wissa kini dilaporkan masuk dalam daftar jual klub. Jurnalis Football Insider, Pete O’Rourke, membeberkan bahwa Newcastle siap mengambil langkah tegas di bursa transfer musim panas ini.
“Newcastle United siap untuk mendatangkan ‘rekrutan nama besar’ begitu mereka bisa mencoret striker Yoane Wissa dari tagihan gaji mereka pada musim panas ini,” lapor O’Rourke.
Keberanian Newcastle untuk melakukan perombakan ini didukung oleh situasi finansial mereka yang baru saja mendapat suntikan dana segar. The Magpies telah merampungkan penjualan winger Anthony Gordon ke Barcelona senilai €70 juta pada akhir Juni. Injeksi dana dari Catalan ini memberikan ruang bernapas yang lega bagi pembukuan finansial klub.
Bahkan, Newcastle disebut-sebut sudah merelakan fakta bahwa mereka tidak akan balik modal dari penjualan Wissa. “Mantan kepala eksekutif Everton, Keith Wyness, mengatakan kepada Football Insider bahwa Newcastle siap menanggung rugi atas penjualan Wissa pada musim panas ini, ketimbang harus bertahan dan berharap ada klub yang mau membayar mendekati angka £55 juta seperti yang mereka bayarkan sebelumnya,” jelas O’Rourke.
“Newcastle United siap untuk mendatangkan rekrutan nama besar begitu mereka bisa mencoret striker Yoane Wissa dari tagihan gaji mereka pada musim panas ini.” — Pete O’Rourke, Jurnalis Football Insider.



