Saham Teknologi Runtuh, CEO Nvidia Jensen Huang Sebut Ini Peluang Emas, Bukan Akhir Era AI

Saham Nvidia sempat anjlok 15 persen, namun Jensen Huang menegaskan fundamental industri kecerdasan buatan masih sangat solid dan baru saja dimulai.

Berita Terkait

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Badai koreksi yang tengah melanda indeks saham teknologi global, termasuk Nasdaq, tak membuat bos besar Nvidia gentar. CEO Nvidia, Jensen Huang, justru melontarkan pernyataan optimistis yang menjadi angin segar bagi para investor.

Huang menegaskan bahwa fundamental industri kecerdasan buatan (AI) saat ini masih sangat solid. Menurutnya, aksi jual massal (selloff) yang terjadi belakangan ini murni bersifat teknis, bukan sebuah keruntuhan struktural.

“Pembangunan AI baru saja dimulai. Ini adalah awal dari sebuah era baru, bukan akhir,” ujar Huang dalam pernyataan resminya.

Koreksi Pasar Jadi Momen Masuk Ideal

Alih-alih panik, Huang menilai koreksi harga saham besar-besaran ini justru membuka titik masuk (entry point) yang sangat menarik bagi para investor. Valuasi perusahaan yang sedang terkoreksi dinilai tidak serta-merta merusak prospek pertumbuhan jangka panjang.

Faktanya, permintaan terhadap unit pemroses grafis (GPU) yang menjadi nyawa bagi pusat data AI terus melonjak tajam. Di titik ini, Nvidia masih memegang kendali sentral dalam rantai pasok global.

Merujuk pada data Bloomberg, indeks Philadelphia Semiconductor Index (SOX) memang telah merosot lebih dari 10% dari puncaknya awal tahun ini. Saham Nvidia sendiri sempat terpangkas lebih dari 15% nilai kapitalisasi pasarnya hanya dalam kurun waktu sepekan. Namun, Huang memastikan bahwa penurunan harga di papan bursa tidak sedikit pun mengubah peta jalan masa depan perusahaan.

- Advertisement -

Siklus AI Belum Mencapai Puncaknya

Banyak analis di Wall Street yang mulai khawatir bahwa aksi jual massal ini merupakan sinyal bahwa puncak siklus investasi AI telah terlewati. Huang dengan tegas membantah kekhawatiran tersebut.

Ia memandang adopsi AI di dunia nyata masih berada di tahap sangat awal. Terutama di sektor vital seperti korporasi besar, perawatan kesehatan, pemerintahan, hingga manufaktur yang baru saja mulai mengintegrasikan teknologi pintar ini ke dalam operasional sehari-hari.

Dampak Sinyal Positif bagi Pasar Modal RI

Pernyataan bernada bullish dari orang nomor satu di Nvidia ini diyakini bakal menjadi katalis positif bagi pemulihan sentimen pasar saham Asia dan global. Mengingat bursa regional, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI), kerap menjadikan pergerakan saham teknologi AS sebagai acuan utama.

Saham-saham emiten teknologi di BEI yang terafiliasi dengan rantai pasok global—seperti perusahaan penyedia data center dan komponen elektronik—memiliki potensi besar untuk ikut terkerek naik.

Meski ada celah peluang, investor tetap diwanti-wanti untuk selalu mencermati risiko volatilitas jangka pendek. Pasar saat ini masih menanti rilis data inflasi Amerika Serikat dan sinyal terbaru terkait kebijakan suku bunga The Fed yang sangat memengaruhi arus modal global.

“Pembangunan AI baru saja dimulai. Ini adalah awal dari sebuah era baru, bukan akhir. Valuasi perusahaan yang terkoreksi tidak mengubah prospek pertumbuhan jangka panjang.”

- Advertisement -

Mingguan

Sprint Race MotoGP Hungaria: Marc Marquez Juara, Veda Ega Start Posisi 9

Marc Marquez tampil tanpa celah mengalahkan Pedro Acosta di Balaton Park. Kabar baiknya, jagoan Indonesia Veda Ega Pratama amankan baris ketiga Moto3.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Berstatus juara bertahan, skuad Garuda Muda siap memulai kampanye di ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di depan publik sendiri.

Como 1907 Tembus Liga Champions, Mirwan Suwarso Ngebet Jamu MU dan Real Madrid

Berstatus tim promosi dari Serie B dua tahun lalu, Como 1907 kini sibuk merombak stadion dan membidik Federico Chiesa untuk bersaing di level elite Eropa.

Penalti Dramatis Menit Akhir Bawa Timnas Indonesia U-19 Sika...

Sempat diimbangi dan dipancing emosi oleh taktik kotor lawan, Garuda Muda sukses mengunci status juara Grup A lewat gol penalti Evandra Florasta di masa injury time.

Didepak Al Hilal, Darwin Nunez Berpeluang ‘BalikanR...

Manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, dikabarkan tertarik memulangkan sang penyerang. Nunez kini berstatus bebas transfer usai kontraknya diputus klub Arab Saudi.

Kritik Keras FIFA, Bintang Iran Desak Penyelesaian Penolakan...

Ehsan Hajsafi menyayangkan lambatnya langkah FIFA setelah Amerika Serikat menolak pengajuan visa bagi 15 pejabat penting Timnas Iran jelang Piala Dunia 2026.

Florentino Perez Menang Pilpres Real Madrid, Langsung Deklar...

Sang petahana menang telak dengan 65 persen suara dan bersiap menebus klausul rilis Jose Mourinho dari Benfica seharga 15 juta euro.

Trending

Man United dan Inter Milan Bersaing Pulangkan Mous...

Winger asal Prancis, Moussa Diaby, masuk dalam radar Manchester United dan Inter Milan setelah merumput bersama Al-Ittihad di Saudi Pro League.

Bursa Transfer: Dibidik Tiga Raksasa Premier Leagu...

Gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, menjadi rebutan Man City, Man United, dan Arsenal. Banderol fantastis 115 juta Pounds siap jadikan dirinya pemain Inggris termahal.

Tambahkan One Sports sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak Artikel kami.

#Taggar