Kylian Mbappe kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia setelah mencetak gol dalam kemenangan Prancis atas Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026.
Gol tersebut bukan sekadar membantu Les Bleus melangkah ke semifinal. Mbappe kini telah mengoleksi 20 gol dari 20 pertandingan Piala Dunia, sebuah catatan luar biasa yang menunjukkan konsistensinya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Pencapaian itu membuat penyerang berusia 27 tahun tersebut memiliki rasio satu gol per pertandingan sepanjang kariernya di Piala Dunia. Statistik tersebut menjadi bukti betapa berbahayanya Mbappe setiap kali mengenakan seragam tim nasional Prancis.
Lebih dari itu, gol ke gawang Maroko juga membuat Mbappe menyamai catatan Lionel Messi sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Keduanya kini sama-sama mengoleksi 20 gol di turnamen empat tahunan tersebut.
Namun terdapat perbedaan mencolok dalam jumlah pertandingan yang dibutuhkan. Mbappe mencapai angka 20 gol hanya dalam 20 laga, sedangkan Messi membutuhkan 31 pertandingan untuk mengumpulkan jumlah gol yang sama.
Situasi tersebut membuat Mbappe berada di ambang sejarah baru. Ia hanya memerlukan satu gol tambahan untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Piala Dunia.
Perjalanan Mbappe di ajang ini memang terbilang istimewa. Sejak debut pada Piala Dunia 2018, pemain yang kini memperkuat Real Madrid itu selalu menjadi andalan utama Prancis. Ia membantu negaranya meraih gelar juara dunia pada 2018, tampil di final pada 2022, dan kembali membawa Les Bleus melangkah jauh pada edisi 2026.
Usianya yang masih 27 tahun juga menjadi keuntungan tersendiri. Mbappe diperkirakan masih memiliki peluang tampil pada Piala Dunia 2030, sehingga peluang untuk terus memperlebar rekor golnya masih sangat terbuka.
Jika melihat daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, Mbappe kini telah melampaui sejumlah legenda besar. Nama-nama seperti Miroslav Klose, Ronaldo Nazario, Gerd Muller, Pele hingga Just Fontaine kini berada di bawahnya dalam daftar gol sepanjang masa.
Menariknya, rasio gol Mbappe juga termasuk yang terbaik di antara para legenda tersebut. Hanya Just Fontaine yang memiliki rasio lebih tinggi dengan 13 gol dari enam pertandingan pada Piala Dunia 1958. Namun dari sisi konsistensi dalam beberapa edisi turnamen, pencapaian Mbappe tergolong luar biasa.
Prancis tentu berharap ketajaman sang bintang terus berlanjut hingga akhir turnamen. Selain membuka peluang mempertahankan gelar juara dunia, setiap gol tambahan dari Mbappe juga berpotensi mengukir rekor baru yang mungkin akan sulit dikejar generasi berikutnya.
Kini, perhatian publik sepak bola dunia tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah gol berikutnya akan menjadi momen yang mengantarkan Kylian Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia?