Arsenal kembali membuat bursa transfer Eropa memanas. The Gunners dikabarkan mulai menjajaki kemungkinan merekrut bintang Real Madrid, Vinicius Jr., sebuah langkah ambisius yang berpotensi menjadi transfer terbesar dalam sejarah klub.
Laporan ESPN dan The Athletic menyebutkan Arsenal tengah memantau situasi sang winger asal Brasil yang memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Real Madrid. Hingga kini, negosiasi perpanjangan kontrak belum mencapai kesepakatan, membuka peluang bagi klub lain untuk mencoba memboyongnya pada musim panas ini.
Real Madrid Pasang Harga Selangit
Meski kontraknya akan berakhir tahun depan, Real Madrid diyakini tidak akan melepas Vinicius dengan harga murah.
Media Spanyol Sport melaporkan Los Blancos membanderol pemain berusia 26 tahun tersebut sekitar €160 juta atau setara £137 juta (US$182 juta). Jika terealisasi, nilai itu akan memecahkan rekor transfer Arsenal yang saat ini masih dipegang Declan Rice senilai £105 juta.
Namun, situasi kontrak Vinicius menjadi faktor yang bisa dimanfaatkan Arsenal. Madrid menghadapi risiko kehilangan salah satu aset berharganya secara gratis apabila gagal mencapai kesepakatan kontrak baru hingga musim depan.
Sosok yang Dibutuhkan Arsenal
Secara teknis, Vinicius dianggap sebagai kepingan terakhir yang dibutuhkan skuad Mikel Arteta.
Meski sukses menjuarai Premier League dan mencapai final Liga Champions musim lalu, Arsenal masih dinilai belum memiliki winger kiri yang benar-benar konsisten.
Leandro Trossard telah hengkang ke Besiktas, sementara Gabriel Martinelli belum mampu tampil stabil. Arsenal memang telah merekrut Christos Tzolis dari Club Brugge, tetapi kehadiran Vinicius diyakini akan membawa kualitas yang berbeda.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta produktivitasnya di depan gawang dinilai dapat menjadi pasangan ideal bagi Bukayo Saka sekaligus mengurangi ketergantungan Arsenal terhadap winger asal Inggris tersebut.
Mengapa Madrid Bersedia Melepas?
Selain persoalan kontrak, muncul faktor lain yang membuat masa depan Vinicius mulai dipertanyakan di Santiago Bernabeu.
Sejak kedatangan Kylian Mbappe, keseimbangan lini depan Real Madrid disebut belum benar-benar tercipta. Baik era Carlo Ancelotti maupun Xabi Alonso dinilai belum mampu menemukan formula terbaik agar kedua pemain sama-sama menjadi pusat permainan.
Kedatangan winger muda Yan Diomande juga diperkirakan akan semakin memperketat persaingan di sektor serang Madrid.
Situasi tersebut membuat Real Madrid mulai mempertimbangkan kemungkinan menjual Vinicius demi mendapatkan pemasukan besar sekaligus menghindari risiko kehilangan sang pemain secara cuma-cuma pada musim berikutnya.
Kendala Terbesar: Gaji Fantastis
Jika biaya transfer saja sudah sangat besar, tantangan terbesar Arsenal justru berada pada tuntutan gaji Vinicius.
Saat ini Vinicius menerima sekitar €25 juta bruto per tahun di Real Madrid dan dikabarkan meminta kenaikan gaji yang mendekati pendapatan Kylian Mbappe sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
Sementara itu, pemain bergaji tertinggi Arsenal saat ini adalah Bukayo Saka dengan sekitar £300 ribu per pekan, angka yang masih jauh di bawah tuntutan Vinicius.
Laporan The Telegraph bahkan menyebut Arsenal siap menawarkan kontrak terbesar sepanjang sejarah klub apabila negosiasi benar-benar berkembang serius. Meski demikian, kesepakatan personal diperkirakan tetap menjadi hambatan utama dalam transfer ini.
Transfer Masih Jauh dari Kata Selesai
Ketertarikan Arsenal terhadap Vinicius Jr. memang nyata, tetapi jalan menuju Emirates Stadium masih dipenuhi tantangan besar.
Real Madrid harus menentukan sikap terhadap masa depan salah satu bintang utamanya, sementara Arsenal harus menghitung secara cermat dampak finansial dari transfer yang berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola.
Apabila seluruh hambatan tersebut mampu diatasi, Vinicius Jr. bukan hanya akan menjadi rekrutan termahal Arsenal, tetapi juga simbol ambisi baru The Gunners untuk mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa dalam beberapa musim ke depan.