ONESPORTS.ID – Penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, Ballon d’Or, selalu menjadi perbincangan panas setiap tahunnya. Rencananya, trofi bola emas untuk edisi 2026 ini akan diserahkan pada bulan Oktober mendatang.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dimenangkan oleh Ousmane Dembele (PSG), pemungutan suara Ballon d’Or 2026 akan sangat dipengaruhi oleh hasil Piala Dunia 2026. Periode penilaian untuk penghargaan ini bergulir dari 1 Agustus 2025 hingga 31 Juli 2026, yang berarti mencakup keseluruhan musim klub 2025/2026 sekaligus performa di Piala Dunia.
Dengan berakhirnya turnamen akbar di Amerika Utara tersebut, persaingan kini dinilai sangat terbuka. Pahlawan di level klub belum tentu menjadi bintang di Piala Dunia, memaksa para voters untuk menimbang pencapaian mana yang paling krusial.
Berdasarkan analisis The Sporting News, berikut adalah peta persaingan perebutan Ballon d’Or 2026:
Rodri Melesat ke Posisi Puncak
Sebelum bergulirnya Piala Dunia, nama Rodri mungkin tidak masuk dalam radar utama. Ia menghabiskan sebagian besar musim klubnya untuk memulihkan diri dari cedera ACL dan “hanya” memenangkan FA Cup serta EFL Cup bersama Manchester City.
Namun, semuanya berubah setelah ia mengantar Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 dan menyabet gelar Golden Ball (Pemain Terbaik Turnamen).
Meski statistiknya di musim ini hanya mencatatkan 2 gol dan 0 assist dari 41 laga, Rodri adalah detak jantung permainan La Furia Roja. Seperti prediksi Pep Guardiola, gelandang berusia 30 tahun ini membuktikan dirinya sebagai pemain paling penting di tim juara dunia. Mengingat ia juga punya pedigree memenangkan Ballon d’Or sebelumnya, Rodri kini menjadi kandidat nomor satu.
Nasib Tragis Kane dan Kegagalan Messi
Di urutan kedua ada mesin gol Bayern Munich, Harry Kane. Pemain asal Inggris ini mencatatkan statistik gila dengan 67 gol di semua kompetisi dan memecahkan rekor gol Bundesliga. Sayangnya, kegagalan di semifinal Liga Champions dan semifinal Piala Dunia membuat Kane kehilangan trofi mayor yang sangat ia butuhkan untuk mengunci Ballon d’Or.
Sementara itu, Lionel Messi berada di urutan ketiga. Bermain di MLS bersama Inter Miami, Messi mencatatkan 40 gol dan 26 assist secara keseluruhan. Jika ia berhasil membawa Argentina juara beruntun, Ballon d’Or kesembilan hampir pasti menjadi miliknya. Namun, kekalahan dari Spanyol di final—di mana ia minim kontribusi—membuat peluangnya menipis.
Bintang-Bintang Lain di 10 Besar
Di posisi keempat ada Michael Olise (Bayern Munich/Prancis) yang tampil meledak dengan 22 gol dan 38 assist musim ini, serta mencetak rekor 7 assist di Piala Dunia. Diikuti oleh Kylian Mbappe (Real Madrid/Prancis) di posisi kelima yang mencetak 42 gol, namun gagal memenangi trofi mayor dan disorot karena isu internal di Real Madrid.
Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal (Barcelona), menempati urutan keenam berkat gelar Piala Dunia dan pesonanya yang memikat dunia, meski statistik golnya tak sebesar penyerang lain.
Daftar 10 besar ini ditutup oleh nama-nama gelandang dan penyerang top Liga Inggris: Declan Rice (Arsenal/Inggris) di posisi 7, Jude Bellingham (Real Madrid/Inggris) di posisi 8, Erling Haaland (Man City/Norwegia) di urutan 9, serta raja assist Bruno Fernandes (Man United/Portugal) di urutan 10.
Adapun pemenang tahun lalu, Ousmane Dembele, serta bintang-bintang lain seperti Vinicius Jr., Achraf Hakimi, dan Raphinha hanya masuk dalam daftar honorable mentions akibat penurunan performa atau kegagalan di ajang Piala Dunia.
“Setelah Spanyol mengangkat trofi dan Rodri dianugerahi Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen, tidak ada pilihan yang lebih pantas darinya. Di akhir hari, resumenya tetap menjadi yang paling komprehensif.” — Analisis The ONESPORTS.