Cesc Fabregas Dukung Penuh Kembalinya Roberto Mancini Pimpin Timnas Italia

Penunjukan Roberto Mancini dan Claudio Ranieri mengakhiri drama panjang pencarian pelatih Gli Azzurri. Fabregas menilai mentalitas juara Mancini adalah kunci kebangkitan Italia.

- Advertisement -

ROMA, ONESPORTS.ID – Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyuarakan dukungan penuhnya terhadap keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang kembali menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Timnas Italia. Fabregas meyakini bahwa pelatih berusia 61 tahun tersebut memiliki DNA pemenang yang sangat dibutuhkan oleh La Nazionale saat ini.

Penunjukan Mancini ini sekaligus mengakhiri drama pencarian juru taktik baru Italia yang sempat diwarnai negosiasi buntu dan pengunduran diri petinggi federasi. Dalam periode keduanya ini, langkah Mancini akan diperkuat oleh pelatih veteran Claudio Ranieri, yang resmi diangkat sebagai Direktur Teknik.

Drama Pemilihan Juru Taktik Gli Azzurri

Sebelum FIGC akhirnya memulangkan Mancini, kursi kepelatihan Italia sempat menjadi pusaran spekulasi panas. Beberapa nama pelatih top dunia santer dikaitkan, namun berujung pada kegagalan.

- Advertisement -

Berikut adalah dinamika pencarian pelatih Timnas Italia sebelum penunjukan kembali Roberto Mancini:

Kandidat PelatihStatus / Keterangan Kegagalan
Pep GuardiolaBatal (Tidak mencapai kata sepakat dengan FIGC).
Carlo AncelottiBatal (Tidak mencapai kata sepakat dengan FIGC).
Andrea PirloBatal (Tersandung status sebagai duta judi. Kegagalan ini memicu mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo dari FIGC).
Roberto ManciniTerpilih (Kembali dipercaya untuk membangkitkan Italia yang absen di 3 edisi Piala Dunia beruntun).

Pro dan Kontra Kembalinya Sang Mantan

Keputusan menunjuk kembali mantan manajer Manchester City ini memunculkan reaksi yang terbelah di ranah publik dan pengamat sepak bola:

- Advertisement -
  • Kubu Pendukung: Menilai pengalaman dan taktik Mancini sangat dibutuhkan. Keberhasilannya membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020 menjadi bukti nyata kapasitasnya di level internasional.
  • Kubu Pengkritik: Menganggap langkah FIGC memulangkan Mancini sebagai sebuah kemunduran. Hal ini didasari oleh rekam jejak Mancini yang sebelumnya gagal membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia.

Pandangan Fabregas: Italia Butuh Seorang Pemenang

Di tengah polarisasi pendapat tersebut, Cesc Fabregas berdiri di garis terdepan barisan pendukung Mancini. Menurut pandangan Fabregas, Italia saat ini membutuhkan figur pelatih yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki standar tuntutan yang tinggi di lapangan.

“Saya selalu menyukai Mancini, saya juga pernah mengikutinya saat masih di Manchester City. Saya pernah berbicara dengannya beberapa kali, dia seorang pemenang, dia menuntut, dan dia memainkan sepak bola yang bagus. Dia membuktikan bagaimana melakukannya ketika memenangkan Kejuaraan Eropa. Saya sangat senang untuknya.”

— Cesc Fabregas, dikutip dari Football Italia.

Duet Roberto Mancini di kursi pelatih dan Claudio Ranieri di jajaran direksi kini memikul beban berat. Publik sepak bola Italia menaruh harapan besar agar kolaborasi dua sosok berpengalaman ini mampu memutus kutukan Piala Dunia dan mengembalikan muruah Gli Azzurri di panggung global.

Mingguan

Akhir Era CR7? Ronaldo Tinggalkan Skuad Portugal, Nomor Keramat Resmi Jatuh ke Tangan Rafael Leao

Buntut aksi walk-out tinggalkan skuad Timnas Portugal, nomor punggung ikonik milik Cristiano Ronaldo terpaksa diwariskan kepada Rafael Leao akibat regulasi FIFA.

Dikritik Paul Scholes Bukan Kiper Kelas Atas, Penjaga Gawang MU Senne Lammens Beri Balasan Menohok

Start lambat Setan Merah musim ini membuat kualitas penjaga gawang asal Belgia tersebut dipertanyakan oleh legenda klub. Sang kiper menegaskan tak akan mengubah karakternya demi memuaskan ekspektasi publik.

Takhta Terlepas! Cuma Sebulan Jadi Raja Dunia, Jonatan Christie Anjlok ke Peringkat 3 BWF

Takhta BWF lepas! Jonatan Christie anjlok ke peringkat 3 dunia usai sebulan jadi nomor 1. Rentetan hasil minor dan hilangnya poin juara jadi penyebab utama.

Kuasai Laga tapi Tumpul Tanpa Rafaelson, Vietnam Dihukum Efektivitas Thailand 0-2

Hasil laga Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 Vietnam vs Thailand 0-2. Tampil dominan dengan 18 tembakan, Vietnam tumpul tanpa kehadiran striker naturalisasi Rafaelson.

Berita Terkait

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Yunani vs Jerman: 5 Fakta Taktik & Misi Balas Dendam Jur...

Kompetisi antaranegara paling bergengsi di benua biru kembali menghadirkan lakon drama yang sangat menguras emosi. Partai big match yang mempertemukan Yunani...

Portugal vs Norwegia: 5 Fakta Mengejutkan Era Baru Tanpa Cri...

Panggung megah kompetisi elite benua biru kembali menyajikan pertarungan yang sangat dinantikan oleh jutaan pasang mata. Pertandingan akbar yang mempertemukan ...

Trending

Hasil Akhir Hong Kong vs Laos: Skuad Tuan Rumah Ng...

Timnas Hong Kong sukses membantai Laos dengan skor telak 4-0 di laga Grup A Challenge Division FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Kai Tak Sports Park.

Comeback Dramatis di Hiroshima! Brace Ayase Ueda B...

Hasil Kirin Challenge Cup 2026 Jepang vs Venezuela skor 2-1. Brace Ayase Ueda bawa Samurai Biru comeback dramatis sekaligus pecah rekor kemenangan sejak 2012.

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kena Comeback 2-3 dari Spanyol di Wembley, Anthony...

Timnas Inggris takluk 2-3 dari Spanyol di Wembley pada ajang UEFA Nations League. Meski kalah dramatis, Anthony Gordon sebut level Inggris setara La Furia Roja.