Bicara Soal Real Madrid, Enzo Fernandez Dihukum Chelsea 2 Laga

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -

LONDON – Nasib kurang mujur tengah dialami gelandang andalan Chelsea, Enzo Fernandez.

Manajemen The Blues mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan hukuman skorsing alias memarkir pemain asal Argentina tersebut menyusul komentar kontroversial terkait masa depannya di Stamford Bridge.

Meski harus absen dalam dua laga penting ke depan, Manajer Chelsea, Liam Rosenior, memastikan bahwa karier sang gelandang pemenang Piala Dunia 2022 itu di klub London Barat belum sepenuhnya tamat.

Polemik ini bermula saat jeda internasional beberapa waktu lalu. Fernandez melontarkan pernyataan yang memantik spekulasi panas mengenai masa depannya.

a secara terbuka menyebut bahwa Madrid adalah kota yang sangat ingin ia tinggali bersama keluarganya suatu saat nanti. Pernyataan ini sontak memanaskan rumor ketertarikan raksasa La Liga, Real Madrid, terhadap servisnya.

Tidak hanya itu, sebelumnya Fernandez juga sempat membuat pernyataan ambigu dengan mengaku tidak tahu apakah ia akan terus berseragam Chelsea atau tidak, usai timnya disingkirkan oleh Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions.

Sanksi Absen di Dua Laga Krusial

- Advertisement -

Merespons rentetan komentar yang dianggap mengganggu kondusivitas tim di tengah krisis tersebut, manajemen Chelsea bergerak cepat. Pemain berusia 25 tahun itu dipastikan tidak akan dilibatkan dalam dua pertandingan krusial ke depan.

Fernandez harus menepi saat The Blues menghadapi klub divisi tiga, Port Vale, di babak perempat final Piala FA pada Sabtu (4/4/2026) malam WIB.

Selain itu, ia juga akan diparkir pada laga berat melawan juara bertahan Manchester City di pentas Premier League yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April mendatang.

Rosenior: Pintu Belum Tertutup

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, angkat bicara mengenai keputusan berani ini. Ia menyebut sanksi dijatuhkan karena Fernandez dinilai telah melewati batas profesionalitas.

Meski begitu, Rosenior menegaskan bahwa hukuman ini bersifat pembinaan dan sang pemain dipastikan masih bisa kembali memperkuat tim utama setelah masa skorsingnya selesai.

“Pertama, sebagai sebuah karakter, seorang pribadi, dan seorang pemain, saya sangat respek kepada Enzo Fernandez atas apa yang sudah dia raih dalam kariernya,” ujar Rosenior seperti dilansir dari Sky Sports.

Pelatih berusia 41 tahun itu mencoba memahami kondisi psikologis anak asuhnya. Menurutnya, komentar Fernandez lahir dari rasa frustrasi akan performa tim musim ini.

“Dia frustrasi karena dia ingin Chelsea sukses tahun ini. Dia masih menginginkan itu dan kami masih bisa sukses.”

Terkait hukuman yang dijatuhkan, Rosenior mengonfirmasi bahwa hal tersebut merupakan kesepakatan bersama jajaran petinggi klub.

- Advertisement -

“Soal keputusan, kami sepakat dalam setiap keputusan yang kami buat, jadi itu adalah keputusan bersama. Namun, pintu tidak tertutup untuk Enzo, itu sangat penting. Ini adalah sanksi.

Anda harus melindungi klub dan budaya klub ini, dan soal itu, ada batas yang telah dilewati saat jeda internasional,” pungkas manajer asal Inggris tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Hasil Atletico vs Barcelona: Gol Telat Lewandowski Bawa Blau...

MADRID – Skuad Barcelona menunjukkan mentalitas juara mereka usai sukses memetik kemenangan krusial saat bertandang ke markas Atletico Madr...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -