Timnas Prancis sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan tuan rumah Belgia dengan skor tipis 1-0 pada Matchday kedua Grup 1 UEFA Nations League A. Bermain di King Baudouin Stadium, Brussels, Selasa (29/9/2026) dini hari WIB, laga adu mekanik ini berlangsung sengit dan dramatis hingga menit-menit akhir.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Les Bleus asuhan Zinedine Zidane langsung mengambil inisiatif serangan. Prancis nyaris membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat aksi individu brilian Desire Doue yang melewati tiga bek Belgia, sayangnya tembakan kerasnya masih membentur mistar gawang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum usai solidnya lini pertahanan Belgia yang digalang oleh kiper Senne Lammens.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Prancis tak mengendur. Kesialan kembali menghampiri tim tamu pada menit ke-54 saat tembakan Lucas Da Cunha dari luar kotak penalti hanya mencium tiang gawang.
Di sisi lain, Belgia yang lebih banyak mengandalkan serangan balik lewat motor Kevin De Bruyne nyaris menghukum pertahanan Prancis di menit ke-73. Beruntung, Mike Maignan tampil gemilang dengan menepis tembakan jarak dekat pemain pengganti, Dodi Lukebakio.
Kebuntuan akhirnya pecah saat laga memasuki menit ke-88. Memanfaatkan sodoran bola dari Rayan Cherki, pemain pengganti Michael Olise melakukan solo run mematikan sebelum melepaskan tembakan mendatar kaki kiri yang menghujam pojok bawah gawang Lammens. Gol telat ini sukses membawa Prancis menang 1-0.
Gol krusial Olise memicu ledakan emosi di bangku cadangan Prancis. Zinedine Zidane terekam kamera berlari di pinggir lapangan sebelum menendang keras bola dengan kaki kanannya sebagai bentuk perayaan.
“Jujur saja itu murni emosi. Saat mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan, utamanya menghadapi lawan tangguh seperti Belgia, Anda tidak bisa tenang. Anda merasakan semuanya sekaligus—ketegangan, tekanan, kelegaan, dan kemudian kegembiraan,” ungkap Zidane pascalaga kepada Canal+.
Kemenangan dramatis ini tak sekadar mengunci posisi Prancis di puncak klasemen Grup 1 dengan 6 poin, tetapi juga mengukir sejarah manis bagi Zidane. Mengutip data Stats Foot, Zizou resmi menjadi pelatih keempat dalam sejarah Timnas Prancis yang sukses menyapu bersih kemenangan di dua laga resmi perdananya, menyamai rekor Henri Guerin (1964), Henri Michel (1984), dan Aime Jacquet (1994).
Pada pertandingan selanjutnya di bulan Oktober mendatang, Prancis dijadwalkan menjamu Italia, sementara Belgia harus segera berbenah saat bertandang menghadapi Turkiye.
Susunan Pemain Belgia (4-2-3-1): Senne Lammens; Timothy Castagne, Toby Ngoy, Brandon Mechele, Matisse Seys (De Cuyper 68′); Youri Tielemans, Romeo Lavia (Raskin 85′); Antonio Moreira (Dodi Lukebakio 63′), Julien Duranville, Kevin De Bruyne (Vanaken 63′); Charles De Ketelaere (Fernandez-Pardo 85′).
Prancis (4-3-3): Mike Maignan; Pierre Kalulu, Chrislain Matsima, Maxence Lacroix, Malick Diouf; Lucas Da Cunha (Manu Kone 90′), Maghnes Akliouche (Rayan Cherki 77′), Eduardo Camavinga; Desire Doue, Bradley Barcola (Michael Olise 77′), Esteban Lepaul (Ousmane Dembele 68′).