PAMEKASAN, OneSports – Borneo FC Samarinda tampil perkasa saat bertandang ke markas Madura United dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
Bertanding di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (5/4/2026) malam WIB, tim berjuluk Pesut Etam tersebut sukses membawa pulang tiga poin usai menang dengan skor meyakinkan 3-1.
Pertandingan ini diwarnai oleh performa impresif Koldo Obieta yang mencetak dua gol, serta kegigihan lini belakang Borneo FC dalam membendung gelombang serangan tuan rumah di babak kedua.
Kejutan Cepat dan Gol Bunuh Diri
Borneo FC langsung menunjukkan taringnya sesaat setelah peluit kick-off dibunyikan.
Laga baru berjalan dua menit, Koldo Obieta sudah berhasil merobek jala Madura United usai memaksimalkan umpan matang dari Mariano Peralta.
Gol cepat ini sempat membuat mental pemain tuan rumah goyah.
Tim tamu terus memberikan tekanan. Pada menit ke-13, Peralta hampir menambah keunggulan, namun tembakannya masih menyamping.
Juan Villa juga sempat mengancam di menit ke-21, diikuti upaya Peralta di menit ke-24 yang masih bisa dimentahkan oleh kiper Madura United.
Keasyikan menyerang, Borneo FC justru mengalami nasib sial menjelang akhir babak pertama.
Pada menit ke-42, bek Christophe Nduwarugira melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol ke gawang sendiri saat mencoba menghalau serangan lawan. Skor 1-1 pun menutup interval pertama.
Obieta Kembali Tajam, Nadeo Tampil Tangguh
Memasuki babak kedua, Borneo FC kembali mengambil inisiatif permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-60, Koldo Obieta kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Memanfaatkan umpan akurat dari Juan Villa, penyerang tajam tersebut membawa Pesut Etam unggul 2-1.
Tertinggal gol, Madura United meningkatkan intensitas serangan. Lulinha menjadi motor serangan utama Laskar Sape Kerrab.
Namun, penampilan gemilang kiper Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang Borneo FC sukses menggagalkan peluang emas Lulinha pada menit ke-68.
Madura United terus mengurung pertahanan tim tamu. Sial bagi mereka, tembakan keras Lulinha pada menit ke-82 hanya membentur mistar gawang.
Upaya dari Riquelme dan percobaan Lulinha lainnya juga tetap gagal menemui sasaran hingga memasuki menit-menit krusial.
Saat Madura United sedang asyik menyerang untuk menyamakan kedudukan, Borneo FC justru memberikan pukulan telak lewat skema serangan balik cepat.
Pada masa injury time (90+5′), Mariano Peralta menyegel kemenangan timnya lewat tendangan mendatar akurat ke sudut gawang yang gagal dijangkau kiper lawan.
Skor akhir 3-1 memastikan kemenangan Borneo FC atas Madura United, sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas klasemen sementara musim ini.

