Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Resmi Mundur

Must Read

- Advertisement -

ROMA – Kegagalan tragis menembus putaran final Piala Dunia 2026 memakan korban besar di tubuh Timnas Italia.

Gennaro Gattuso secara resmi telah mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala Gli Azzurri. Keputusan berat ini diambil menyusul kekalahan menyakitkan dari Bosnia & Herzegovina pada laga playoff penentuan.

Melalui pernyataan resminya yang dirilis oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Jumat (3/4/2026), legenda AC Milan tersebut menyampaikan perpisahan emosionalnya kepada publik dan seluruh jajaran staf.

“Dengan rasa sedih di hati, karena belum berhasil mencapai target yang telah kami tetapkan, saya menganggap pengalaman saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir,” kata Gattuso dalam pernyataan tertulisnya.

Bagi Gattuso, memimpin tim nasional adalah sebuah kehormatan tertinggi. Namun, ia menyadari bahwa rentetan hasil buruk ini menuntut adanya pertanggungjawaban profesional.

“Seragam Azzurri adalah aset paling berharga yang ada dalam sepak bola; oleh karena itu, sudah sepantasnya evaluasi teknis untuk masa depan segera dilakukan.

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon, serta seluruh staf Federasi, atas kepercayaan dan dukungan yang selalu mereka berikan kepada saya,” lanjut pelatih berusia 48 tahun tersebut.

- Advertisement -

Ucapan Terima Kasih untuk Suporter

Meski harus mengakhiri masa jabatannya dengan catatan kelam, Gattuso tidak lupa memberikan apresiasi kepada skuad dan para pendukung setia Italia yang terus memberikan dukungan di tengah masa sulit.

“Merupakan suatu kehormatan dapat memimpin tim nasional dan melakukannya bersama sekelompok pemain yang menunjukkan komitmen dan kecintaan terhadap seragam ini.

Namun, ucapan terima kasih terbesar saya sampaikan kepada para penggemar, kepada seluruh warga Italia yang dalam beberapa bulan terakhir ini tak pernah berhenti menunjukkan cinta dan dukungan mereka. Selalu dengan warna biru di hati,” tutupnya.

Efek Domino Tragedi Zenica

Langkah Gattuso untuk meletakkan jabatan tidak lepas dari tragedi di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) lalu.

Bertandang ke markas Bosnia & Herzegovina, Alessandro Bastoni dan kawan-kawan harus mengubur mimpi mereka ke Amerika Utara setelah kalah dalam drama adu penalti 1-4, menyusul hasil imbang 1-1 yang bertahan selama 120 menit.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi sejarah sepak bola Italia, mengingat ini adalah kali ketiga secara beruntun Gli Azzurri gagal melaju ke putaran final Piala Dunia sejak edisi 2018 di Rusia.

Mundurnya Gattuso ternyata memicu efek domino di jajaran atas sepak bola Italia. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, yang sebelumnya sempat menolak desakan publik untuk mundur, pada akhirnya ikut meletakkan jabatannya.

Pria berusia 72 tahun tersebut merasa bertanggung jawab penuh atas kemunduran prestasi tim nasional di level dunia.

- Advertisement -

Selain itu, Gianluigi Buffon yang dipercaya mengemban tugas sebagai ketua delegasi Timnas Italia juga memilih langkah serupa.

Legenda hidup penjaga gawang Azzurri tersebut memutuskan cabut dari jabatannya, menandai akhir dari sebuah era dan awal dari revolusi besar-besaran yang harus segera dilakukan oleh sepak bola Italia.

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Italia Gagal ke Piala Dunia 3 Kali Beruntun, Del Piero: Jadi...

ROMA – Tragedi kelam kembali menyelimuti dunia sepak bola Italia. Tim nasional kesayangan mereka, Gli Azzurri, harus kembali mengubur mimpi untuk tam...
- Advertisement -
- Advertisement -