back to top

Harga Tiket Final Menggila

Berita Terkait

- Advertisement -

ZURICH, OneSports – Menjelang bergulirnya perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan secara gabungan oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sebuah kebijakan baru sukses membuat para penggemar sepak bola di seluruh dunia geleng-geleng kepala.

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi menetapkan kebijakan tarif yang mengejutkan dengan mengerek harga tiket partai final secara drastis hingga mencapai angka 10.990 dolar AS atau setara dengan Rp186,7 juta per lembarnya!

Langkah radikal yang diambil oleh FIFA ini sontak menuai sorotan sekaligus kecaman tajam dari berbagai pihak. Kenaikan tarif tiket final untuk Piala Dunia edisi kali ini dinilai sangat tidak masuk akal karena melonjak hingga lebih dari lima kali lipat jika dibandingkan dengan turnamen serupa pada tahun 2022 di Qatar. Pada edisi sebelumnya, harga tiket tertinggi untuk pertandingan puncak masih berada di kisaran 1.600 dolar AS (sekitar Rp27 juta).

Kuota 48 Negara Peserta Resmi Terisi Penuh

Pengumuman kebijakan harga selangit ini dirilis oleh FIFA tepat setelah seluruh kuota 48 tim peserta turnamen telah terisi penuh. Kepastian lengkapnya daftar peserta ini didapat usai rampungnya babak play-off kualifikasi dari berbagai zona, termasuk wilayah Eropa dan jalur interkontinental.

Tercatat ada empat negara dari benua biru, yakni Bosnia-Herzegovina, Swedia, Turkiye, serta Ceko, yang berhasil mengamankan tempat mereka di putaran final. Sementara itu, Republik Demokratik Kongo yang menjadi perwakilan tangguh dari zona CAF (Afrika) dan Irak sebagai wakil AFC (Asia) sukses melengkapi slot terakhir daftar peserta melalui pertarungan sengit di jalur play-off antarkontinental.

Membengkaknya jumlah peserta turnamen dari 32 tim menjadi 48 tim ini disinyalir menjadi salah satu katalis utama yang membuat antusiasme dan permintaan tiket membludak di seluruh dunia.

Sistem Harga Dinamis dan Kekacauan Teknis

Meroketnya harga tiket final maupun fase grup disebabkan oleh penerapan sistem “harga dinamis” (dynamic pricing) oleh pihak penyelenggara. Model ekonomi ini memungkinkan tarif tiket untuk terus berubah-ubah dan melonjak naik mengikuti tingginya tingkat permintaan pasar pada waktu tertentu.

- Advertisement -

Pada jendela penjualan terbaru di bulan April, efek sistem ini langsung terasa mencekik. Tiket partai final untuk Kategori 2 meroket tajam menjadi 7.380 dolar AS (sekitar Rp125 juta), sementara untuk Kategori 3 yang biasanya diperuntukkan bagi kelas menengah ikut naik menjadi 5.785 dolar AS (setara Rp98,2 juta).

Penderitaan para penggemar tidak berhenti pada harga yang menguras kantong. Mereka juga harus berhadapan dengan proses pembelian yang penuh dengan masalah teknis pada situs web resmi. Sistem penjualan tiket FIFA dinilai tidak menampilkan rincian pertandingan dan kategori harga secara transparan di awal, sehingga memaksa pembeli menghabiskan waktu berjam-jam untuk menembus antrean virtual.

Beberapa pengguna bahkan melaporkan kekacauan sistem di mana mereka yang mencoba masuk ke “fase penjualan menit terakhir” malah salah diarahkan oleh sistem ke antrean “fase penjualan pendukung kualifikasi akhir PMA”.

Tuai Protes Keras Parlemen Amerika Serikat

Penerapan model harga dinamis ini seketika memicu gelombang protes besar-besaran dari banyak pihak, termasuk teguran dari organisasi hak konsumen Eropa (Euroconsumers) dan para politisi di negara tuan rumah. Tercatat sebanyak 69 anggota Kongres dari Partai Demokrat AS melayangkan surat protes keras yang ditujukan langsung kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Penerapan penetapan harga tiket dinamis untuk Piala Dunia Sepak Bola 2026 sangat bertentangan dengan misi inti FIFA untuk mempromosikan dan mengembangkan sepak bola secara global yang mudah diakses dan inklusif,” tulis para politisi tersebut sebagaimana dikutip dari The Guardian, Jumat (3/4/2026).

Mereka juga menambahkan peringatan tegas, “Meskipun kota-kota tuan rumah bekerja sama dalam mewujudkan visi Piala Dunia terbesar dan paling global dalam sejarah, konsekuensi dari penetapan harga dinamis ini justru akan menjadikan Piala Dunia Sepak Bola 2026 sebagai turnamen yang paling eksklusif secara finansial dan paling tidak terjangkau bagi rakyat biasa hingga saat ini.”

Pembelaan Diri Gianni Infantino

Meskipun mendapat tekanan hebat dari berbagai organisasi dan politisi, Gianni Infantino tampaknya tidak bergeming. Sang Presiden FIFA justru memuji tingginya antusiasme penggemar dan menganggap jalannya proses penjualan tiket sebagai sebuah kesuksesan besar secara komersial. Pada bulan Januari lalu, dengan penuh percaya diri ia bahkan mengklaim bahwa pihaknya telah menerima “permintaan tiket yang cukup untuk 1.000 tahun Piala Dunia sekaligus”.

Sebagai bentuk pembelaan, informasi tambahan yang dilansir dari Euro News mencatat bahwa FIFA berdalih sistem harga dinamis ini memiliki tujuan mulia. Mereka menyatakan bahwa sebagian besar keuntungan ekstra dari turnamen raksasa ini akan disalurkan kembali untuk mendanai program pengembangan sepak bola akar rumput (grassroots) di berbagai negara berkembang di seluruh belahan dunia.

Apakah sepak bola modern di panggung terbesar ini masih menjadi olahraga untuk semua kalangan, atau kini hanya menjadi tontonan eksklusif bagi kaum elite? Publik akan segera melihat buktinya pada musim panas 2026 mendatang.

- Advertisement -

Mingguan

Incar Kejayaan Liga Champions, Barcelona Tatap Musim 2026/2027 dengan Skuad Bintang Baru

Usai mengamankan dua gelar La Liga berturut-turut di Camp Nou, skuad Hansi Flick menggebrak bursa transfer lewat perekrutan Rodri dan Anthony Gordon meski dibayang-bayangi krisis penyerang murni.

Jadwal Lengkap Espanyol vs Real Madrid di Pembuka La Liga 2026/2027

Los Blancos mengusung misi balas dendam dan memutus dominasi Barcelona dengan mendatangkan bintang-bintang anyar. Simak jadwal kick-off dan daftar pertandingan lengkap La Liga pekan ini.

Eksodus Bintang Tak Bikin Panik, Enzo Maresca Yakin Man City Segera Temukan Pengganti Sempurna

Kehilangan nama-nama besar seperti Rodri hingga Bernardo Silva di bursa transfer tak membuat manajer baru The Citizens risau. Maresca pastikan perburuan pemain baru terus berjalan jelang penutupan bursa.

Jadwal Newcastle vs Liverpool 2026: Era Baru Pelatih dan Reu...

NEWCASTLE UPON TYNE – Pertemuan antara Newcastle United dan Liverpool selalu memiliki tempat khusus dalam buku sejarah Premier League sebagai salah satu bentro...

Mogok Kerja Hyundai Cetak Rekor 10 Tahun Terakhir: Kerugian ...

SEOUL – Industri otomotif Korea Selatan tengah menghadapi guncangan hebat. Raksasa otomotif Hyundai Motor terpaksa menelan kerugian triliunan won setelah puluh...

Klasemen Liga Inggris 2026/2027 Pekan ke-1: Arsenal Berkibar...

LONDON – Kompetisi sepak bola paling kompetitif di dunia, Premier League 2026/2027, baru saja menggelar enam dari sepuluh pertandingan di pekan pembukanya. Ken...

Petaka Bola Mati di MKM Stadium: Hull City Beri Pelajaran Ta...

Mendominasi jalannya laga tak menjamin kemenangan. Setan Merah harus menelan pil pahit di laga pembuka Premier League 2026/2027 akibat lemahnya organisasi pertahanan saat menghadapi skema set-piece.

Trending

Cari Kaca Film Berkualitas di Bali? Kunjungi Kevin...

Memilih kaca film original bukan sekadar soal gaya, tetapi investasi perlindungan dari terik matahari Bali. Simak panduan menghindari produk abal-abal agar interior mobil Anda tetap awet dan sejuk.

Juara Bertahan Kian Perkasa! Arsenal Amankan Trans...

Ditengah krisis cedera William Saliba, Mikel Arteta bergerak cepat memperkuat lini pertahanan The Gunners sekaligus memanfaatkan eksodus bintang di skuad Unai Emery.

Julian Alvarez Diklaim Jadi Kepingan Terakhir Menu...

Tampil dominan di dua laga pembuka, skuad asuhan Mikel Arteta dinilai tinggal membutuhkan satu penyerang tajam untuk mengawinkan gelar Premier League dan Liga Champions.
Brosur penawaran jasa pembuatan artikel sepak bola dari onesports.id

Raja Backlink

RajaBackLink.com