Ringkasan Eksekutif:
- Manchester United melewati sembilan laga berturut-turut tanpa satupun kemenangan (tiga seri dan enam kalah).
- Kemenangan terakhir skuad Setan Merah terjadi pada bulan September lalu saat mengalahkan Sabah FK 4-0.
- Tekanan semakin berat dengan jadwal melawan AS Roma di Matchday 4 Liga Champions pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, disusul ujian dari Aston Villa.
- Muncul isu keretakan di ruang ganti, termasuk kritik Lisandro Martinez terhadap petinggi klub dan keraguan Bruno Fernandes pada keputusan manajer.
- Manajer Michael Carrick membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa komitmen pemain tidak perlu dipertanyakan.
MANCHESTER – Manchester United masih berjuang keras untuk keluar dari periode buruk yang seolah tak kunjung usai. Situasi sulit yang tengah dialami tim raksasa Liga Inggris ini kini mulai memunculkan berbagai pertanyaan terkait kondisi dan atmosfer di dalam ruang ganti para pemain.
Paceklik Kemenangan Berkepanjangan
Performa skuad Setan Merah saat ini berada dalam titik terendah mereka. MU tercatat harus melewati sembilan pertandingan berturut-turut di berbagai kompetisi tanpa pernah merasakan satu pun kemenangan. Dalam periode kelam tersebut, mereka hanya mampu meraih tiga hasil seri dan harus menelan enam kekalahan pahit.
Terakhir kali Bruno Fernandes dan kawan-kawan merasakan euforia kemenangan adalah pada bulan September lalu. Saat itu, mereka tampil perkasa dengan menghabisi debutan Liga Champions, Sabah FK, dengan skor telak 4-0. Sayangnya, sejak penampilan meyakinkan itu, MU silih berganti hanya menjadi samsak bagi lawan-lawannya di lapangan hijau.
Ujian Berat Menanti di Depan Mata
Sialnya bagi Manchester United, penderitaan ini tampaknya belum akan segera berakhir karena lawan-lawan sulit sudah menunggu di depan mata. Dalam jadwal terdekat, MU harus bersiap menjamu raksasa Italia, AS Roma, dalam laga krusial Matchday 4 Liga Champions yang akan digelar pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
Setelah ujian berat di Eropa, Setan Merah tidak punya banyak waktu untuk bernapas karena mereka langsung dihadapkan pada laga kontra Aston Villa pada akhir pekan di kompetisi domestik Liga Inggris.
Tabel Catatan Performa dan Jadwal Manchester United
| Periode | Status | Lawan | Kompetisi | Hasil / Waktu |
| September | Kemenangan Terakhir | Sabah FK | Liga Champions | Menang 4-0 |
| Sep – Nov | Rentetan Buruk | Berbagai Tim | Berbagai Kompetisi | 3 Seri, 6 Kalah (9 Laga) |
| Rabu, 4 Nov 2026 | Jadwal Mendatang | AS Roma | Liga Champions | Matchday 4 |
| Akhir Pekan | Jadwal Mendatang | Aston Villa | Liga Inggris | Menunggu |
Isu Retaknya Ruang Ganti dan Bantahan Carrick
Rangkaian hasil buruk ini wajar jika memunculkan kekhawatiran bahwa ketegangan akan semakin meningkat di lingkungan internal klub, termasuk potensi pencopotan sang manajer. Bahkan saat ini, ruang ganti MU diyakini sedang tidak baik-baik saja, di mana komitmen sejumlah pemain mulai dipertanyakan.
Dinamika internal semakin memanas ketika Lisandro Martinez belum lama ini melontarkan kritik kepada petinggi klub. Situasi itu disusul oleh sikap sang kapten tim, Bruno Fernandes, yang mempertanyakan keputusan Michael Carrick. Meski ada nuansa keretakan yang kuat di dalam tim, hal ini disanggah dengan tegas oleh sang manajer.
“Ruang ganti kami dalam keadaan bagus. Persepsi itu hal yang lucu. Anda bisa membuat berbagai hal tampak berbeda dan memikirkan tentang beragam hal,” ungkap Carrick seperti dikutip BBC.
Carrick juga memastikan bahwa tidak ada masalah dalam hal dedikasi para pemain di lapangan.
“Komitmen para pemain ke klub, ke sesama pemain, bagi saya tidak ada pertanyaan sama sekali. Kami perlu main lebih baik, membuat keputusan-keputusan lebih baik. Tapi komitmen tidak pernah jadi persoalan,” imbuhnya menutup spekulasi.