ONESPORTS.ID – “Jangan sekarang. Kapan saja, asalkan jangan sekarang.” Kalimat lirih tersebut mungkin yang tengah berkecamuk di dalam benak bintang Tim Nasional Paraguay, Julio Enciso, pada Jumat malam waktu setempat. Saat tengah bermain dalam laga persahabatan—tepat satu pekan sebelum laga pembuka mereka di Piala Dunia 2026 melawan Amerika Serikat—penyerang andalan tersebut terkapar kesakitan di atas lapangan.
Enciso tak kuasa menahan air matanya. Momen emosional tersebut memperjelas satu hal: kondisinya sama sekali tidak baik. Sang pemain tampaknya sudah menyadari bahwa mimpinya untuk tampil di panggung Piala Dunia mungkin saja telah berakhir, bahkan sebelum turnamen paling bergengsi tersebut benar-benar dimulai.
Kerugian Masif bagi Skuad La Albirroja
Insiden ini adalah jenis momen nahas yang tidak bisa ditanggung oleh tim yang tengah menanjak performanya seperti Paraguay. Pasalnya, skuad asuhan Daniel Garnero ini tidak memiliki banyak stok pemain pelapis dengan talenta dan gaya bermain sepadan yang siap menggantikan peran krusial Enciso di lapangan.
Meskipun Paraguay kini dituntut untuk segera menerapkan mentalitas “next-man up” atau siap memaksimalkan pemain yang ada, hal tersebut jelas lebih mudah diucapkan daripada dilakukan secara taktik. Tim ini sebelumnya tampil mengejutkan publik dengan laju yang sangat solid selama babak Kualifikasi CONMEBOL di Amerika Selatan, dan Enciso adalah salah satu motor utamanya.
Ujian Berat Melawan Tuan Rumah
Ujian selanjutnya bagi Paraguay adalah mencoba membuat kejutan di laga pembuka Piala Dunia melawan salah satu tuan rumah, Amerika Serikat. Namun, target mencuri poin atau menciptakan upset (kejutan) dipastikan akan jauh lebih sulit dan rumit jika mereka harus bermain tanpa sosok Enciso.
Pada akhirnya, apa yang dialami Julio Enciso adalah mimpi buruk terbesar bagi setiap pesepak bola profesional. Kini, bintang muda tersebut tampaknya baru saja terseret ke dalam pusaran mimpi buruk yang sulit untuk ia hindari.
Pada akhirnya, apa yang dialami Julio Enciso adalah mimpi buruk terbesar bagi setiap pesepak bola profesional. Kini, bintang muda tersebut tampaknya baru saja terseret ke dalam pusaran mimpi buruk yang sulit untuk ia hindari.



