ONESPORTS.ID – Jelang kick-off pertengahan Juni nanti, hitung-hitungan kandidat jawara mulai memanas. Berdasarkan data terbaru dari Opta Supercomputer, Timnas Spanyol kini memegang pole position sebagai calon terkuat peraih trofi Piala Dunia 2026.
Prediksi ini jelas bukan sekadar tebak-tebakan kosong. Mesin analisis canggih milik Opta telah menjalankan simulasi turnamen sebanyak 25.000 kali untuk membaca peta kekuatan 48 negara peserta.
Hasilnya, skuad La Furia Roja keluar sebagai pemuncak dengan memenangkan 16,1 persen dari total simulasi.
Tepat di belakang Spanyol, ada Prancis yang punya peluang juara 13 persen. Timnas Inggris menguntit di urutan ketiga dengan probabilitas 11,2 persen.
Kenapa Spanyol Paling Diunggulkan?
Angka tinggi buat Spanyol cukup masuk akal. Opta menilai mesin permainan racikan pelatih Luis de la Fuente saat ini sangat solid dan menjanjikan.
Datang dengan label jawara Euro 2024, kerangka utama tim nyaris tak berubah. Ledakan performa wonderkid Lamine Yamal serta kembalinya sang jenderal lapangan tengah, Rodri, bikin Spanyol makin menakutkan.
Sokongan pemain konsisten seperti Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, dan Mikel Merino bikin skuad ini kelewat komplet. Spanyol bahkan jadi satu-satunya negara dengan peluang di atas 50 persen (tepatnya 52,1 persen) untuk melenggang mulus ke babak perempat final.
Juara Bertahan dan Tuan Rumah Keteteran
Kejutan dari simulasi ini justru datang dari sang juara bertahan, Argentina. Skuad Albiceleste asuhan Lionel Scaloni rupanya cuma nangkring di urutan keempat dengan peluang 10,4 persen.
Meski masih diperhitungkan sebagai kandidat kuat, laju Argentina diprediksi lebih berat ketimbang trio raksasa Eropa di atasnya.
Nasib lebih ngenes dialami oleh trio tuan rumah. Main di kandang sendiri rupanya tidak menjamin Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada berjaya di mesin simulasi.
Amerika Serikat cuma dikasih peluang juara 1,2 persen, disusul Meksiko dengan 1 persen. Skuad Kanada malah lebih parah karena terlempar jauh dari daftar 20 besar.
Opta juga mencatat peluang munculnya juara dunia baru sangat tipis, cuma di angka 35,9 persen. Gelar juara diprediksi kuat bakal kembali jatuh ke pangkuan negara-negara raksasa yang sudah pernah merajai dunia.



