10 Negara Raksasa yang Tragis Gagal ke Piala Dunia, Italia Terparah!

10 Tragedi Raksasa Gagal ke Piala Dunia

- Advertisement -

ROMA, OneSports – Absennya sebuah negara kecil di ajang sepak bola terbesar sejagat mungkin sudah menjadi hal yang lumrah.

Namun, apa jadinya jika negara raksasa dengan tradisi juara dan bertabur pemain bintang yang justru harus gigit jari karena gagal ke Piala Dunia?

Timnas Italia baru-sama menambah catatan kelam mereka setelah secara tragis kembali gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

- Advertisement -

Meski FIFA telah memperlebar kuota menjadi 48 tim, skuad Gli Azzurri secara mengejutkan takluk dari Bosnia Herzegovina di babak playoff. Ini menandai hattrick kegagalan Italia setelah absen di edisi 2018 dan 2022.

Namun, Italia tidak sendirian dalam daftar memalukan ini. Sepanjang sejarah, ada beberapa negara besar lainnya yang secara mengejutkan juga pernah gagal lolos kualifikasi.

- Advertisement -

Berikut adalah 10 kegagalan kualifikasi Piala Dunia paling mengejutkan pasca-Perang Dunia II versi The Sporting News:

10. Cekoslowakia (1978)

Pada era 1970-an, Cekoslowakia (kini Republik Ceko) adalah monster di benua Eropa. Mereka sukses menjuarai Euro 1976 dan meraih peringkat ketiga pada edisi 1980.

Namun, anehnya, mereka tampil sangat buruk di kualifikasi Piala Dunia dan secara mengejutkan gagal lolos ke edisi 1974 dan 1978. Kegagalan di tahun 1978 sangat tragis karena mereka kalah telak saat bertandang ke markas Skotlandia dan Wales.

9. Meksiko (1982)

Meksiko dikenal sebagai raksasa tak tertandingi di zona CONCACAF. Namun, pada tahun 1981, turnamen Kejuaraan CONCACAF yang sekaligus menjadi ajang kualifikasi Piala Dunia 1982 menjadi mimpi buruk bagi mereka.

El Tri secara memalukan finis di bawah Honduras dan El Salvador sehingga gagal mengamankan tiket ke Spanyol. Sejak saat itu, Meksiko selalu lolos, kecuali pada tahun 1990 karena skandal Cachirules.

- Advertisement -

8. Amerika Serikat (2018)

Tragedi “Disaster of Couva” masih menghantui para penggemar USMNT (Timnas AS). Pada kualifikasi zona CONCACAF, AS hanya butuh hasil imbang saat bertandang ke markas tim juru kunci, Trinidad & Tobago, di laga pamungkas.

Namun, AS secara mengejutkan kalah 0-2. Di tempat lain, Honduras sukses mengalahkan Meksiko. Kombinasi hasil buruk ini membuat Amerika Serikat terlempar dari zona kelolosan menuju Rusia.

7. Inggris (1994)

Bayangkan skuad yang diisi oleh Paul Gascoigne, Alan Shearer, dan Les Ferdinand gagal lolos kualifikasi.

Itulah yang terjadi pada Timnas Inggris jelang Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Inggris gagal bersaing dan harus puas finis di bawah Norwegia dan Belanda di fase grup. Hasil imbang 1-1 yang fatal di kandang Polandia menjadi paku terakhir di peti mati skuad Three Lions.

6. Italia (2018)

Italia, sang pengoleksi 4 gelar juara dunia, memulai mimpi buruk panjangnya di sini. Berada satu grup kualifikasi dengan Spanyol, Italia hanya mampu finis di posisi runner-up dan harus melalui jalur playoff.

- Advertisement -

Sialnya, Gli Azzurri gagal mencetak satu gol pun saat berhadapan dengan Swedia dalam dua leg. Mereka kalah 0-1 di laga tandang dan hanya mampu bermain imbang 0-0 di San Siro.

- Advertisement -

5. Belanda (1986)

Belanda sempat menjadi kekuatan menakutkan usai menjadi runner-up beruntun di Piala Dunia 1974 dan 1978. Menjelang edisi 1986, Belanda yang diperkuat generasi emas seperti Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard diprediksi akan kembali berjaya. Namun, mereka kalah agresivitas gol tandang dari Belgia di babak playoff usai gol telat Georges Grun di menit ke-85 menghancurkan mimpi Tim Oranye.

4. Spanyol (1958)

Sungguh ironis melihat legenda besar sekelas Alfredo Di Stefano tidak pernah sekalipun mencicipi atmosfer Piala Dunia. Sebagai arsitek kejayaan awal Real Madrid, Di Stefano menjalani debut timnas pada 1957 dan diprediksi akan membawa Spanyol berjaya di Piala Dunia 1958. Sayangnya, Spanyol harus tersingkir karena tertinggal satu poin di klasemen akhir dari Skotlandia.

3. Prancis (1994)

Prancis yang kala itu dihuni oleh nama-nama melegenda seperti Laurent Blanc, Didier Deschamps, Marcel Desailly, dan Eric Cantona secara mengejutkan gagal lolos ke edisi 1994. Ini adalah kegagalan beruntun setelah absen di tahun 1990. Mereka tersingkir secara dramatis di laga pamungkas lewat gol menit ke-90 dari pemain Bulgaria, Emil Kostadinov, padahal Prancis hanya butuh hasil imbang untuk lolos.

2. Argentina (1970)

Sepanjang sejarah panjangnya, Timnas Argentina hanya pernah satu kali gagal lolos kualifikasi Piala Dunia, yakni pada edisi 1970 di Meksiko. Bergabung dalam grup kualifikasi zona CONMEBOL bersama Peru dan Bolivia, tim Tango justru hancur lebur dan finis di posisi juru kunci. Hasil imbang 2-2 melawan Peru di laga terakhir memastikan mereka hanya menjadi penonton di layar kaca.

- Advertisement -

1. Italia (2022)

Jika kegagalan 2018 dianggap mengejutkan, tragedi di tahun 2022 adalah yang paling memalukan bagi Italia. Usai menjuarai Euro 2020 dengan gaya bermain memukau, Italia justru tampil loyo di kualifikasi Piala Dunia. Mereka meraih empat hasil imbang di grup dan finis di bawah Swiss. Puncak rasa malu terjadi di babak playoff saat mereka ditumbangkan oleh tim semenjana, Makedonia Utara, di kandang sendiri.

Mingguan

MU Lanjut Puasa Kemenangan Usai Ditahan Fulham 1-1, Carrick Santuy Anggap Cuma Kurang Hoki!

Manchester United melanjutkan tren tanpa kemenangan usai ditahan imbang Fulham 1-1. Michael Carrick tetap santai dan nilai skuadnya cuma kurang beruntung.

MU Nyungsep Lagi di Carabao Cup! Kena Comeback Brighton, Petinggi Klub Malah Tetap Santuy Pertahankan Carrick

Manchester United kembali tersingkir cepat di Carabao Cup usai kena comeback Brighton 2-3. Meski begitu, petinggi klub MU tetap santai dan tak berniat mecat Michael Carrick.

Sengit Parah! Timnas Voli Putri Tumbang 1-3 dari Jepang, Langsung Fokus Adu Mekanik Lawan Thailand di 8 Besar

Timnas voli putri Indonesia berjuang sengit sebelum kalah 1-3 dari Jepang di laga terakhir Grup A Asian Games 2026. Skuad Garuda siap tantang Thailand di perempat final.

Roma Gacor Puncaki Serie A, Tapi Gasperini Masih Ogah Ngomongin Scudetto

AS Roma tampil sempurna puncaki klasemen awal Serie A 2026/2027. Meski gacor, pelatih Gian Piero Gasperini pilih merendah dan tolak bahas target Scudetto.

Berita Terkait

Timnas Badminton Putra Indonesia Sabet Emas Asian Games 2026...

Tim badminton beregu putra Indonesia raih medali emas Asian Games 2026 usai comeback 3-2 atas China. Kemenangan ini memutus puasa gelar selama 28 tahun.

“Lamine Yamal Adalah Sepak Bola!” Alasan Joao Fe...

Joao Felix blak-blakan menjagokan Lamine Yamal menjuarai Ballon d'Or 2026 menyingkirkan Kylian Mbappe. Magis di lapangan dan trofi Piala Dunia jadi kunci.

Prediksi Indonesia vs Singapura: Panggung Pembuktian Skuad E...

Timnas Indonesia diunggulkan menang atas Singapura di laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Mampukah John Herdman memutus rekor buruk Skuad Garuda di SUGBK?

Vini Jr Lagi Melempem di Madrid, Don Carlo Tetap Santuy: ...

Start lambat Vinicius Jr di awal musim 2026/27 bersama Real Madrid memancing sorotan, namun Carlo Ancelotti selaku pelatih Timnas Brasil tidak panik dan justru pasang badan melindungi mental bintang utamanya.

Trending

Sempat Bikin Tuan Rumah Frustrasi, Srikandi Hoki I...

Tampil menjanjikan di kuarter pertama, Timnas Hockey Field Putri Indonesia kehabisan bensin dan harus takluk 0-7 dari tuan rumah Jepang di Asian Games 2026.

Keren Parah! Bedah Makna Tersembunyi Logo Asian Ga...

Bedah makna filosofis dan pesan tersembunyi di balik logo resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ada siluet huruf rahasia dan representasi budaya Jepang!

Hasil Drawing Badminton Asian Games 2026: Tim Putr...

Hasil undian beregu bulu tangkis Asian Games 2026 resmi dirilis. Tim putra Indonesia dapat bye ke perempat final, sementara tim putri langsung ditantang Mongolia.

Catat Jadwal dan Cara Nonton Opening Ceremony Asia...

Asian Games 2026 di Jepang resmi bergulir! Cek jadwal jam tayang di Indonesia dan cara nonton live streaming Opening Ceremony secara resmi dan gratis.