ZURICH, OneSports – Isu mundurnya Timnas Iran dari pergelaran Piala Dunia 2026 gara-gara konflik geopolitik yang memanas akhirnya ditepis langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Pria asal Swiss itu sangat yakin bahwa negara Timur Tengah tersebut akan tetap berlaga di turnamen akbar yang salah satunya digelar di wilayah Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya, keikutsertaan Iran memang menjadi tanda tanya besar menyusul memanasnya ketegangan antara negara tersebut dengan AS dan Israel terkait isu penutupan Selat Hormuz.
Situasi ini memicu kekhawatiran karena Iran dijadwalkan bermain sepenuhnya di AS selama fase grup.
Pemerintah Iran bahkan sempat meminta pemindahan venue pertandingan mereka ke Meksiko demi alasan keamanan, namun permintaan tersebut ditolak oleh FIFA.
Tepis Rumor Digantikan Negara Lain
Situasi pelik ini sempat memunculkan wacana liar bahwa Iran berpotensi mundur, dan posisi mereka kabarnya akan digantikan oleh negara Asia lainnya yang gagal lolos di kualifikasi, termasuk merembetnya rumor yang mengaitkan nama Timnas Indonesia.
Namun, Infantino dengan tegas meredam isu tersebut. Ia memastikan komitmen penuh Iran usai menyambangi langsung kamp latihan Team Melli di Antalya, Turki, pada jeda internasional bulan lalu.
“Timnas Iran pasti main di Piala Dunia,” tegas Infantino seperti dilansir dari laman ESPN.
“Tentu saja kami berharap situasinya nanti akan tenang-tenang saja, itu akan sangat membantu.
Tapi tentu saja Iran akan datang. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka sudah lolos secara sah, dan para pemain sangat ingin bermain,” tambahnya.
Pisahkan Olahraga dan Politik
Infantino juga menekankan pentingnya memisahkan ranah olahraga dari urusan politik kenegaraan.
Menurutnya, hak para pemain untuk berlaga di panggung terbesar tak boleh dikorbankan demi perseteruan antarnegara.
“Mereka harus bermain—olahraga harus dilepaskan dari politik. Memang kita tinggal di planet Bumi, bukan di bulan, dan tantangan itu ada.
Tapi, kami sedang mencoba membangun hubungan yang baik dan membuat mereka tetap solid untuk bertanding,” pungkas sang bos FIFA.
Sebagai informasi, Iran dijadwalkan akan mengawali perjalanan mereka di Grup Piala Dunia 2026 sepenuhnya di wilayah Amerika Serikat.
Mereka akan menghadapi Selandia Baru (15 Juni) dan Belgia (21 Juni) di SoFi Stadium, California, sebelum terbang ke Seattle untuk menantang Mesir pada 26 Juni mendatang.
