SAO PAULO, OneSportsID – Bara konflik antara megabintang Neymar dan Robinho Jr.—putra dari legenda Brasil, Robinho—ternyata masih jauh dari kata padam.
Pemain muda berusia 18 tahun tersebut kini mengambil langkah esktrem dengan menuntut Neymar untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik atas insiden penyerangan fisik saat sesi latihan Santos FC.
Melansir laporan ESPN, tim hukum Santos saat ini tengah bekerja keras melakukan investigasi mendalam setelah Robinho Jr secara resmi menuduh Neymar melakukan kekerasan fisik.
Tiga Tuduhan dan Ancaman Pemutusan Kontrak
Insiden yang bermula dari rasa tidak terima Neymar saat dilewati lewat aksi dribel ini berbuntut panjang.
Meski pemain berusia 34 tahun itu dilaporkan sudah meminta maaf secara personal kepada Robinho Jr dan ibunya tak lama setelah kejadian, situasi justru semakin meruncing.
Berdasarkan laporan GloboEsporte, Robinho Jr mengambil tindakan hukum secara internal dengan mengajukan tiga tuduhan terhadap Neymar.
Tidak berhenti di situ, ia juga mendesak pertemuan darurat dengan manajemen Santos untuk membahas kemungkinan pemutusan kontrak secara sepihak. Alasannya?
Ia menganggap klub gagal menyediakan “standar keamanan minimum” bagi para pemainnya.
Langkah agresif ini membuat pihak Santos terkejut. Menurut sumber ESPN Brasil, ketegangan sebenarnya sempat mereda karena Neymar dan Robinho Jr sudah berbicara baik-baik di hadapan staf dan pemain lain seusai insiden.
Motif Tersembunyi: Murni Harga Diri atau Taktik Transfer?
Tuntutan permintaan maaf secara publik ini memunculkan spekulasi liar di kalangan pengamat sepak bola Brasil.
Muncul dugaan kuat bahwa sikap keras Robinho Jr berkaitan erat dengan keinginannya untuk segera angkat kaki dari Santos.
Sebagai pemain muda yang baru promosi ke skuad senior musim panas lalu dan terikat kontrak hingga April 2027, Robinho Jr sangat minim mendapat menit bermain.
Tuntutan ini dicurigai sebagai manuver hukum untuk mempermudah jalan pemutusan kontrak, agar ia bisa pindah atau dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan jam terbang reguler.
Meski demikian, pihak perwakilan Robinho Jr membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan bahwa reaksi sang pemain murni dipicu oleh trauma insiden di lapangan.
Plot Twist: Makan Siang Bersama
Menariknya, di tengah pusaran isu panas dan ancaman hukum tersebut, sebuah anomali terjadi. Keduanya tetap bersikap profesional dengan ikut dalam rombongan tim yang terbang ke Paraguay untuk melakoni laga fase grup Copa Sudamericana melawan Deportivo Recoleta.
Bahkan, menurut sumber tepercaya, Neymar, Robinho Jr, dan penyerang senior Gabigol sempat terlihat makan siang bersama dalam suasana santai di hotel tempat tim menginap.
Situasi ini membuat publik bertanya-tanya, bagaimana sebenarnya ujung dari drama ruang ganti Santos

