Memahami VAR: Teknologi Asisten Wasit dalam Sepak Bola

- Advertisement -

Apa Itu VAR?

VAR, atau yang dikenal sebagai Video Assistant Referee, adalah teknologi yang diperkenalkan untuk membantu wasit dalam pengambilan keputusan dalam permainan sepak bola. Sistem ini dirancang untuk memastikan keakuratan keputusan pada momen-momen krusial, sehingga dapat meminimalisasi kesalahan yang mungkin terjadi di lapangan.

Sejak diperkenalkan, VAR telah menjadi bagian integral dari pertandingan sepak bola di berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia FIFA dan liga-liga domestik di seluruh dunia. Secara dasar, peran VAR adalah untuk memberikan bantuan kepada wasit utama melalui tayangan ulang video. Ada beberapa situasi di mana VAR dapat digunakan, termasuk penentuan gol, penalti, kartu merah, dan kesalahan identifikasi pemain yang terlibat dalam pelanggaran.

Proses kerja VAR dimulai dengan evaluasi dari tim yang bertanggung jawab atas pemantauan video. Mereka akan menganalisis rekaman untuk memberikan rekomendasi kepada wasit utama. Jika wasit merasa perlu melakukan evaluasi lebih lanjut, ia dapat memutuskan untuk melihat tayangan ulang langsung di monitor yang disediakan di tepi lapangan.

Kelebihan yang ditawarkan oleh VAR adalah mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dalam pengambilan keputusan yang bisa menentukan hasil suatu pertandingan. Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan bahwa hasil pertandingan dapat lebih adil dan sesuai dengan realitas di lapangan. Variasi dalam penerapan VAR di berbagai liga dan tingkat kompetisi masih terus berkembang, seiring dengan peningkatan pemahaman tentang sistem ini.

Sejarah dan Penggunaan VAR

Teknologi Video Assistant Referee (VAR) merupakan salah satu inovasi terpenting dalam dunia sepak bola. Asalnya bisa ditelusuri ke berbagai uji coba yang dimulai pada tahun 2012. Namun, penggunaan VAR secara resmi dalam pertandingan FIFA dimulai pada Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia. Tercatat, VAR telah menjadi bagian penting dalam sistem pengambilan keputusan di lapangan, mendukung wasit dalam situasi-situasi krusial yang memerlukan tinjauan lebih mendalam.

Sebelum diterapkan di Piala Dunia, VAR mengalami serangkaian uji coba di liga-liga di seluruh dunia, termasuk di liga Belanda dan Italia. Pada tahun 2016, liga sepak bola profesional di Brasil mulai menggunakan teknik ini, menjadikannya sebagai salah satu format awal dalam aplikasi VAR. Penggunaan pertama kalinya dalam konferensi langsung terjadi pada tahun 2017, ketika dua pertandingan di Liga Utama Inggris (EPL) mengadopsi teknologi ini untuk momen-momen penting seperti penalti dan gol yang diperdebatkan.

Salah satu momen monumental dalam sejarah VAR terjadi ketika wasit memberikan penalti kepada tim Inggris dalam pertandingan melawan Kolombia di Piala Dunia 2018. Tindakan ini secara langsung menggambarkan efek VAR dalam memperjelas keputusan yang sangat berpengaruh pada hasil pertandingan. Sejak saat itu, VAR semakin diterima sebagai bagian integral dari sepak bola modern. Meskipun demikian, teknologi ini juga mendapatkan kritik terkait implementasinya, termasuk kecepatan dan akurasi penilaian. Namun, kehadirannya tetap memberikan kejelasan dan keadilan dalam permainan, menjadikan VAR sebagai topik yang selalu menarik untuk dibahas dalam konteks sejarah dan perkembangan sepak bola masa kini.

- Advertisement -

Mengapa VAR Penting?

Video Assistant Referee (VAR) merupakan sistem yang dirancang untuk memberikan dukungan teknologi kepada wasit dalam pengambilan keputusan di lapangan. Penerapan VAR bertujuan untuk meningkatkan akurasi keputusan dalam pertandingan sepak bola, yang sering kali menjadi subjek kontroversi akibat kesalahan yang dilakukan oleh wasit. Dengan mengadopsi teknologi ini, game menjadi lebih adil, dan hasil pertandingan lebih mencerminkan performa kedua tim di lapangan.

Secara khusus, VAR membantu dalam situasi-situasi kritis yang dapat mempengaruhi hasil suatu pertandingan, seperti gol, penalti, dan kasus pelanggaran yang berdampak signifikan. Sebelum adanya VAR, keputusan wasit sepenuhnya bergantung pada pengamatan langsung, yang tentunya bisa terpengaruh oleh berbagai faktor seperti sudut pandang dan situasi permainan yang cepat. Dengan adanya VAR, keputusan menjadi lebih berdasar pada rekaman video yang memberikan gambaran lebih objektif mengenai situasi yang terjadi.

Pentingnya VAR juga tercermin dari kemampuannya untuk mengurangi level stres yang dialami oleh wasit. Ketika keputusan yang diambil diperiksa melalui teknologi, risiko keputusan yang salah dapat diminimalisir, sehingga wasit lebih tenang dalam menjalankan tugas mereka. Selain itu, VAR berpotensi meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas pertandingan. Fans dan pemain semakin yakin bahwa hasil akhir yang tercipta adalah hasil dari keputusan yang tepat dan fair, berkurangnya keraguan terhadap subjektivitas wasit pun menjadi salah satu dampak positif dari implementasi VAR.

Dengan demikian, VAR memainkan peranan penting dalam evolusi sepak bola modern. Teknologi ini tidak hanya mempertegas keadilan di lapangan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan aspek profesionalisme dalam dunia olahraga secara keseluruhan.

Contoh Situasi Penggunaan VAR

Teknologi Video Assistant Referee (VAR) telah menjadi bagian yang integral dalam permainan sepak bola modern. VAR digunakan dalam sejumlah situasi krusial yang dapat mempengaruhi hasil pertandingan secara signifikan. Berikut adalah empat contoh utama penggunaan VAR dalam sepak bola.

1. Gol atau Tidak Gol: Salah satu penggunaan VAR yang paling dikenal adalah untuk menentukan apakah gol seharusnya disahkan atau tidak. Misalnya, selama pertandingan penting, seorang pemain mencetak gol, tetapi wasit tidak melihat dengan jelas apakah bola melewati garis gawang. VAR dapat digunakan untuk menganalisis tayangan ulang dari berbagai sudut untuk memastikan keputusan yang tepat diambil.

2. Keputusan Penalti: VAR juga digunakan untuk meninjau keputusan terkait penalti. Contohnya, dalam sebuah pertandingan, seorang pemain terjatuh di dalam kotak penalti setelah kontak fisik dengan lawan. Jika wasit tidak memberikan penalti, tim VAR dapat merevisi keputusan tersebut setelah meninjau tayangan ulang untuk memastikan apakah pelanggaran terjadi.

3. Kartu Merah Langsung: Situasi lain di mana VAR digunakan adalah ketika wasit mengeluarkan kartu merah. Misalkan, seorang pemain melakukan tindakan kasar yang dapat menyebabkan cedera pada lawan. Jika wasit memberikan kartu kuning, tetapi VAR menunjukkan bahwa itu seharusnya kartu merah, keputusan ini dapat ditegaskan atau dibatalkan berdasarkan analisis VAR.

4. Kesalahan Identifikasi Pemain: VAR juga berfungsi untuk mencegah kesalahan identifikasi. Contohnya, jika wasit memberikan kartu kepada pemain yang salah, VAR akan dapat mengidentifikasi pemain yang sebenarnya terlibat dalam pelanggaran dan merekomendasikan untuk membatalkan kartu tersebut.

Melalui contoh-contoh ini, jelas bahwa VAR memainkan peran yang penting dalam meningkatkan keadilan dan akurasi keputusan di lapangan, memastikan setiap momen penting dalam pertandingan dipertimbangkan dengan seksama.

- Advertisement -

Cara Kerja VAR

Video Assistant Referee (VAR) merupakan teknologi yang digunakan dalam sepak bola untuk membantu wasit dalam pengambilan keputusan yang kritis. Cara kerja VAR melibatkan beberapa tahapan dan koordinasi yang kompleks. Pertama, VAR beroperasi dari ruang kontrol yang terpisah, di mana tim VAR terdiri dari dua atau lebih orang yang memiliki akses langsung ke tayangan ulang video dari berbagai sudut. Ruang ini dilengkapi dengan peralatan canggih untuk menangkap setiap momen permainan.

Ketika insiden tertentu terjadi selama pertandingan, seperti gol, penalti, atau pelanggaran yang berpotensi mengubah hasil, wasit utama dapat memutuskan untuk meminta bantuan VAR. Selain itu, tim VAR juga memiliki kemampuan untuk memantau permainan secara real-time dan dapat merekomendasikan kepada wasit utama untuk melakukan peninjauan jika mereka melihat insiden yang mungkin terlewat. Komunikasi antara tim VAR dan wasit utama sangat penting, dan biasanya dilakukan melalui perangkat radio yang memungkinkan mereka berinteraksi secara langsung.

Proses peninjauan video dimulai ketika wasit meminta tayangan ulang dari insiden yang dipertanyakan. Tim VAR kemudian akan memperlihatkan video tersebut kepada wasit dari berbagai sudut pandang, agar wasit dapat membuat keputusan yang lebih akurat. VAR dapat memberikan informasi tambahan tentang keputusan, namun pada akhirnya wewenang untuk membuat keputusan ada di tangan wasit. Dengan demikian, meskipun VAR membantu dalam penegakan keputusan, keputusan akhir tetaplah keputusan wasit di lapangan.

Teknologi di Balik VAR

Video Assistant Referee (VAR) merupakan sistem yang dirancang untuk membantu wasit dalam membuat keputusan di lapangan sepak bola. Teknologi yang digunakan dalam VAR termasuk berbagai jenis kamera yang dipasang di sekitar stadion. Kamera-kamera ini tidak hanya merekam pertandingan dari berbagai sudut, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memperbesar tayangan ulang sehingga insiden yang terjadi dapat dilihat dengan jelas. Dengan demikian, wasit VAR dapat menganalisis situasi yang memerlukan peninjauan lebih lanjut.

Selain penggunaan kamera, perangkat lunak yang mendukung VAR pun menjadi bagian penting dari operasional sistem ini. Perangkat lunak tersebut dirancang untuk memungkinkan seleksi dan pemutaran ulang momen-momen krusial dalam permainan. Ini mencakup momen seperti gol, pelanggaran yang berpotensi mendapatkan kartu merah, dan insiden offside yang perlu peninjauan lebih lanjut. Dengan kata lain, teknologi ini membantu menciptakan keputusan yang lebih akurat dan adil.

Sistem VAR juga mengandalkan jaringan komunikasi yang efisien antara wasit di lapangan dan tim VAR yang bertugas untuk melakukan analisis. Komunikasi ini memungkinkan mereka untuk berbagi informasi secara langsung, sehingga jika muncul keputusan yang kontroversial, wasit dapat menggunakan data dan analisis yang disediakan oleh tim VAR sebelum mencapai keputusan akhir.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun VAR menyediakan berbagai alat dan teknologi canggih, keputusan akhir tetap berada di tangan wasit di lapangan. Oleh karena itu, keberadaan VAR bukanlah pengganti wasit, melainkan sebagai pendukung untuk meningkatkan akurasi keputusan dalam pertandingan. Dengan demikian, penerapan VAR berdampak signifikan terhadap integritas pertandingan sepak bola di seluruh dunia.

Penggunaan VAR di Liga 1 Indonesia

Video Assistant Referee (VAR) pertama kali diterapkan di Liga 1 Indonesia pada musim 2018. Teknologi ini diadopsi dengan tujuan untuk meningkatkan akurasi keputusan yang diambil oleh wasit selama pertandingan. Sebelum penerapan VAR, banyak pertandingan yang dipenuhi dengan kontroversi akibat keputusan yang dianggap salah oleh para penggemar maupun pemain. Dengan hadirnya VAR, diharapkan dapat mengurangi kesalahan tersebut dan meningkatkan keadilan dalam permainan.

Sejak awal penerapannya, VAR telah terbukti memberikan dampak yang signifikan. Salah satu contoh yang paling menonjol adalah ketika keputusan penalti diubah setelah peninjauan oleh tim VAR. Dalam situasi ini, wasit dapat memanfaatkan video replay untuk meninjau kembali keputusan mereka, sehingga memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Pengalaman ini tidak hanya bermanfaat untuk wasit, tetapi juga untuk pemain yang merasa dirugikan oleh keputusan tersebut.

Selain meningkatkan akurasi keputusan, VAR juga berkontribusi terhadap pemahaman dan kesadaran publik tentang aspek-aspek hukum dalam sepak bola. Dalam banyak kasus, notifikasi VAR memberikan penjelasan yang jelas mengenai alasannya melakukan intervensi, dan hal ini meningkatkan transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Meskipun demikian, penerapan VAR tidak lepas dari kritik. Beberapa penggemar merasa bahwa penggunaan teknologi ini kadang menyebabkan jeda yang lama dalam pertandingan, yang mengurangi keterlibatan para pemain dan penonton.

- Advertisement -

Dalam perkembangan selanjutnya, Liga 1 Indonesia telah terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan dalam penggunaan VAR. Dengan dukungan dari pihak-pihak terkait, diharapkan VAR dapat diterapkan dengan lebih efektif, untuk memberikan pengaruh positif dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. Hal ini penting agar teknologi ini dapat memenuhi tujuan utamanya, yaitu menyediakan keadilan dalam permainan, serta mengubah persepsi masyarakat terhadap keputusan wasit.

Pro dan Kontra Penggunaan VAR

Penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam sepak bola telah menimbulkan berbagai pendapat di kalangan pemain, pelatih, dan penggemar. Salah satu pro yang paling sering disebutkan adalah kemampuannya untuk mengoreksi kesalahan wasit secara lebih akurat. Dengan adanya VAR, keputusan-keputusan penting dalam pertandingan, seperti gol yang dipertanyakan atau pelanggaran di area penalti, dapat dianalisis kembali melalui tayangan ulang video. Hal ini memberikan rasa keadilan yang lebih bagi semua pihak yang terlibat dalam permainan, terutama tim yang mungkin dirugikan oleh keputusan yang salah.

Namun, di balik keuntungan tersebut, ada beberapa kontra yang juga perlu dicermati. Salah satunya adalah waktu yang dibutuhkan untuk memproses keputusan menggunakan VAR. Proses ini kadang-kadang memakan waktu yang cukup lama dan dapat mengganggu alur pertandingan. Hal ini bisa membuat frustrasi pemain dan penggemar yang ingin melihat permainan berjalan dengan cepat dan dinamis. Selain itu, ada pula kekhawatiran bahwa pengulangan video dan intervensi VAR dapat mengurangi faktor emosional yang menjadi bagian dari pengalaman menonton sepak bola.

Terdapat pula perbedaan pandangan di antara pelatih mengenai penerapan VAR. Beberapa pelatih menganggap bahwa VAR membantu memperbaiki kualitas keputusan wasit, sementara yang lain percaya bahwa ini justru memberikan tekanan tambahan kepada wasit dan dapat menciptakan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Dalam hal ini, para penggemar memiliki pandangan yang beragam, di mana sebagian besar mendukung kehadiran VAR, tetapi mereka juga menginginkan sistem yang lebih cepat dan efisien.

Secara keseluruhan, meski teknologi VAR memberikan manfaat yang signifikan dalam pengawasan pertandingan sepak bola, ada tantangan yang harus diatasi untuk memastikan penggunaannya menambah nilai positif pada olahraga ini.

Kesimpulan: Masa Depan VAR dalam Sepak Bola

Teknologi Video Assistant Referee (VAR) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia sepak bola. Sejak penerapannya, VAR artinya telah menjadi alat penting dalam memastikan keputusan-keputusan yang lebih akurat. Namun, seiring dengan pengembangan teknologi ini, ada berbagai pertanyaan mengenai relevansinya di masa depan. Apakah VAR akan terus diperlukan? Apakah ada risiko yang mungkin muncul dari penggunaan teknologi ini?

Meskipun VAR artinya adalah meningkatkan keadilan dalam pertandingan, ada kekhawatiran terkait kecepatannya dalam membuat keputusan selama pertandingan. Fans dan pemain kadang merasa frustrasi dengan proses yang dianggap terlalu lama, yang dapat mengganggu alur permainan. Oleh karena itu, perlu ada penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi VAR agar keputusan dapat dibuat dalam waktu yang lebih cepat tanpa mengurangi akurasi.

Selanjutnya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi VAR adalah penerimaan dari semua pemangku kepentingan dalam sepak bola, termasuk pemain, pelatih, wasit, dan penggemar. Seringkali, keputusan yang diambil dengan bantuan VAR tidak memuaskan semua pihak, menciptakan debat di kalangan penggemar. Oleh sebab itu, sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan teknologi ini penting untuk mengedukasi semua pihak yang terlibat.

Di masa depan, kita juga mungkin akan melihat pengembangan lebih lanjut dari teknologi yang mendukung VAR, seperti pengenalan AI dan analisis data yang lebih maju. Hal ini tentunya akan membuka peluang baru dalam meningkatkan kualitas dan keakuratan keputusan wasit. Dengan demikian, VAR tetap menjadi topik penting yang harus diperhatikan, mengingat potensi dan tantangan yang ada seiring dengan perkembangan permainan sepak bola yang terus berlangsung.

- Advertisement -

Berita Terkait

Mingguan

Bantai Persita 3-0, Persijap Jepara Resmi Lolos dari Jeratan Degradasi Liga 1

Persijap Jepara sukses mengamankan tiket bertahan di kasta tertinggi BRI Super League musim depan usai membungkam Persita Tangerang dengan skor telak 3-0.

Mimpi Besar Hector Souto: Liga Futsal Kuat dan Gaji Layak untuk Pemain

Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, Piala AFF Futsal 2026, Kesejahteraan Atlet, Futsal Indonesia

Sanksi Tegas Chelsea Untuk Enzo

LONDON, OneSports – Suas...

Wali Kota Buka Pelayanan MOP 2026: Tebing Tinggi Siap Rebut Kembali Ikon KB Pria

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih resmi membuka pelayanan MOP (Metode Operasi Pria) 2026 demi membangkitkan kembali kejayaan sebagai ikon KB Pria.

Prediksi Inter vs Roma Serie A: Adu Skema 3 Bek di Giuseppe Meazza

MILAN – Pertandingan berlabel Grande Partita akan kembali mewarnai akhir pekan pecinta sepak bola Italia. Inter Milan dijadwalkan menjamu rival klasik mere...

Dihina Rasis Usai Euro 2020, Kylian Mbappe Nyaris Pensiun dari Timnas Prancis

PARIS – Berada di puncak karier sepak bola dunia tidak selalu menghadirkan cerita yang indah. Hal inilah yang dirasakan oleh megabintang Real Madrid, Kylia...

Kekayaan Cristiano Ronaldo & Georgina Rodriguez: Pamer Barang Rp 300 Miliar

RIYADH – Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Kali ini bukan karena aksinya di atas lapangan hijau, melainkan ka...

Barcelona Bantai Real Madrid Telak

BARCELONA, OneSports – Raksasa sepak bola asal Catalan, Barcelona Femeni, kembali menunjukkan kedigdayaan mereka yang tak tertandingi di kancah sepak bola wani...

Merchandise Klub Bola: Identitas dan Promosi dalam Bentuk Produk

Pengantar Merchandise Klub Bola Merchandise klub bola merujuk pada berbagai produk yang berkaitan dengan klub sepak bola tertentu, yang biasanya mencaku...

Panen Pujian, Adeline Rudolph Dinilai Jadi Kitana Paling Akurat di Mortal Kombat II

Penampilan Adeline Rudolph sebagai Kitana di Mortal Kombat II panen pujian. Fans menilai sang aktris sukses menghadirkan sosok putri Outworld yang elegan, mematikan, dan emosional di layar lebar.

Akhiri Kutukan 28 Tahun, Skotlandia Kembali Menatap Panggung Piala Dunia

Timnas Skotlandia akhirnya kembali berlaga di panggung Piala Dunia setelah 28 tahun absen. Kemenangan dramatis 4-2 atas Denmark menjadi tiket emas bagi skuad asuhan Steve Clarke untuk mencoba mengukir sejarah baru menembus fase gugur.

Akhiri Penantian 28 Tahun, Skotlandia Siap Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Timnas Skotlandia akhirnya kembali berlaga di panggung Piala Dunia 2026 setelah 28 tahun absen. Skuad asuhan Steve Clarke membidik sejarah baru untuk lolos dari fase grup untuk pertama kalinya

Warna-Warni Tradisi Suporter Piala Dunia: Dari ‘Viking Clap’ Hingga Irama Samb...

Piala Dunia bukan hanya tentang persaingan di atas lapangan hijau, tetapi juga panggung bagi tradisi unik para suporter dari berbagai belahan dunia, mulai dari Viking Clap Islandia hingga kemeriahan irama samba khas Brasil.

Gebrakan Piala Dunia 2026: Ekspansi 48 Tim Hingga Hadirnya “Final Halftime Show̶...

Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara kawasan Amerika Utara membawa berbagai gebrakan sejarah baru, mulai dari penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim hingga hadirnya Final Halftime Show bertabur bintang.

Xabi Alonso Buka Lembaran Baru di Chelsea, Bawa Perubahan Strategi Transfer

Chelsea menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru dengan wewenang penuh atas transfer. Strategi klub kini bergeser dari sekadar mengumpulkan daun muda ke pencarian pemain matang.

Tutup Usia Setelah Tiga Dekade, Ask.com dan Realita Keras Bisnis Mesin Pencari

Mesin pencari legendaris Ask.com resmi menutup layanannya pada 1 Mei 2026. Sebuah penanda bahwa lanskap bisnis teknologi terus berubah tanpa kenal kompromi.

Setengah Abad Magis Rocky: Ketika Sylvester Stallone Bertaruh Nyawa dan Menaklukkan Hollyw...

Separuh abad berlalu sejak Rocky menumbangkan kemustahilan di ajang Oscar 1976. Sylvester Stallone kenang kerasnya Hollywood, ancaman boikot, hingga dasi yang putus di malam puncak.

#Taggar Trending

Berita Timnas

Harry Kane Buka Luka Qatar 2022: Penalti Gagal Itu Ubah Saya...

Harry Kane mengaku kegagalan penalti di Qatar 2022 membuat mentalnya jauh lebih kuat menuju Piala Dunia 2026.

Didier Deschamps mempertahankan mayoritas pemain inti Prancis demi memburu kejayaan di Pia...

Didier Deschamps mempertahankan mayoritas pemain inti Prancis demi memburu kejayaan di Piala Dunia 2026.

Resmi! Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak Latih Timnas Brasil Hingga 2030

CBF resmi memperpanjang masa bakti Carlo Ancelotti sebagai pelatih Timnas Brasil hingga tahun 2030 usai sukses meloloskan tim ke Piala Dunia 2026.

Permintaan John Herdman, PSSI Segera Naturalisasi 5 Pemain untuk Piala Asia 2027

PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi 5 pemain keturunan baru atas permintaan pelatih John Herdman jelang bergulirnya Piala Asia 2027.

Gagal ke Piala Dunia, Timnas Italia Nekat Turunkan Skuad U-21 di Laga Uji Coba

Pelatih interim Silvio Baldini memutuskan Timnas Italia akan menggunakan full skuad U-21 saat menghadapi Luksemburg dan Yunani pada Juni mendatang.

Harus Baca

Respon Dingin Pep Guardiola Soal Kontroversi VAR Arsenal vs ...

Manajer Man City Pep Guardiola enggan mengomentari drama VAR yang memenangkan Arsenal atas West Ham. Fokus City kini tertuju pada laga kontra Crystal Palace.