Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan AFC di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, secara terbuka mengkritik AFC karena menganggap jadwal dan penetapan tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 sangat merugikan Timnas Indonesia.

- Advertisement -

JAKARTA, OneSportsID – Perjalanan Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ternyata tak hanya diuji oleh kekuatan lawan di atas lapangan, tetapi juga oleh kebijakan penyelenggara yang dinilai memberatkan.

Menariknya, simpati dan kritik keras terkait hal ini justru datang dari kubu lawan. Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, secara terang-terangan menyebut bahwa skuad Garuda diperlakukan dengan sangat tidak adil oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), terutama menyangkut penetapan lokasi dan jadwal pertandingan.

Perubahan Venue yang Penuh Tanda Tanya

Dalam pernyataannya, Arnold mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan AFC yang dianggap plinplan. Pada awalnya, babak playoff atau putaran keempat ini direncanakan bergulir di tempat netral agar persaingan berjalan secara adil bagi seluruh tim.

- Advertisement -

Namun, hanya beberapa bulan sebelum turnamen dimulai, AFC secara mendadak mengubah regulasi dan menunjuk Qatar serta Arab Saudi sebagai tuan rumah.

“Jujur, saya merasa playoff itu tidak adil. Terutama dengan apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia. Pada awal kualifikasi, kami diberitahu bahwa playoff akan diadakan di tempat netral. Namun, ketika undian dilakukan, semuanya berubah,” tegas Graham Arnold seperti dikutip dari kanal YouTube The Howie Games, Selasa (5/5/2026).

- Advertisement -

Keputusan ini semakin membingungkan jika melihat peringkat FIFA negara-negara tersebut. Arnold merasa Irak lebih berhak menjadi tuan rumah jika acuannya adalah ranking. “Saya pikir kami akan menjadi tuan rumah karena Qatar berada di peringkat ke-53, Irak ke-57, dan Arab Saudi ke-58. Tetapi, entah bagaimana, Arab Saudi yang menjadi tuan rumah,” tambahnya keheranan.

Jadwal Mencekik Skuad Garuda

Dampak paling fatal dari keputusan tuan rumah ini adalah hancurnya masa recovery dan persiapan tim tamu, khususnya Timnas Indonesia. Arnold membeberkan bagaimana tidak masuk akalnya jadwal yang harus dihadapi oleh anak asuh Shin Tae-yong.

Berikut adalah ketimpangan jadwal yang disoroti oleh pelatih Irak tersebut:

  • Senin: Rombongan awal Timnas Indonesia baru tiba di lokasi.
  • Selasa: Sejumlah pemain abroad (yang berkarier di luar negeri) baru bisa bergabung dengan skuad.
  • Rabu: Timnas Indonesia langsung dipaksa bertanding melawan sang tuan rumah, Arab Saudi.
  • Sabtu: Indonesia kembali harus bertanding melawan Irak dalam kondisi kelelahan (laga yang akhirnya dimenangkan oleh Irak).

Di sisi lain, Arab Saudi sebagai tuan rumah mendapatkan previlese luar biasa dengan waktu istirahat yang sangat panjang.

“Sementara itu, Arab Saudi selaku tuan rumah mendapat istirahat enam sampai tujuh hari. Kemudian kami menghadapi Arab Saudi hanya dua atau tiga hari setelah pertandingan pertama kami,” tutup pelatih asal Australia tersebut, menyoroti ketidakadilan sistem yang diterapkan AFC.

- Advertisement -

Mingguan

Dikritik Paul Scholes Bukan Kiper Kelas Atas, Penjaga Gawang MU Senne Lammens Beri Balasan Menohok

Start lambat Setan Merah musim ini membuat kualitas penjaga gawang asal Belgia tersebut dipertanyakan oleh legenda klub. Sang kiper menegaskan tak akan mengubah karakternya demi memuaskan ekspektasi publik.

Ole Romeny Menggila: 4 Rahasia Transformasi Sang Pelayan Baru Timnas Indonesia

Tampil beringas sebagai pelayan sejati, Ole Romeny sukses catatkan 4 assist mematikan bagi Timnas Indonesia. Simak analisis taktik jenius John Herdman di sini!

5 Fakta Jadwal & Live Streaming Kroasia vs Inggris yang Wajib Anda Tahu!

Duel panas Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League kembali bergulir. Cek 5 fakta sejarah rivalitas, jadwal lengkap, dan info live streaming Fubo di sini.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.

Misi Kebangkitan Setan Merah, Manchester United Wo...

Prediksi laga Manchester United Women vs West Ham Women di pekan keempat WSL 2026. Misi krusial skuad Setan Merah memburu kemenangan liga perdana musim ini.

Takhta Terlepas! Cuma Sebulan Jadi Raja Dunia, Jon...

Takhta BWF lepas! Jonatan Christie anjlok ke peringkat 3 dunia usai sebulan jadi nomor 1. Rentetan hasil minor dan hilangnya poin juara jadi penyebab utama.