Poin Utama:
- AS Roma dan Lazio akan beradu gengsi di Derby della Capitale pada Minggu (17/5) pukul 17.00 WIB di Stadio Olimpico.
- Skuad I Lupi tengah memburu posisi empat besar demi tiket menuju panggung Liga Champions musim depan.
- Di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, AS Roma tengah on fire dengan rekor tiga kemenangan beruntun.
- Laga derby ini diisyaratkan menjadi partai kandang terakhir bagi bintang Argentina, Paulo Dybala.
- Di jam yang sama, Juventus dan AC Milan juga melakoni laga hidup mati untuk mengamankan posisi klasemen atas.
Kota Roma tidak akan pernah bisa tidur nyenyak setiap kali warna merah marun dan biru langit bersiap berbenturan di atas lapangan.
Namun, untuk pekan ke-37 Serie A musim 2025/2026, duel yang tersaji di Stadio Olimpico pada Minggu (17/5) sore ini bukan lagi sekadar urusan hegemoni ibu kota.
Ini adalah soal hidup dan mati di pentas Eropa. Ambisi besar AS Roma untuk melangkah ke panggung gemerlap Liga Champions kini dipertaruhkan dalam laga 90 menit melawan rival terburuk mereka, Lazio.
Saat ini, skuad I Lupi masih tertahan di peringkat kelima klasemen dengan raihan 67 poin. Mereka mengantongi poin identik dengan AC Milan yang berada di batas akhir zona Liga Champions, namun kalah dalam rekor head-to-head.
Menang di Derby della Capitale adalah harga mati jika mereka tak ingin melihat kerja keras sepanjang musim hancur berantakan di garis finis.
Tarian Terakhir La Joya di Bawah Komando Gasperini
Moral skuad Serigala Ibukota saat ini sedang berada di titik nadir tertingginya. Di bawah racikan taktik agresif sang allenatore anyar, Gian Piero Gasperini, Roma menyapu bersih tiga laga terakhir Serie A dengan kemenangan.
Kemenangan dramatis 3-2 atas Parma pada pekan lalu menjadi bukti sahih betapa liarnya mentalitas tim ini.
Namun, di balik kobaran semangat tersebut, ada selubung emosi yang menyayat hati para Romanisti.
Bintang utama mereka, Paulo Dybala, secara mengejutkan melontarkan sebuah isyarat perpisahan menjelang laga krusial ini.
“Sejauh ini, Derby Roma adalah laga kandang terakhir saya,” ucap sosok berjuluk La Joya tersebut dengan nada misterius.
Pernyataan itu sontak mengubah atmosfer pertandingan. Derby ini bukan hanya soal tiket Eropa, melainkan sebuah tarian terakhir bagi sang gladiator Argentina di hadapan publik Olimpico.
Misi Menghancurkan Pesta Milik Si Elang Biru
Di kubu seberang, Lazio datang dengan luka menganga. Secara matematis, Biancoceleste sudah terlempar dari perburuan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Penderitaan mereka semakin lengkap setelah baru saja ditumbangkan oleh Inter Milan di partai final Coppa Italia.
Namun, jangan pernah meremehkan tim yang sudah tidak memiliki beban. Bagi skuad Lazio, tidak ada pelipur lara yang lebih manis di penghujung musim selain menarik jatuh rival sekota mereka ke dalam jurang kegagalan yang sama.
Menghancurkan mimpi Liga Champions milik AS Roma adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan harga diri mereka yang tersisa.
Pacuan Kuda Tiga Arah yang Mencekik
Sementara ibu kota membara, tensi mematikan juga merayap di kota-kota lain. Perebutan empat besar musim ini benar-benar mencekik urat nadi.
Tepat pada jam yang sama (17.00 WIB), Juventus yang hanya unggul satu angka dari Milan dan Roma (68 poin) akan melakoni laga kandang menjamu Fiorentina di Allianz Stadium. Pelatih Massimiliano Allegri yang belakangan disorot usai melempar komentar tajam—”Ribut dengan Ibra?
Saya pernah berdebat lebih sengit dari ini”—dituntut untuk menjaga fokus timnya agar tidak terpeleset.
Di sisi lain, AC Milan yang tengah terluka akibat dua kekalahan beruntun wajib mencuri poin penuh di markas Genoa untuk mengamankan posisi keempat.
Pekan ke-37 ini adalah sebuah persimpangan brutal. Satu kesalahan kecil di lapangan, satu tekel yang meleset, atau satu peluang yang terbuang, akan mengubah takdir klub musim depan.
Akankah tarian terakhir Dybala berbuah tiket Liga Champions, atau justru Si Elang Biru yang akan menertawakan kehancuran Roma di akhir laga? Semua mata kini tertuju ke Olimpico.
Jadwal Liga Italia
Minggu (17/5/2026)
17.00 WIB AS Roma vs Lazio
17.00 WIB Como vs Parma
17.00 WIB Genoa vs AC Milan
17.00 WIB Juventus vs Fiorentina
17.00 WIB Pisa vs Napoli
20.00 WIB Inter Milan vs Verona
23.00 WIB Atalanta vs Bologna
Senin (18/5/2026)
01.45 WIB Cagliari vs Torino
01.45 WIB Sassuolo vs Lecce
01.45 WIB Udinese vs Cremonese


