John Stones dan Perpisahan Emosional di Wembley, Akhir Era 10 Tahun yang Menyimpan Luka

John Stones resmi berpisah dengan Manchester City setelah 10 tahun mengabdi. Mengangkat trofi FA Cup di Wembley menjadi momen emosional penuh misteri bagi sang bek.

- Advertisement -

Poin Utama:

  • John Stones dipastikan hengkang dari Manchester City setelah kontraknya habis pada akhir musim ini.
  • Bek asal Inggris itu telah membela panji The Citizens selama satu dekade sejak direkrut pada 2016.
  • Bernardo Silva secara khusus memberikan kehormatan kepada Stones untuk mengangkat trofi FA Cup lebih dulu di Wembley.
  • Kepergian Stones diwarnai rasa frustrasi akibat minimnya menit bermain sejak pulih dari cedera pada Desember lalu.
  • Selama berseragam biru, ia menyumbang 6 gelar Liga Inggris, 1 Liga Champions, 3 FA Cup, dan 5 Carabao Cup.

Sepuluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk membangun sebuah dinasti, namun juga cukup untuk menyadari kapan langkah kaki harus dihentikan.

Di tengah riuh rendah dan gegap gempita perayaan juara FA Cup 2025/2026 di rumput suci Wembley pada Sabtu (17/5) malam, ada satu sosok yang tersenyum dengan sorot mata yang sulit ditebak: John Stones.

Ketika peluit panjang dibunyikan dan kemenangan dramatis 1-0 atas Chelsea melalui gol Antoine Semenyo dipastikan, selebrasi pecah. Namun, ada sebuah pemandangan yang menyayat hati para loyalis The Citizens.

Kapten tim, Bernardo Silva, menahan diri. Ia menarik John Stones ke barisan terdepan, memberikan kehormatan mutlak bagi sang bek sentral untuk menjadi orang pertama yang mengangkat trofi tertua di dunia tersebut ke udara London.

Baca Juga : Arsenal di Puncak Sejarah, Ancaman Duo Manchester Mengguncang Takhta Piala FA

Itu bukan sekadar gestur respek biasa. Itu adalah salam perpisahan. John Stones, karang pertahanan yang telah mengawal jantung pertahanan Manchester Biru selama satu dekade, resmi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang habis akhir musim ini.

- Advertisement -

Satu Dekade Bergelimang Emas

Datang dari Everton pada musim panas 2016 dengan label bek muda menjanjikan, Stones berevolusi menjadi kepingan tak tergantikan dalam revolusi sepak bola yang dibangun Pep Guardiola di Inggris. Total 256 penampilan ia catatkan dengan seragam biru langit.

Lemari pialanya adalah saksi bisu dari kehebatannya: enam trofi Premier League, satu medali abadi Liga Champions, tiga Piala FA, dan lima Carabao Cup.

Ia berevolusi dari sekadar bek tengah konvensional menjadi nyawa permainan yang mampu bergerak sebagai gelandang jangkar. Ia sangat dicintai oleh publik Etihad.

Baca Juga : Sepakat Latih Chelsea, Xabi Alonso Ambil Risiko Kehancuran Karier

“Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Saya tidak akan pernah percaya 10 tahun yang lalu bahwa ini akan terjadi.

Punya lagu sendiri dan sangat dicintai oleh suporter, ini sangat luar biasa dan benar-benar istimewa,” ucap Stones dengan nada bergetar, merefleksikan perjalanannya, dikutip dari BBC.

Misteri di Balik Bangku Cadangan

Namun, setiap cerita indah memiliki babak akhir yang terkadang jauh dari kata sempurna. Musim 2025/2026 ini berjalan layaknya mimpi buruk bagi bek berusia 31 tahun tersebut. Ia seolah teralienasi dari skuad utama.

Sepanjang musim, ia hanya diberi kesempatan tampil dalam 17 pertandingan di seluruh ajang.

Bahkan, di laga sekelas final FA Cup yang menjadi panggung perpisahannya, ia hanya duduk diam membeku di bangku cadangan. Alasan di balik menepinya Stones masih menjadi misteri yang mengganjal.

Ia memang sempat didera cedera ringan pada Desember lalu. Namun, setelah tim medis menyatakan fisiknya bugar 100 persen, pintu skuad utama tak kunjung terbuka untuknya.

- Advertisement -

Baca Juga : Bruno Fernandes Tegaskan Kesetiaan di Manchester United, Terus Bidik Gelar Juara

Ada dinding tak terlihat yang tiba-tiba terbangun antara dirinya dan keputusan taktikal tim pelatih.

“Ini musim yang sangat sulit,” akunya secara terbuka. “Saya rasa di paruh pertama musim ini saya cukup banyak bermain.

Tetapi saya mengalami cedera ringan di bulan Desember dan belum bisa kembali sejak saat itu. Saya sebenarnya tidak tahu mengapa saya belum bermain.”

Saatnya Melangkah Pergi

Pengakuan jujur dari sang bek menyiratkan sebuah luka yang dipendam dalam diam. Mengakhiri perjalanan panjang di sebuah klub dengan status “tak lagi diinginkan” di lapangan adalah pukulan telak bagi pemain sekaliber dirinya.

Kini, John Stones berdiri di persimpangan jalan. Trofi Piala FA ke-149 itu menjadi pelukan terakhir dari klub yang membesarkan namanya.

Baca Juga : Klasemen Liga Inggris Memanas: Arsenal dan Man City Saling Sikut Rebut Juara

Manchester City mungkin akan segera mencari bek tengah baru dengan harga selangit di bursa transfer nanti, namun publik Etihad tidak akan pernah lupa pada sosok elegan yang pernah menjadi tembok tak tertembus di jantung pertahanan mereka.

Bursa transfer musim panas akan segera dibuka. Klub-klub raksasa Eropa dipastikan sudah mengantre untuk meminang jasanya secara gratis.

Dunia kini menunggu: ke manakah sang karang akan berlabuh untuk membuktikan bahwa kariernya belum benar-benar habis?

- Advertisement -

Berita Terkait

Mingguan

Wali Kota Buka Pelayanan MOP 2026: Tebing Tinggi Siap Rebut Kembali Ikon KB Pria

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih resmi membuka pelayanan MOP (Metode Operasi Pria) 2026 demi membangkitkan kembali kejayaan sebagai ikon KB Pria.

Bantai Persita 3-0, Persijap Jepara Resmi Lolos dari Jeratan Degradasi Liga 1

Persijap Jepara sukses mengamankan tiket bertahan di kasta tertinggi BRI Super League musim depan usai membungkam Persita Tangerang dengan skor telak 3-0.

Klasemen Liga Inggris Memanas: Arsenal dan Man City Saling Sikut Rebut Juara

Persaingan juara Premier League 2025/2026 makin panas. Arsenal memimpin dengan 76 poin, namun Man City menempel ketat dengan 74 poin dan satu laga simpanan.

Mimpi Besar Hector Souto: Liga Futsal Kuat dan Gaji Layak untuk Pemain

Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, Piala AFF Futsal 2026, Kesejahteraan Atlet, Futsal Indonesia

Persimpangan Karier Jose Mourinho: Bertahan di Benfica atau Comeback ke Real Madrid?

Jose Mourinho dihadapkan pada pilihan sulit antara memperpanjang kontrak bersama Benfica atau kembali melatih Real Madrid pada musim depan.

Bungkam Rumor Cabut, Pep Guardiola Tegaskan Tetap Latih Manchester City

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menepis rumor kepergiannya di akhir musim. Ia menegaskan masih memiliki kontrak di Etihad hingga tahun 2027.

Hasil Liga Inggris: Bantai Liverpool 4-2, Aston Villa Resmi Kunci Tiket Liga Champions

Aston Villa sukses menaklukkan Liverpool dengan skor meyakinkan 4-2 di Villa Park berkat brace Ollie Watkins, sekaligus merebut posisi empat besar.

Selangkah Lagi Patahkan Rekor Assist Liga Inggris, Bruno Fernandes Pilih Cuek

Bruno Fernandes hanya butuh tambahan assist untuk memecahkan rekor Thierry Henry dan Kevin De Bruyne di Liga Inggris, namun ia lebih mementingkan tim.

Perebutan Juara Liga Inggris: Arteta Tak Peduli Selisih Gol Arsenal dan Man City

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bersikap santai terkait selisih gol dengan Manchester City. Ia menegaskan fokus utama timnya adalah memenangkan sisa pertandingan.

Babak Pertama: Gol Melengkung Morgan Rogers Bawa Aston Villa Ungguli Liverpool 1-0

Aston Villa sukses memimpin 1-0 atas Liverpool di paruh pertama matchday ke-37 Premier League berkat gol ciamik Morgan Rogers pada menit ke-42.

Final Piala FA: Manchester City Bidik Sejarah Baru Kontra Chelsea di Wembley

Manchester City siap mencetak sejarah di final Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley, dibarengi potensi kembalinya gelandang andalan Rodri dari cedera.

Rio Ferdinand Usulkan Elliott Anderson dan Kees Smit Jadi Pengganti Casemiro

Rio Ferdinand menyodorkan dua nama, Elliott Anderson dan Kees Smit, untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Casemiro di lini tengah Manchester United.

Robert Lewandowski Tinggalkan Barcelona, Hansi Flick Bersiap Bangun Ulang Raksasa Catalan

Era emas Robert Lewandowski di Barcelona resmi mendekati titik akhir. Hansi Flick menyebut perpisahan emosional ini sebagai momentum krusial bagi kebangkitan klub.

Cristiano Ronaldo dan Tragedi Penolakan Medali, Kutukan Puasa Gelar Al Nassr Berlanjut

Cristiano Ronaldo kembali menelan pil pahit usai Al Nassr takluk di final AFC Champions League 2. Rasa frustrasi memuncak hingga sang megabintang menolak medali perak.

Titik Didih Premier League: Arsenal dalam Cengkeraman Teror Manchester City Menuju Takhta ...

Titik didih Premier League! Arsenal dan Manchester City berpacu menuju takhta juara di pekan ke-37, diwarnai peringatan berdarah dari kekalahan telak Liverpool di Villa Park.

Tensi Panas Derby della Capitale, AS Roma Pertaruhkan Nasib Demi Tiket Liga Champions

Derby della Capitale memanas di pekan ke-37 Serie A. AS Roma mempertaruhkan nyawa demi tiket Liga Champions, sementara Lazio siap menjadi sang pembunuh impian.

Persib dan Borneo FC di Titik Kritis, Malam Penentuan Juara Super League Siap Menelan Korb...

Persaingan juara Super League 2025/2026 mencapai titik didih. Persib Bandung dan Borneo FC mengantongi poin identik jelang malam penentuan yang mempertaruhkan takhta.

Kala Ambisi Hollywood Arab Saudi Hancur Lebur Bersama Triliunan Rupiah di Padang Pasir

Ambisi besar Arab Saudi menjadi raksasa perfilman dunia tersandung realita pahit. Dana triliunan rupiah hangus, namun kejutan justru datang dari jalanan Riyadh.

Arsenal di Puncak Sejarah, Ancaman Duo Manchester Mengguncang Takhta Piala FA

Daftar klub peraih trofi FA Cup terbanyak sepanjang sejarah. Arsenal masih bertakhta, namun duo Manchester mulai menebar ancaman nyata meruntuhkan dominasi.

Pep Guardiola dan Dinasti Trofi yang Mengubah Sejarah Sepak Bola Modern

Pep Guardiola membuktikan dirinya bukan sekadar legenda di lapangan, tetapi juga salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola modern dengan koleksi trofi luar biasa bersama Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.

#Taggar Trending

Berita Timnas

Harry Kane Buka Luka Qatar 2022: Penalti Gagal Itu Ubah Saya...

Harry Kane mengaku kegagalan penalti di Qatar 2022 membuat mentalnya jauh lebih kuat menuju Piala Dunia 2026.

Didier Deschamps mempertahankan mayoritas pemain inti Prancis demi memburu kejayaan di Pia...

Didier Deschamps mempertahankan mayoritas pemain inti Prancis demi memburu kejayaan di Piala Dunia 2026.

Resmi! Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak Latih Timnas Brasil Hingga 2030

CBF resmi memperpanjang masa bakti Carlo Ancelotti sebagai pelatih Timnas Brasil hingga tahun 2030 usai sukses meloloskan tim ke Piala Dunia 2026.

Permintaan John Herdman, PSSI Segera Naturalisasi 5 Pemain untuk Piala Asia 2027

PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi 5 pemain keturunan baru atas permintaan pelatih John Herdman jelang bergulirnya Piala Asia 2027.

Gagal ke Piala Dunia, Timnas Italia Nekat Turunkan Skuad U-21 di Laga Uji Coba

Pelatih interim Silvio Baldini memutuskan Timnas Italia akan menggunakan full skuad U-21 saat menghadapi Luksemburg dan Yunani pada Juni mendatang.

Harus Baca

Robert Lewandowski Tinggalkan Barcelona, Hansi Flick Bersiap...

Era emas Robert Lewandowski di Barcelona resmi mendekati titik akhir. Hansi Flick menyebut perpisahan emosional ini sebagai momentum krusial bagi kebangkitan klub.