PARIS, OneSportsID — Timnas Prancis kembali mengirim pesan serius kepada para rival jelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026. Pelatih Didier Deschamps memilih mempertahankan mayoritas kerangka inti Les Bleus demi menjaga stabilitas permainan menuju turnamen terbesar di dunia tersebut.
Keputusan Deschamps dianggap sebagai sinyal bahwa Prancis tidak ingin melakukan eksperimen berlebihan. Fokus utama mereka adalah mempertahankan chemistry skuad yang sudah terbangun dalam beberapa tahun terakhir.
Di lini depan, nama Kylian Mbappe kembali menjadi pusat kekuatan utama Prancis. Sang kapten masih dipercaya sebagai figur sentral permainan Les Bleus usai menunjukkan performa konsisten bersama klub maupun tim nasional.
Tak hanya Mbappe, Antoine Griezmann juga tetap masuk dalam daftar resmi 26 pemain. Kehadiran Griezmann dinilai penting sebagai pemimpin di ruang ganti sekaligus penghubung antar lini dalam sistem permainan Deschamps.
Sementara itu, lini tengah kembali dihuni kombinasi tenaga muda dan pengalaman. Aurelien Tchouameni serta Eduardo Camavinga tetap menjadi motor utama permainan Prancis dalam menjaga keseimbangan transisi menyerang dan bertahan.
Di sektor pertahanan, William Saliba kembali mendapat kepercayaan setelah tampil solid sepanjang musim. Bek berusia 25 tahun tersebut diproyeksikan menjadi tembok utama Les Bleus dalam menghadapi tekanan lawan di Piala Dunia 2026.
Posisi penjaga gawang utama pun masih dipercayakan kepada Mike Maignan. Kiper AC Milan itu dinilai memiliki mental dan pengalaman yang cukup matang untuk menghadapi pertandingan level tertinggi.
“Kami memiliki kualitas dan pengalaman menghadapi kompetisi besar. Para pemain siap memberikan segalanya untuk Prancis,” ujar Didier Deschamps seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat (15/5/2026).
Keputusan mempertahankan fondasi utama skuad membuat Prancis kembali masuk dalam daftar favorit juara Piala Dunia 2026. Konsistensi permainan serta kedalaman skuad menjadi modal besar Les Bleus untuk kembali berburu trofi paling prestisius di sepak bola dunia.
Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan format baru yang melibatkan 48 negara peserta.
Menariknya, ajang ini juga diprediksi menjadi penampilan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis di panggung Piala Dunia. Karena itu, tekanan untuk menutup eranya dengan prestasi besar dipastikan semakin tinggi.
Kini, publik Prancis hanya menunggu satu hal: apakah generasi emas Les Bleus mampu kembali membawa pulang trofi dunia?


