Hasil Final UEFA Conference League: Gol Tunggal Mateta Bawa Crystal Palace Juara Usai Tekuk Rayo Vallecano

Kemenangan dramatis The Eagles di Leipzig ini sekaligus menjadi kado perpisahan yang sempurna bagi pelatih Oliver Glasner.

- Advertisement -

Sejarah emas akhirnya tercipta bagi klub asal London Selatan, Crystal Palace. The Eagles resmi menjuarai ajang UEFA Conference League musim 2025/2026 usai menumbangkan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dengan skor tipis 1-0 dalam partai final yang berlangsung di Leipzig, Kamis (28/5/2026) dini hari WIB.

Gol semata wayang penentu kemenangan dicetak oleh penyerang asal Prancis, Jean-Philippe Mateta, pada awal babak kedua. Raihan ini memastikan Crystal Palace membawa pulang trofi kompetisi Eropa pertama sepanjang sejarah berdirinya klub.

Dominasi Palace dan Peran Krusial Adam Wharton

- Advertisement -

Meski skor akhir hanya selisih satu gol, skuad asuhan Oliver Glasner sejatinya tampil mendominasi jalannya pertandingan. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-51.

Proses gol ini bermula dari pergerakan brilian gelandang muda Adam Wharton yang merangsek hingga tepi kotak penalti. Tembakan keras Wharton gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla. Bola rebound langsung disambar oleh Mateta untuk merobek jala gawang lawan.

- Advertisement -

Bagi Wharton, penampilan luar biasanya di lini tengah seakan menjadi ajang pembuktian pembuktian diri usai dirinya dicoret dari skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia pekan lalu.

Di sisi lain, lini pertahanan Palace yang dikawal Maxence Lacroix, Tyrick Mitchell, dan kiper Dean Henderson tampil sangat disiplin meredam tekanan Vallecano pada menit-menit akhir. Dominasi The Eagles di laga final ini juga tercermin kuat dari catatan statistik peluang:

Statistik PertandinganCrystal PalaceRayo Vallecano
Expected Goals (xG)2,570,52
Skor Akhir10

Catatan Bersejarah di Balik Pesta Juara

Kemenangan bersejarah di Leipzig ini tidak hanya melahirkan trofi perdana, tetapi juga menorehkan sejumlah rekor mentereng bagi klub dan pemain:

  • Tim Debut Tersukses: Crystal Palace menjadi klub pertama sejak KV Mechelen (1988) yang sukses menjuarai turnamen besar Eropa pada musim debut mereka.
  • Dominasi Inggris: Gelar ini mempertegas dominasi wakil Inggris di UEFA Conference League. Tiga dari lima edisi turnamen ini berhasil dimenangi oleh klub Premier League (West Ham United, Chelsea, dan Crystal Palace).
  • Pecah Telur Mateta: Gol di partai final ini sukses mengakhiri kemarau gol tandang Mateta yang sudah berlangsung sejak September tahun lalu.

Kado Perpisahan Manis Oliver Glasner

- Advertisement -

Keberhasilan merengkuh trofi kompetisi Eropa ini menjadi penutup yang sangat emosional bagi era Oliver Glasner. Pelatih asal Austria tersebut resmi menyudahi masa baktinya bersama Crystal Palace dengan warisan yang luar biasa.

Hanya dalam waktu singkat, Glasner berhasil menyulap tim papan tengah ini menjadi penantang gelar yang serius. Setelah sukses mempersembahkan trofi FA Cup pada musim sebelumnya, trofi Conference League kali ini secara otomatis memberikan tiket bagi Crystal Palace untuk berlaga di ajang Europa League musim depan.

Mingguan

5 Alasan Jenius Emil Audero Nekat Maju Menyerang Saat Indonesia Bantai Bangladesh

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya membongkar alasan taktis di balik aksi nekatnya ikut menyerang saat menghancurkan Bangladesh 9-2. Simak selengkapnya!

Medali Perak Indonesia Bertambah: 3 Fakta Heroik Perjuangan Atlet di Asian Games 2026

Kontingen Garuda terus berjuang keras. Tambahan medali perak Indonesia di ajang Asian Games 2026 sukses disumbangkan dari cabor padel, sepaktakraw, dan voli pantai.

Takhta Terlepas! Cuma Sebulan Jadi Raja Dunia, Jonatan Christie Anjlok ke Peringkat 3 BWF

Takhta BWF lepas! Jonatan Christie anjlok ke peringkat 3 dunia usai sebulan jadi nomor 1. Rentetan hasil minor dan hilangnya poin juara jadi penyebab utama.

Berita Terkait

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Yunani vs Jerman: 5 Fakta Taktik & Misi Balas Dendam Jur...

Kompetisi antaranegara paling bergengsi di benua biru kembali menghadirkan lakon drama yang sangat menguras emosi. Partai big match yang mempertemukan Yunani...

Portugal vs Norwegia: 5 Fakta Mengejutkan Era Baru Tanpa Cri...

Panggung megah kompetisi elite benua biru kembali menyajikan pertarungan yang sangat dinantikan oleh jutaan pasang mata. Pertandingan akbar yang mempertemukan ...

5 Alasan Jenius Emil Audero Nekat Maju Menyerang Saat Indone...

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya membongkar alasan taktis di balik aksi nekatnya ikut menyerang saat menghancurkan Bangladesh 9-2. Simak selengkapnya!

Panjat Tebing Asian Games 2026: 5 Fakta Perjuangan Dramatis ...

Hasil final Panjat Tebing Asian Games 2026 nomor lead putri. Alma Ariella Tsany finis ke-5 dan Sukma Lintang Cahyani ke-8. Simak ulasan taktik dan perjuangan heroik mereka!

Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Fakta Taktik & ...

Penantian panjang seluruh pencinta sepak bola di tanah air akhirnya mencapai puncaknya. Partai final impian yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Thailand res...

Trending

Hasil Akhir Hong Kong vs Laos: Skuad Tuan Rumah Ng...

Timnas Hong Kong sukses membantai Laos dengan skor telak 4-0 di laga Grup A Challenge Division FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Kai Tak Sports Park.

Comeback Dramatis di Hiroshima! Brace Ayase Ueda B...

Hasil Kirin Challenge Cup 2026 Jepang vs Venezuela skor 2-1. Brace Ayase Ueda bawa Samurai Biru comeback dramatis sekaligus pecah rekor kemenangan sejak 2012.

Diwarnai Kartu Merah Thom Haye, 10 Pemain Skuad Ga...

Hasil imbang 0-0 laga Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Diwarnai kartu merah Thom Haye, 10 pemain Skuad Garuda tampil tangguh meredam Harimau Malaya.

Adu Mekanik Van Bommel vs Zidane, Belgia Siap Beri...

Prediksi laga UEFA Nations League Belgia vs Prancis. Adu mekanik dua pelatih anyar, Mark van Bommel dan Zinedine Zidane, di tengah absennya Kylian Mbappe.