ONESPORTS.ID – Ketika Gabriel Jesus memutuskan hijrah dari Manchester City ke Arsenal pada tahun 2022 lalu, ia diharapkan mampu membawa skuad The Gunners ke level tertinggi. Pengalamannya mengangkat berbagai trofi bersama The Sky Blues dinilai menjadi mentalitas juara yang sangat dibutuhkan publik Emirates Stadium.
Meskipun Jesus menjadi bagian dari skuad sejarah Arsenal yang sukses menyudahi puasa gelar Liga Primer Inggris selama 22 tahun, harus diakui kontribusi produktivitasnya belum sepenuhnya sebanding dengan nilai transfer sebesar £45 juta yang dikeluarkan klub. Selama empat musim berkarier di London Utara, striker berusia 29 tahun ini hanya mampu mencatatkan 32 keterlibatan gol di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Everton Berburu Diskon Harga
Memasuki bursa transfer musim panas ini, manajemen Arsenal dihadapkan pada keputusan besar. Kontrak Gabriel Jesus di Emirates Stadium kini hanya menyisakan satu tahun lagi. Salah satu opsi paling realistis bagi The Gunners agar tidak kehilangan sang pemain secara gratis adalah menjualnya, dan Everton dilaporkan menjadi tim yang paling serius memanfaatkan situasi ini.
Menurut laporan dari jurnalis Football Insider, Pete O’Rourke, Everton sangat tertarik untuk meminang penyerang asal Brasil tersebut. Kendati demikian, klub asal Merseyside itu enggan memenuhi harga yang dipatok oleh Arsenal.
“Everton sangat ingin merekrut striker Arsenal Gabriel Jesus musim panas ini, tetapi mereka tidak siap untuk memenuhi harga diminta saat ini sebesar £20 juta. The Toffees sangat memperhatikan masalah cedera yang dialami pemain berusia 29 tahun itu dalam beberapa tahun terakhir, dan dampaknya, mereka hanya ingin melakukan negosiasi jika mendapatkan potongan harga,” ungkap O’Rourke.
Pelatih Everton saat ini, David Moyes, dilaporkan tengah berburu sosok penyerang yang lebih konsisten demi mendongkrak lini serang mereka. Pasalnya, dua striker Everton saat ini, Beto dan Thierno Barry, jika ditotal hanya mampu mengemas 18 gol di Liga Inggris sepanjang musim lalu. Kehadiran Gabriel Jesus dinilai mampu menjadi solusi lini depan asalkan ia bisa menjaga kebugaran fisiknya.



