ONESPORTS.ID – Laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Oman menyajikan tontonan berkelas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat malam. Skuad Garuda sukses menang meyakinkan dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini tak lepas dari aksi heroik sang penjaga gawang, Emil Audero. Kiper berusia 29 tahun itu tampil fenomenal bak tembok kokoh yang sulit ditembus barisan penyerang lawan.
Tercatat, Emil melakukan empat penyelamatan krusial. Puncaknya terjadi pada menit ke-38 saat wasit menunjuk titik putih untuk keuntungan Oman.
Hatem Alrushadi yang maju sebagai algojo mencoba mengecoh ke sudut kanan gawang. Namun, Emil dengan brilian mampu membaca arah bola dan menepisnya keluar.
Fokus Penuh Sepanjang Laga
Seusai pertandingan, Emil membeberkan rahasia di balik penyelamatan gemilangnya tersebut.
Ketenangan dan konsentrasi tingkat tinggi menjadi kunci utamanya dalam mematahkan momentum kebangkitan lawan.
“Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus dan tetap berada dalam permainan,” ungkap Emil dalam sesi konferensi pers.
Puji Kerja Keras Bek Timnas
Menariknya, alih-alih mengambil panggung sendirian, kiper yang tengah dipinjamkan oleh Como ke Cremonese ini justru menyoroti solidnya lini pertahanan Timnas Indonesia.
Menurut Emil, penyelamatan seorang kiper tidak akan berarti banyak tanpa adanya respons cepat dari para pemain belakang untuk membuang bola muntah (rebound).
“Sering kali seorang kiper melakukan penyelamatan, tetapi kemudian siapa yang lebih dulu datang menyambut bola muntah? Jika penyerang lawan yang lebih dulu datang, berarti lini pertahanan belum cukup siap,” terangnya.
Emil menilai koordinasi barisan pertahanan Garuda malam itu berjalan sempurna. Mereka mampu bekerja sebagai satu unit yang kokoh.
“Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali membantu saya,” pungkas Emil, merendah.



