Tak Sekadar Label Eropa, John Herdman Padukan Daya Juang dan Kecerdasan Taktis di Timnas

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tegaskan syarat seleksi pemain domestik dan diaspora. Ia memadukan daya juang dan kecerdasan taktis demi merebut trofi AFF.

Berita Terkait

- Advertisement -

Poin Utama:

  • Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa seleksi Skuad Garuda murni berdasarkan kualitas dan komitmen, bukan sekadar tempat bermain.
  • Pemain keturunan atau diaspora yang merumput di liga luar negeri tidak mendapat jaminan lolos seleksi secara otomatis.
  • Herdman menginginkan sinergi antara mentalitas rela berkorban pemain domestik dengan kecerdasan taktis dari pemain Eropa.
  • Fokus utama pembentukan skuad ini adalah menaklukkan dominasi tim-tim Timur Tengah dan mencetak sejarah menjuarai Piala AFF.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan sinyal tegas terkait kebijakan pemilihan pemain yang akan mengisi Skuad Garuda.

Juru taktik tersebut menyatakan bahwa proses seleksi tidak akan terpaku pada di liga mana seorang pemain merumput, melainkan pada kualitas pembuktian dan komitmen mereka di atas lapangan hijau.

Herdman menyoroti bahwa kehadiran pemain keturunan (diaspora) yang berkarier di benua biru bukanlah sebuah tiket emas untuk otomatis masuk ke dalam tim utama. Semua pemain memiliki beban pembuktian yang sama.

“Untuk menilai kumpulan pemain Eropa, kumpulan diaspora, karena tidak ada jaminan bahwa pemain-pemain itu akan terpilih hanya karena mereka bermain di liga-liga di luar Indonesia,” ujar Herdman dilansir dari Antara.

Sinergi Mentalitas Domestik dan Taktik Eropa

Lebih lanjut, pelatih tersebut membeberkan resep racikan tim yang sedang ia bangun. Herdman mencari titik temu yang sempurna antara karakter khas pemain lokal dengan kematangan bermain pemain yang berkarier di luar negeri.

Menurutnya, pemain domestik memiliki keunggulan berupa ikatan emosional dan daya juang yang sangat tinggi saat membela panji negara.

- Advertisement -

Di sisi lain, pemain yang ditempa di kompetisi elit Eropa seperti Serie A atau Bundesliga diharapkan mampu membawa level kecerdasan taktis (IQ sepak bola) ke dalam tim.

“Saya menginginkan perpaduan antara orang-orang yang ingin mati untuk negara ini, yang menurut saya dibawa oleh para pemain domestik, bersama dengan pemain-pemain dengan kecerdasan taktis dari kelompok diaspora,” katanya menegaskan konsep skuad idealnya.

Misi Taklukkan Timur Tengah dan Bidik Trofi AFF

Pemilihan dan penyatuan dua elemen berbeda ini bukan tanpa alasan. Herdman memiliki visi taktis yang jelas untuk mengangkat level permainan Indonesia di kancah internasional.

“Jadi, bagi saya, ada penilaian terhadap kedua kelompok. Ada mencari cara untuk menang dan mendominasi tim-tim Timur Tengah,” tuturnya.

Selain target untuk bersaing di level Asia dan menaklukkan tim-tim kuat asal Timur Tengah, Herdman juga menaruh fokus besar pada kompetisi tingkat regional, yakni Piala AFF (ASEAN Championship).

Ia ingin menanamkan mentalitas juara kepada seluruh anak asuhnya demi memecahkan kebuntuan sejarah Timnas Indonesia di turnamen tersebut.

“Dan kemudian di AFF, sambil menilai para pemain, mendorong untuk menjadi tim pertama yang mempersembahkan trofi bagi negara ini. Itulah mentalitasnya,” imbuh Herdman mematok target ambisius.

- Advertisement -

Mingguan

Manchester City Gagal Kejar Enzo Fernandez, Chelsea Kini Punya Alasan Pertahankan Sang Gelandang

Manchester City akhirnya melewatkan batas waktu yang ditetapkan Chelsea untuk transfer Enzo Fernandez. The Blues kini berharap gelandang Argentina itu tetap berada di Stamford Bridge sepanjang musim 2026/2027.

Messi Berduka, Inter Miami Hadapi Laga Hidup Mati Lawan Leon di Leagues Cup

Messi masih berduka atas wafatnya Jorge Messi. Inter Miami menghadapi León tanpa sang kapten dalam laga penentu Leagues Cup 2026.

Dampak Krisis Chip Global, Harga Jual iPhone 18 Pro Diprediksi Melambung Signifikan

Biaya produksi atau Bill of Materials (BOM) diperkirakan meroket hingga 38 persen, didominasi oleh lonjakan harga komponen RAM dan memori penyimpanan.

UEFA, CONCACAF, dan AFC Desak Gianni Infantino Mundur, Krisis FIFA Makin Terbuka

UEFA, CONCACAF, dan AFC mendesak Gianni Infantino mundur setelah polemik FIFA Forward Enterprises memicu krisis kepercayaan.

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas: Panduan Lengkap Memba...

Pendahuluan: Backlink Bukan Sekadar LinkDalam SEO, backlink masih menjadi salah satu sinyal penting yang membantu mesin pencari memahami hubungan, reputasi...

LaLiga 2026/2027 Dimulai, Alavés vs Getafe Jadi Laga Pembuka...

LaLiga 2026/2027 resmi bergulir pada 15 Agustus 2026. Deportivo Alavés vs Getafe menjadi pertandingan pembuka, sementara Barcelona dan Real Madrid baru memainkan laga pertama mereka pada pekan berikutnya.

Thailand Menang 3-1 atas Singapura, Modal Kuat ke Leg Kedua ...

Timnas Thailand mengalahkan Singapura 3-1 pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026. Dua gol Teerasak Poeiphimai dan satu gol Seksan Ratree membawa Thailand pulang dengan keunggulan dua gol.

Ferran Torres Resmi Gabung PSG, Bawa Target Besar di Prancis...

Ferran Torres resmi meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain. Pemain asal Spanyol itu menargetkan banyak trofi bersama klub barunya.

Trending

LaLiga 2026/2027 Dimulai, Alavés vs Getafe Jadi La...

LaLiga 2026/2027 resmi bergulir pada 15 Agustus 2026. Deportivo Alavés vs Getafe menjadi pertandingan pembuka, sementara Barcelona dan Real Madrid baru memainkan laga pertama mereka pada pekan berikutnya.

Ferran Torres Resmi Gabung PSG, Bawa Target Besar ...

Ferran Torres resmi meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain. Pemain asal Spanyol itu menargetkan banyak trofi bersama klub barunya.

Manchester City Gagal Kejar Enzo Fernandez, Chelse...

Manchester City akhirnya melewatkan batas waktu yang ditetapkan Chelsea untuk transfer Enzo Fernandez. The Blues kini berharap gelandang Argentina itu tetap berada di Stamford Bridge sepanjang musim 2026/2027.