ONESPORTS.ID – Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 resmi dimulai pekan ini, menandai bergulirnya salah satu ajang olahraga global terbesar abad ini. Bertindak sebagai tuan rumah utama, Amerika Serikat (AS) bersiap memulai turnamen sepak bola paling berdampak dalam sejarah negara tersebut.
Tim Nasional AS (USMNT) yang kini dinakhodai oleh pelatih kelas dunia, Mauricio Pochettino, tergabung di Grup D. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad The Stars & Stripes memikul beban besar untuk melangkah jauh demi mendongkrak popularitas sepak bola di negeri Paman Sam.
Berdasarkan hasil undian yang berlangsung pada 5 Desember lalu, AS terhindar dari grup neraka. Mereka akan bersaing dengan wakil Amerika Selatan Paraguay, raksasa Oseania yang beralih ke Asia Australia, serta kekuatan menjanjikan Eropa Turki. Enam laga sengit di grup ini akan tersebar di stadion-stadion megah seperti SoFi Stadium di Inglewood dan Levi’s Stadium di Santa Clara.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai peta kekuatan, profil kontestan, serta jadwal lengkap pertandingan di Grup D Piala Dunia 2026.
Profil dan Analisis Kontestan Grup D
1. Amerika Serikat (Peringkat FIFA: 16)
Sebagai tuan rumah utama, tekanan luar biasa berada di pundak generasi emas AS saat ini. Setelah hasil mengecewakan di Copa America 2024 yang berujung pemecatan Gregg Berhalter, federasi sepak bola AS melakukan investasi rekor dengan mendatangkan Mauricio Pochettino demi menjamin kesuksesan di tahun 2026.
Skuad ini mengandalkan Christian Pulisic (AC Milan), yang disebut-sebut sebagai pemain paling berbakat dalam sejarah sepak bola AS. Didukung oleh pilar-pilar top Eropa seperti Chris Richards (Crystal Palace) dan Weston McKennie (Juventus), ini merupakan komposisi skuad AS terkuat sepanjang sejarah. Target minimal mereka adalah menyamai pencapaian terbaik di era modern, yakni menembus babak perempat final.
2. Turki (Peringkat FIFA: 22)
Sangat unik melihat negara dengan kultur sepak bola sekental Turki baru mencicipi dua edisi Piala Dunia sepanjang sejarah mereka. Prestasi terbaik mereka adalah finis di peringkat ketiga pada Piala Dunia 2022 silam di Jepang-Korea Selatan.
Di bawah asuhan pelatih asal Italia, Vincenzo Montella, Turki menunjukkan grafik performa yang menjanjikan setelah berhasil menembus perempat final Euro 2024 lalu. Skuad Turki kini bertumpu pada talenta muda berbakat milik Real Madrid, Arda Guler, serta wonderkid Juventus, Kenan Yildiz. Duet maut ini diproyeksikan memimpin generasi baru Turki untuk mengulangi kejayaan tahun 2002.
3. Paraguay (Peringkat FIFA: 40)
Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjadi panggung dunia terakhir yang dirasakan oleh Paraguay. Setelah absen cukup lama, tim berjuluk La Albirroja ini akhirnya kembali ke putaran final di bawah tangan dingin pelatih Gustavo Alfaro setelah mengamankan tiket kualifikasi zona CONMEBOL.
Paraguay bangkit dengan membangun fondasi pertahanan yang sangat kokoh khas Amerika Selatan. Kekuatan mereka terletak pada intensitas permainan tinggi yang dipimpin oleh Miguel Almiron (Atlanta United), bintang muda Julio Enciso (Strasbourg), serta bek berpengalaman Gustavo Gomez (Palmeiras). Paraguay siap tampil disiplin dan merepotkan para unggulan di Grup D.
4. Australia (Peringkat FIFA: 27)
The Socceroos berhasil mencatatkan penampilan di Piala Dunia untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Berbeda dengan dua edisi sebelumnya di mana mereka harus berjuang lewat jalur playoff antar-konfederasi, kali ini skuad asuhan Tony Popovic lolos secara langsung sebagai runner-up Grup C kualifikasi zona Asia di bawah Jepang.
Australia berharap bisa mengulangi pencapaian terbaik mereka dengan lolos ke babak 16 besar seperti edisi 2006 dan 2022 lalu. Publik wajib memantau talenta muda menjanjikan mereka, Nestory Irankunda (Watford), serta penyerang tajam Mohamed Toure yang diprediksi akan mencuri perhatian di turnamen ini.
Jadwal Pertandingan Grup D
Pertandingan di grup ini diprediksi akan berjalan sangat ketat sejak laga pembuka. Berikut adalah jadwal lengkap fase grup (Waktu telah disesuaikan dengan Waktu Indonesia Barat / WIB):
| Tanggal (WIB) | Pertandingan | Lokasi Stadion |
| Sabtu, 13 Juni 2026 (08:00 WIB) | Amerika Serikat vs. Paraguay | SoFi Stadium, Inglewood |
| Minggu, 14 Juni 2026 (11:00 WIB) | Australia vs. Turki | BC Place, Vancouver |
| Sabtu, 20 Juni 2026 (02:00 WIB) | Amerika Serikat vs. Australia | Lumen Field, Seattle |
| Sabtu, 20 Juni 2026 (11:00 WIB) | Turki vs. Paraguay | Levi’s Stadium, Santa Clara |
| Jumat, 26 Juni 2026 (09:00 WIB) | Turki vs. Amerika Serikat | SoFi Stadium, Inglewood |
| Jumat, 26 Juni 2026 (09:00 WIB) | Paraguay vs. Australia | Levi’s Stadium, Santa Clara |
Regulasi dan Bagan Babak Gugur
Sesuai format baru, dua tim teratas dari Grup D akan melenggang otomatis ke babak 32 besar. Skenario bagan babak gugur untuk grup ini diatur sebagai berikut:
- Juara Grup D akan melaju ke bagan atas babak 32 besar untuk menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup B, E, F, I, atau J. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli di Levi’s Stadium.
- Runner-up Grup D akan bergeser ke bagan bawah babak 32 besar untuk menantang Runner-up dari Grup G pada 3 Juli di Stadion AT&T, Arlington.
- Peringkat Ketiga Grup D masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar, asalkan poin dan selisih gol mereka masuk dalam daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik di turnamen.
“AS mengandalkan Christian Pulisic yang didukung oleh pilar top Eropa seperti Chris Richards dan Weston McKennie. Ini adalah komposisi skuad AS terkuat sepanjang sejarah yang siap diuji di rumah sendiri.”



