Ringkasan Cepat:
- Manchester United mengulangi rekor awal musim terburuk dalam 40 tahun terakhir, terpuruk di papan bawah Liga Inggris.
- Posisi manajer Michael Carrick berada di ujung tanduk menyusul rentetan hasil minor, termasuk tersingkir dari Carabao Cup.
- Antonio Conte dilaporkan telah memberi sinyal positif kepada manajemen MU untuk menjadi manajer baru jika kursi kepelatihan kosong.
MANCHESTER – Krisis performa yang melanda Manchester United di awal musim kompetisi Liga Inggris mulai memicu spekulasi pergantian kursi manajer. Mantan juru taktik Chelsea dan Tottenham Hotspur, Antonio Conte, dilaporkan siap turun gunung mengambil alih komando jika manajemen mendepak Michael Carrick.
Setan Merah saat ini tengah mengulangi catatan terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir. Skuad asuhan Carrick baru mengumpulkan enam poin dari enam laga awal Liga Inggris. Posisi mereka sangat rawan karena hanya berjarak tiga poin dari Tottenham yang terjerembap di zona degradasi pada peringkat ke-18.
Rentetan Hasil Minor dan Sinyal Conte
Tekanan terhadap Carrick semakin memuncak menyusul kegagalan tragis di ajang piala domestik. MU dipastikan tersingkir lebih awal dari kompetisi Carabao Cup usai menderita kekalahan comeback 2-3 di tangan Brighton. Nasib sang manajer kabarnya akan ditentukan secara final pada evaluasi bulan November mendatang.
Di tengah ketidakpastian tersebut, pihak Antonio Conte mulai melakukan manuver. Melansir laporan talkSPORT, perwakilan pelatih asal Italia tersebut telah menyampaikan ketertarikan kliennya secara langsung kepada petinggi Man United. Jika pemecatan Carrick benar-benar dieksekusi, Conte bersedia menjadi suksesor di Old Trafford.
Conte saat ini berstatus tanpa klub setelah terakhir kali menukangi klub Serie A, Napoli, pada musim lalu. Ia dipandang sebagai salah satu kandidat kuat yang mampu membangkitkan mentalitas tim dalam waktu singkat.
Rekam Jejak Juara di Liga Inggris
Antonio Conte bukanlah sosok asing dalam kerasnya persaingan Premier League. Ia pernah sukses menangani Chelsea pada periode 2016-2018, dan langsung mempersembahkan satu trofi Liga Inggris serta satu Piala FA untuk publik Stamford Bridge.
Setelahnya, pelatih berusia 57 tahun itu juga sempat kembali ke London untuk memimpin Tottenham Hotspur pada rentang tahun 2021 hingga 2023. Kini, patut dinantikan apakah manajemen Manchester United akan benar-benar mengambil langkah radikal dengan menunjuk Conte demi menyelamatkan musim yang tengah hancur.