Mesin pembunuh berdarah dingin bernama Bayern Muenchen kini berada di ambang sejarah baru panggung sepak bola Jerman. Kemenangan tipis namun krusial 2-1 atas Borussia Moenchengladbach di Allianz Arena menjadi bukti ketangguhan skuad asuhan Hansi Flick yang kian sulit terbendung. Hasil ini sekaligus merestorasi keunggulan tujuh poin atas Borussia Dortmund serta membuka jalan lebar menuju piala perisai Meisterschale.
Drama di Allianz Arena sendiri berlangsung menegangkan sejak peluit pertama dibunyikan. Bayern sempat unggul lebih dulu lewat sontekan penyerang muda Joshua Zirkzee pada menit ke-26 memanfaatkan blunder fatal kiper lawan. Namun, petaka menghampiri raksasa Bavaria ketika gol bunuh diri Benjamin Pavard di menit ke-37 membuat kedudukan kembali imbang dan menyuntikkan rasa percaya diri bagi kubu tamu.
Usut punya usut, kedalaman skuad serta mentalitas juara Bayern-lah yang akhirnya menjadi pembeda dalam laga panas ini. Di saat laga tampaknya akan berakhir imbang, Leon Goretzka muncul sebagai pahlawan lewat gol krusialnya pada menit ke-86 usai mengonversi umpan silang akurat. Kemenangan dramatis ini mengunci 73 poin bagi Die Roten dan menuntut satu kemenangan lagi saat bertandang ke markas Werder Bremen untuk merayakan pesta juara.
Di sisi lain, Borussia Dortmund yang berlaga lebih awal sejatinya sempat menjaga asa persaingan lewat kemenangan tipis 1-0 atas Fortuna Duesseldorf. Erling Haaland menjadi juru selamat Die Borussen lewat gol penentu di detik-detik akhir laga, tepatnya pada menit ke-90+5. Sayangnya, tambahan tiga poin tersebut belum cukup untuk menghentikan laju kencang sang rival abadi yang tampil begitu konsisten di papan atas klasemen.
Pesta Gol Bremen dan Tiket Jatuh Kelas Paderborn
Sementara Bayern sibuk merajut jalan menuju panggung juara, nestapa kelam melingkupi kubu SC Paderborn di papan bawah. Kekalahan telak 1-5 saat menjamu Werder Bremen di Benteler-Arena memastikan nasib tragis mereka terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Jerman. Paderborn resmi terdegradasi setelah mengoleksi 20 poin dan tak mungkin lagi mengejar ketertinggalan di sisa laga musim ini.
Laga hidup-mati tersebut sejatinya menjadi ajang pembuktian bagi Werder Bremen yang tengah berjuang lolos dari jeratan zona merah. Davy Klaassen tampil memukau dengan menyumbang dua gol pada menit ke-20 dan ke-39, disusul gol Yuya Osako, Maximilian Eggestein, serta Niclas Fuellkrug. Tambahan tiga poin vital ini meniupkan angin segar bagi anak-asuh Florian Kohfeldt untuk mempertahankan harapan bertahan di Bundesliga.
Keberhasilan Bremen menggilas Paderborn dengan skor mencolok memberi sinyal bahaya bagi musuh-musuh di sekitar zona degradasi. Pertemuan mendatang antara Bremen dan Bayern Muenchen diprediksi bakal menyajikan pertarungan sengit dengan kepentingan bertolak belakang. Bremen berjuang demi melepaskan diri dari peringkat ke-17, sedangkan Bayern berniat mengunci trofi di lapangan yang sama.
Persaingan Zona Eropa yang Kian Panas di Papan Tengah
Kejutan lain turut mewarnai rangkaian laga pekan ke-31 saat Wolfsburg ditahan imbang 2-2 oleh tamunya SC Freiburg. Wout Weghorst sempat membawa Wolfsburg unggul dua gol lebih dulu lewat eksekusi penalti dan aksi ciamiknya di babak pertama. Namun, Freiburg memperagakan semangat pantang menyerah hingga mampu menyamakan kedudukan melalui balasan Lucas Hoeler serta Roland Sallai.
Kegagalan meraup poin penuh membuat Wolfsburg membuang peluang emas untuk memperlebar jarak dari kejaran TSG Hoffenheim dalam perebutan tiket Liga Europa. Wolfsburg kini tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 46 poin, hanya unggul tiga angka dari Hoffenheim yang sehari sebelumnya menelan kekalahan dari RB Leipzig. Persaingan memperebutkan posisi empat besar hingga enam besar pun dipastikan bakal membara hingga pekan terakhir.
Sementara itu, dua klub ibu kota mendapatkan nasib yang bertolak belakang pada pekan yang sama. Union Berlin tampil mengesankan setelah sukses mencuri kemenangan 2-1 di markas FC Koln berkat gol Marvin Friedrich dan Christian Gentner. Hasil manis ini berbanding terbalik dengan Hertha Berlin yang justru hancur lebur dibantai 1-4 oleh Eintracht Frankfurt di kandang sendiri.
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan terakhir, panggung Bundesliga musim 2019/20 menyajikan klimaks yang sangat dinantikan para pecinta sepak bola dunia. Dominasi tak tergoyahkan Bayern Muenchen di puncak klasemen bersanding erat dengan drama kejatuhan Paderborn serta panasnya persaingan di papan tengah. Kepastian takdir para raksasa Jerman kini berada di ujung tanduk pekan depan.