ONESPORTS.ID – Kehadiran format baru dengan 48 negara peserta di Piala Dunia FIFA 2026 melahirkan skema kompetisi yang lebih besar dari sebelumnya. Penambahan kuota ini menghadirkan empat grup baru yang belum pernah ada dalam sejarah turnamen, yaitu Grup I, J, K, dan L.
Bagi para pencinta sepak bola sejati, keberadaan Grup J mungkin terdengar tidak biasa. Namun, grup baru ini justru dipastikan menyedot perhatian dunia karena dihuni oleh sang juara bertahan, Argentina, bersama megabintang mereka, Lionel Messi. Di fase awal ini, Albiceleste akan ditantang oleh kekuatan tangguh Afrika Aljazair, kuda hitam Eropa Austria, serta tim debutan yang tengah naik daun dari Asia, Yordania.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai peta kekuatan, profil kontestan, jadwal pertandingan, serta regulasi kelolosan di Grup J Piala Dunia 2026.
Profil dan Analisis Kontestan Grup J
1. Argentina (Peringkat FIFA: 3)
Berstatus sebagai juara bertahan setelah malam magis di Qatar 2022, Argentina datang ke Amerika Utara dengan target utama mempertahankan mahkota juara. Di bawah komando Lionel Scaloni, Albiceleste tetap mempertahankan kerangka tim juara yang dipadukan dengan talenta muda potensial seperti Nicolas Paz dan Valentin Barco. Sepanjang sejarah, baru ada dua negara yang mampu menjuarai Piala Dunia berturut-turut (Italia 1934-1938 dan Brasil 1958-1962), dan Messi cs punya kapasitas besar untuk menjadi yang ketiga.
- Pemain Kunci: Lionel Messi (Inter Miami), Julian Alvarez (Atletico Madrid), Alexis Mac Allister (Liverpool).
- Kondisi Skuad: Menatap turnamen dengan modal mentereng sebagai juara Copa America 2024 dan pemuncak kualifikasi zona CONMEBOL. Kombinasi kematangan taktik Scaloni dan magis Messi membuat mereka menjadi favorit mutlak juara grup.
2. Aljazair (Peringkat FIFA: 28)
Penantian 12 tahun Aljazair untuk kembali ke jajaran elite sepak bola dunia akhirnya tuntas. Di bawah asuhan Vladimir Petkovic, mantan pelatih timnas Swiss, The Desert Foxes menyegel tiket ke putaran final setelah mendominasi Grup G kualifikasi zona Afrika (CAF).
- Pemain Kunci: Rayan Ait-Nouri (Manchester City), Riyad Mahrez (Al Ahli), Amine Gouiri (Marseille).
- Kondisi Skuad: Aljazair diperkuat kombinasi pemain berpengalaman seperti kapten Riyad Mahrez dan talenta muda berbakat di lini pertahanan seperti Rayan Ait-Nouri. Mereka mengusung misi mengulangi memori manis edisi 2014 saat sukses menembus babak sistem gugur.
3. Austria (Peringkat FIFA: 24)
Austria menjadi salah satu negara yang paling diuntungkan dari ekspansi format 48 tim ini. Lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1998, tim asuhan Ralf Rangnick ini merupakan ancaman nyata bagi tim besar mana pun. Di Euro 2024 lalu, mereka sukses membuktikan kapasitasnya dengan finis di atas Prancis pada fase grup.
- Pemain Kunci: Marcel Sabitzer (Dortmund), David Alaba (Real Madrid), Konrad Laimer (Bayern Munich).
- Kondisi Skuad: Bagi trio pilar senior—Arnautovic, Sabitzer, dan Alaba yang telah melewati usia 30 tahun—turnamen ini kemungkinan besar menjadi panggung Piala Dunia terakhir mereka. Skema gegenpressing agresif yang diusung Rangnick akan menjadi senjata utama Austria untuk menjegal dominasi Argentina.
4. Yordania (Peringkat FIFA: 63)
Lolos untuk pertama kalinya sepanjang sejarah ke putaran final Piala Dunia, Yordania siap membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap. Anak asuh Jamal Sellami ini melaju meyakinkan dari babak ketiga kualifikasi zona Asia (AFC), bahkan finis di atas tim mapan seperti Arab Saudi dan Qatar.
- Pemain Kunci: Yazan Al-Naimat (Al-Arabi), Yazan Al-Arab (FC Seoul), Musa Al-Taamari (Rennes).
- Kondisi Skuad: Tren kebangkitan sepak bola Yordania sudah terlihat sejak mereka mengejutkan Asia dengan menembus final Piala Asia 2023. Mengandalkan kekompakan skuad dan kecepatan serangan balik yang dimotori Musa Al-Taamari, tim berjuluk The Chivalrous ini siap menghadirkan kejutan besar.
Jadwal Pertandingan Grup J
Pertandingan di grup ini akan dimainkan di sejumlah stadion megah di Amerika Serikat. Berikut adalah jadwal lengkap fase grup (Waktu telah disesuaikan ke Waktu Indonesia Barat / WIB):
| Tanggal (WIB) | Jam (WIB) | Pertandingan | Lokasi Stadion |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 08.00 WIB | Argentina vs. Aljazair | Arrowhead Stadium, Kansas City |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 11.00 WIB | Austria vs. Yordania | Levi’s Stadium, Santa Clara |
| Selasa, 23 Juni 2026 | 00.00 WIB | Argentina vs. Austria | AT&T Stadium, Arlington |
| Selasa, 23 Juni 2026 | 10.00 WIB | Yordania vs. Aljazair | Levi’s Stadium, Santa Clara |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 09.00 WIB | Yordania vs. Argentina | Arrowhead Stadium, Kansas City |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 09.00 WIB | Aljazair vs. Austria | AT&T Stadium, Arlington |
Regulasi Fase Gugur dan Skenario Kelolosan
Berdasarkan format kompetisi yang baru dari FIFA, bagan fase sistem gugur bagi tim-tim dari Grup J diatur sebagai berikut:
- Juara Grup J akan melaju ke bagan paruh bawah babak 32 besar untuk berhadapan dengan Runner-up Grup H (grup yang dihuni Spanyol). Pertandingan ini akan digelar pada 3 Juli di Hard Rock Stadium, Miami.
- Runner-up Grup J akan masuk ke bagan paruh atas dan langsung menantang Juara Grup H pada laga babak 32 besar tanggal 23 Juni di SoFi Stadium, Inglewood.
- Peringkat Ketiga Grup J berpeluang lolos ke babak 32 besar jika mampu finis di dalam zona delapan tim peringkat ketiga terbaik dari total 12 grup yang ada di turnamen ini.
“Dengan skuad yang matang di bawah asuhan Lionel Scaloni dan kehadiran Lionel Messi, Argentina memiliki modal yang lebih dari cukup untuk memimpin Grup J dan mengejar rekor sebagai tim ketiga yang sukses mempertahankan gelar juara dunia.”



