ONESPORTS.ID – Untuk pertama kalinya sejak tahun 1982, panggung Piala Dunia FIFA kembali menghadirkan Grup L. Hal ini tidak lepas dari format baru turnamen yang membengkak menjadi 48 tim peserta, sehingga menciptakan 12 grup yang akan bertanding di lintas Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Meskipun menyandang huruf abjad terakhir dalam fase penyisihan grup, Grup L justru menyajikan salah satu pertarungan paling bergengsi di turnamen ini. Grup ini menjadi arena pertempuran bagi raksasa Eropa Inggris, kuda hitam langganan semifinal Kroasia, wakil Afrika Ghana, serta kekuatan kejutan dari zona CONCACAF, Panama.
Bagi para penikmat sepak bola, grup ini akan menjadi sorotan utama karena menyajikan laga ulangan (rematch) semifinal Piala Dunia 2018 antara Inggris melawan Kroasia.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai profil masing-masing tim, jadwal pertandingan, dan skenario kelolosan di Grup L Piala Dunia 2026.
Profil dan Analisis Kontestan Grup L
1. Inggris (Peringkat FIFA: 4)
Inggris datang ke Amerika Utara dengan rekor kualifikasi yang sempurna: menyapu bersih delapan kemenangan dari delapan laga. Turnamen ini akan menjadi debut bagi pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, di kompetisi antarnegara berskala mayor. Mantan juru taktik Chelsea dan Bayern Munchen ini masuk menggantikan Gareth Southgate pasca-kekalahan Inggris dari Spanyol di final Euro 2024.
- Pemain Kunci: Harry Kane (Bayern Munchen), Jude Bellingham (Real Madrid), Declan Rice (Arsenal).
- Kondisi Skuad: Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menaruh harapan besar pada magis Tuchel untuk memaksimalkan potensi skuad emas The Three Lions. Lini serang mereka sangat mengerikan dengan keberadaan Harry Kane dan Jude Bellingham, meskipun kedalaman lini pertahanan masih sering menjadi bahan evaluasi. Target mereka mutlak: membawa pulang trofi pertama sejak 1966.
2. Kroasia (Peringkat FIFA: 11)
Kroasia terus membuktikan diri sebagai negara yang mampu melampaui ekspektasi. Turnamen 2026 ini dipastikan menjadi panggung perpisahan bagi sang kapten legendaris berusia 40 tahun, Luka Modric, yang berambisi menembus caps ke-200 bersama timnas.
- Pemain Kunci: Luka Modric (AC Milan), Josko Gvardiol (Manchester City), Ivan Perisic (PSV).
- Kondisi Skuad: Di bawah asuhan Zlatko Dalic—pelatih dengan masa bakti terlama di antara seluruh kontestan Piala Dunia 2026 (sejak 2017)—Kroasia konsisten tampil brilian dengan menembus dua semifinal Piala Dunia terakhir (2018 dan 2022). Kenangan manis mengalahkan Inggris di semifinal 2018 menjadi modal mental yang sangat berharga bagi skuad Vatreni.
3. Panama (Peringkat FIFA: 33)
Ini merupakan partisipasi kedua Panama sepanjang sejarah Piala Dunia sejak debut mereka pada 2018. Tiket ke putaran final berhasil mereka amankan berkat konsistensi, ditambah hilangnya Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada dari jalur kualifikasi karena berstatus tuan rumah.
- Pemain Kunci: Anibal Godoy (San Diego FC), Adalberto Carrasquilla (Pumas UNAM), Luis Mejia (Nacional).
- Kondisi Skuad: Di bawah racikan pelatih Thomas Christiansen, Panama menjelma menjadi lawan yang sangat alot. Skuad ini kental dengan nuansa veteran—seperti Anibal Godoy (35) dan Alberto Quintero (37). Mentalitas pembunuh raksasa mereka telah terbukti saat menyingkirkan Amerika Serikat secara dramatis di Copa America 2024.
4. Ghana (Peringkat FIFA: 74)
Ghana membuktikan diri sebagai salah satu raksasa Afrika dengan berhasil lolos ke Piala Dunia kelima mereka dalam enam edisi terakhir. The Black Stars sukses melewati jalur kualifikasi CAF yang terjal, di mana tim-tim besar lain seperti Nigeria dan Kamerun justru berguguran.
- Pemain Kunci: Jordan Ayew (Leicester City), Inaki Williams (Athletic Club), Antoine Semenyo (Bournemouth).
- Kondisi Skuad: Meski generasi saat ini tidak sementereng era Michael Essien atau Sulley Muntari, Ghana tetap memiliki daya kejut yang tinggi. Di bawah asuhan pelatih sarat pengalaman, Carlos Queiroz (ditunjuk April 2026), mereka akan mengandalkan kecepatan dan kelincahan penyerang sayap Antoine Semenyo untuk mendobrak pertahanan lawan.
Jadwal Pertandingan Grup L
Persaingan Grup L akan tersebar di beberapa stadion pesisir Timur dan Kanada. Berikut jadwal lengkapnya (Waktu telah disesuaikan ke Waktu Indonesia Barat / WIB):
| Tanggal (WIB) | Jam (WIB) | Pertandingan | Lokasi Stadion |
| Kamis, 18 Juni 2026 | 03.00 WIB | Inggris vs. Kroasia | AT&T Stadium, Arlington |
| Kamis, 18 Juni 2026 | 06.00 WIB | Ghana vs. Panama | BMO Field, Toronto |
| Rabu, 24 Juni 2026 | 03.00 WIB | Inggris vs. Ghana | Gillette Stadium, Foxborough |
| Rabu, 24 Juni 2026 | 06.00 WIB | Panama vs. Kroasia | BMO Field, Toronto |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 04.00 WIB | Panama vs. Inggris | MetLife Stadium, New York/NJ |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 04.00 WIB | Kroasia vs. Ghana | Lincoln Financial Field, Philadelphia |
Skenario Kelolosan Fase Gugur (Babak 32 Besar)
Mengacu pada regulasi format 48 tim, kelolosan menuju babak sistem gugur akan dimulai dari Babak 32 Besar. Skenario untuk Grup L adalah sebagai berikut:
- Juara Grup L akan melaju ke babak 32 besar untuk menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup E, H, I, J, atau K.
- Runner-up Grup L akan menempati bagan paruh bawah dan dijadwalkan langsung menantang tim Runner-up dari Grup K.
- Peringkat Ketiga Grup L masih memiliki peluang lolos jika poin dan selisih gol mereka masuk ke dalam zona delapan tim peringkat ketiga terbaik. Jika lolos, lawan yang menanti adalah sang Juara dari Grup K.
“Turnamen ini akan menjadi panggung perpisahan bagi kapten Kroasia berusia 40 tahun, Luka Modric, sementara Thomas Tuchel bersiap membuktikan racikan perdananya di kompetisi mayor bersama timnas Inggris.”



