LONDON, OneSportsID – Teka-teki mengenai masa depan Pep Guardiola di kursi kepelatihan Manchester City akhirnya terjawab sudah.
Manajer asal Spanyol tersebut secara terbuka membantah keras segala spekulasi yang menyebutkan bahwa dirinya akan angkat kaki dari Etihad Stadium pada akhir musim kompetisi ini.
Penegasan tersebut dilontarkan langsung oleh Guardiola dalam sesi konferensi pers menjelang laga krusial final Piala FA melawan Chelsea yang akan digelar di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga : Babak Pertama: Gol Melengkung Morgan Rogers Bawa Aston Villa Ungguli Liverpool 1-0
Ia menepis anggapan bahwa laga tersebut akan menjadi panggung perpisahannya di tanah Inggris.
Hormati Kontrak Hingga 2027
Rumor mengenai kepergian mantan arsitek Barcelona dan Bayern Munich ini memang tengah berembus kencang dalam beberapa pekan terakhir.
Sejumlah faktor menjadi bahan bakar spekulasi, mulai dari kabar hengkangnya sang asisten kepercayaan, Lorenzo Buenaventura, di akhir musim, hingga isu bahwa manajemen City telah menunjuk Enzo Maresca sebagai suksesornya kelak.
Banyak pihak menganggap Guardiola tidak akan merampungkan tahun terakhir dalam kontraknya. Namun, sang manajer dengan lugas mematahkan narasi tersebut.
“Tidak mungkin. Saya masih punya kontrak setahun lagi,” tegas Guardiola saat ditanya apakah laga di Wembley akan menjadi final terakhirnya bersama City, seperti dilansir dari BBC.
Kontrak Guardiola sendiri secara resmi baru akan kedaluwarsa pada tahun 2027 mendatang.
Sindiran Halus dan Pamer 19 Trofi
Sejak mendarat di Manchester pada tahun 2016 silam, sentuhan magis Guardiola telah menyulap Manchester City menjadi monster menakutkan di daratan Eropa.
Total 19 keping trofi bergengsi telah ia persembahkan untuk lemari piala The Citizens.
Menanggapi pertanyaan para jurnalis yang terus mendesaknya soal isu kepergian, Guardiola justru melontarkan sindiran balik yang cukup elegan sembari memamerkan pencapaian fantastisnya.
Baca Juga : Perebutan Juara Liga Inggris: Arteta Tak Peduli Selisih Gol Arsenal dan Man City
“Ya, tentu saja, 19 gelar dalam 10 tahun tidak buruk. Mereka tahu mereka tidak perlu menunggu sampai saya pergi, mereka tahu saya telah semenyenangkan itu.
Jadi 19 gelar, berusaha untuk 20 gelar dalam 10 tahun, itu tidak buruk kalau boleh jujur,” ucapnya dengan nada percaya diri.
Bidik Gelar Ganda di Penghujung Musim
Fokus Guardiola saat ini sepenuhnya tertuju pada ambisi untuk menambah koleksi gelarnya. Laga final Piala FA melawan Chelsea membuka peluang emas baginya untuk menggenapkan torehan menjadi 20 trofi.
Baca Juga : Selangkah Lagi Patahkan Rekor Assist Liga Inggris, Bruno Fernandes Pilih Cuek
Tak hanya itu, Guardiola juga masih memiliki misi besar untuk mempertahankan mahkota juara Liga Inggris. Saat ini, Erling Haaland dan kolega hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal.
Dengan dua sisa laga krusial di depan mata, Manchester City siap tancap gas demi mewujudkan skenario Double Winners musim ini.


