Cetak Sejarah Sejak 1930! Amerika Serikat Tembus 32 Besar, Zlatan Ibrahimovic Sebut Kans Juara Terbuka Lebar

Skuad asuhan Mauricio Pochettino tampil sempurna di dua laga awal Grup D. Dukungan masif suporter tuan rumah dinilai Zlatan sebagai senjata utama The Stars and Stripes.

- Advertisement -

ONESPORTS.ID – Timnas Amerika Serikat sukses mencatatkan langkah gemilang di tanah sendiri. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Australia dalam laga yang berlangsung di Seattle, Sabtu (20/6/2026), memastikan The Stars and Stripes mengamankan satu tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Dua gol kemenangan tuan rumah tercipta melalui gol bunuh diri pemain Australia, Cameron Burgess, dan satu sontekan manis dari Alex Freeman. Hasil sempurna ini tidak hanya mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen, tetapi juga menorehkan tinta emas dalam buku sejarah sepak bola negara tersebut.

Rekor Bersejarah Pasukan Mauricio Pochettino

Kemenangan atas Australia membuat Amerika Serikat memimpin Grup D dengan koleksi 6 poin sempurna. Mereka berada di atas Australia (3 poin), serta Turki dan Paraguay yang belum meraih poin.

- Advertisement -

Lebih dari sekadar lolos fase grup, skuad asuhan Mauricio Pochettino sukses menciptakan sejarah penting. Untuk pertama kalinya sejak edisi pertama Piala Dunia pada tahun 1930, Timnas Amerika Serikat berhasil memenangkan dua pertandingan secara beruntun di turnamen akbar ini! Sebuah pencapaian yang membuktikan kesiapan matang tuan rumah.

Pujian Zlatan Ibrahimovic: “Mulailah Percaya!”

Performa apik dan momentum luar biasa Amerika Serikat rupanya mengundang decak kagum dari legenda sepak bola dunia, Zlatan Ibrahimovic. Mantan striker AC Milan dan Timnas Swedia tersebut menilai bahwa dukungan masif dari publik tuan rumah telah menjadi “pemain ke-12” yang sangat krusial.

- Advertisement -

“Jika sebelumnya Anda belum percaya, saya akan mengulanginya lagi: mulailah percaya,” tegas Ibrahimovic dalam wawancaranya bersama Fox Sports.

Menurut Zlatan, soliditas tim yang ditunjukkan Amerika Serikat membuat lawan mana pun akan kesulitan untuk menembus pertahanan mereka. Ia juga menyoroti bagaimana Australia dibuat tidak berdaya dan gagal memberikan ancaman berarti sepanjang pertandingan.

“Mereka mendapat dukungan penuh dari negaranya. Ketika Anda memiliki dukungan sebesar itu, sangat sulit bagi lawan untuk mengalahkan Anda. Mereka tampil sangat baik hari ini,” puji Zlatan.

Menatap laga pamungkas di fase grup, Zlatan menyarankan agar Pochettino mengambil langkah taktis dengan mengistirahatkan pemain kunci. “Mereka hanya perlu menjaga kepercayaan diri dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Mereka bahkan bisa mengistirahatkan beberapa pemain karena sudah memastikan kelolosan. Situasinya terlihat sangat baik,” pungkasnya.

“Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa apa pun yang terjadi sebelum Piala Dunia tidak penting. Yang penting adalah apa yang terjadi sekarang. Momentum yang mereka miliki saat ini adalah hal yang mereka butuhkan. Jika sebelumnya Anda belum percaya: mulailah percaya.” — Zlatan Ibrahimovic.

- Advertisement -

Mingguan

Rekap Hasil Liga Inggris: Arsenal Comeback, Chelsea Menggila, MU Kian Merana!

Rekap hasil Liga Inggris pekan keenam 2026. Arsenal tunjukkan mental juara, Chelsea bantai Bournemouth 5-1, dan MU catat start terburuk dalam 40 tahun.

Power Rankings Liga Champions: Barcelona & Arsenal Puncak, PSG Mengejar!

Rilis terbaru Power Rankings Liga Champions pasca matchday kedua. Barcelona dan Arsenal memimpin daftar, disusul sang juara bertahan PSG di posisi ketiga.

Team Order Aprilia di MotoGP 2026: Sinyal Kuat Massimo Rivola!

CEO Aprilia Massimo Rivola pertimbangkan penerapan team order di 2 seri terakhir MotoGP 2026 demi kunci gelar juara dunia. Simak analisisnya di sini!

Kasus Manchester City: Terbukti Langgar FFP, Ini Nasib Bandingnya!

Manchester City terbukti bersalah atas 100+ pelanggaran finansial Premier League. Simak temuan kontrak fiktif, kesaksian palsu, dan jadwal banding di sini.

Berita Terkait

FIFA Evaluasi Peace Prize Donald Trump: Terancam Dicabut Des...

Dewan FIFA tengah mengevaluasi kelanjutan penghargaan FIFA Peace Prize yang diberikan kepada Donald Trump. Keputusan final akan ditentukan di Doha pada Desember 2026.

Eks Presiden Barcelona Joan Gaspart Minta Maaf ke Lionel Mes...

Mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart, secara terbuka meminta maaf setelah melontarkan kritik tajam kepada Lionel Messi terkait rencana laga perpisahan.

Antonio Conte Buka Pintu Latih MU, Posisi Michael Carrick Te...

Manchester United terpuruk di awal musim dengan enam poin dari enam laga. Antonio Conte dilaporkan siap mengambil alih kursi manajer jika Michael Carrick dipecat.

Gianni Infantino Minta Maaf Atas Kegagalan Proyek FFE Jelang...

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi meminta maaf kepada Dewan FIFA terkait kontroversi proyek FFE. Rencana ini dibatalkan secara permanen.

Power Rankings Liga Champions: Barcelona & Arsenal Punca...

Rilis terbaru Power Rankings Liga Champions pasca matchday kedua. Barcelona dan Arsenal memimpin daftar, disusul sang juara bertahan PSG di posisi ketiga.

Jelang Pemilu, Gianni Infantino Rilis Rencana Distribusi Dan...

Presiden FIFA Gianni Infantino berencana mendistribusikan dana cadangan senilai USD 6 miliar kepada seluruh asosiasi anggota untuk periode 2027-2030.

Trending

Jelang LoL Worlds 2026 NA: Rekor Win Rate Hans Sam...

Para pro player mulai berlatih di Solo Queue jelang LoL Worlds 2026 Amerika Utara. Hans Sama catat 100% win rate, namun akun Faker dan Chovy masih jadi misteri.

Prediksi Atletico vs MU: Superkomputer Opta Jagoka...

Prediksi laga Liga Champions Atletico vs MU berdasarkan simulasi superkomputer Opta. Tuan rumah lebih diunggulkan dengan probabilitas kemenangan 46 persen.

Kasus Manchester City: Terbukti Langgar FFP, Ini N...

Manchester City terbukti bersalah atas 100+ pelanggaran finansial Premier League. Simak temuan kontrak fiktif, kesaksian palsu, dan jadwal banding di sini.

Kontroversi Cristiano Ronaldo Nodai Momen Haru Pen...

Momen bersejarah pensiun Lionel Messi dari Argentina dirusak oleh kontroversi Cristiano Ronaldo yang ngambek dan tinggalkan skuad Portugal. Simak faktanya!