Poin Utama:
- Night Market Studios secara resmi memperkenalkan proyek debut mereka, Coverband Heist, di ajang internasional Pasar Film Cannes.
- Film bergenre action comedy ini disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko dan diproduksi bersama Visinema Pictures.
- Cerita berpusat pada lima musisi cover band yang tanpa sengaja terseret ke dalam pusaran aksi perampokan di sebuah hotel mewah di Jakarta.
- Duo sineas Hollywood di balik franchise horor The Conjuring, Chad dan Carey Hayes, turut bergabung dalam proyek ini sebagai produser eksekutif.
- Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi angin segar bagi genre action komedi Indonesia dan membuka jalan yang lebih luas di pasar film global.
Industri perfilman Indonesia kembali unjuk gigi di kancah internasional. Kali ini, Night Market Studios sukses mencuri perhatian setelah resmi memperkenalkan deretan proyek debut mereka di ajang bergengsi Pasar Film Cannes.
Salah satu proyek andalan yang paling banyak menyita sorotan adalah film laga komedi berlatar hiruk-pikuk Jakarta yang diberi judul Coverband Heist. Proyek ambisius ini akan disutradarai langsung oleh Angga Dwimas Sasongko, dengan Visinema Pictures bergabung sebagai mitra produksi utama.
Premis Unik yang Keluar dari Zona Nyaman
Film Coverband Heist langsung menjadi magnet perhatian karena menyodorkan premis yang terbilang unik dan sangat berbeda dari pakem film aksi Indonesia pada umumnya.
Alur ceritanya akan mengikuti kisah sial lima musisi cover band yang tanpa sengaja terseret ke dalam aksi perampokan berskala besar di sebuah acara hotel mewah. Dengan memadukan unsur musik, komedi, aksi kriminal yang intens, serta kekacauan khas ibu kota Jakarta, publik tentu sangat menantikan bagaimana Angga Dwimas Sasongko meracik dan mengeksekusi nuansa segar dalam film ini.
Dukungan Sentuhan Sineas Hollywood
Daya tarik Coverband Heist tidak berhenti pada cerita dan sutradaranya saja. Proyek ini ternyata juga melibatkan nama besar dari industri perfilman Hollywood. Chad Hayes dan Carey Hayes, duo penulis legendaris di balik kesuksesan waralaba horor The Conjuring, dipastikan ikut bergabung mengisi kursi produser eksekutif.
Keterlibatan dua sineas kelas dunia ini memberikan sinyal kuat bahwa Night Market Studios sangat serius dalam membangun proyek bergenre Asia yang memiliki standar kualitas internasional.
Coverband Heist sekaligus menjadi bagian dari langkah ekspansi besar-besaran Angga Dwimas Sasongko dan Visinema dalam memperluas ekosistem dunia laga Indonesia. Sebelumnya, Visinema juga diketahui tengah menggodok sejumlah proyek raksasa, mulai dari film epik sejarah Perang Jawa, semesta action kriminal-mistis Ratu Malaka, hingga sekuel dari film heist fenomenal mereka, Mencuri Raden Saleh.
Dengan kombinasi matang antara sutradara lokal yang berpengalaman, konsep yang eksentrik, serta sokongan kuat dari kreator internasional, Coverband Heist diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi film action comedy paling segar di Tanah Air, tetapi juga mampu membuka gerbang yang lebih lebar bagi eksistensi perfilman Indonesia di pasar global.



