ONESPORTS.ID – Pertandingan krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Afrika Selatan dan Kanada masih berlangsung sengit. Hingga laga memasuki menit ke-55 pada Minggu (28/6/2026), kedua kesebelasan masih bermain imbang tanpa gol (0-0).
Meski papan skor belum berubah, jalannya pertandingan menunjukkan dominasi serangan dari kubu Kanada. Tim berjuluk The Canucks ini berulang kali memberikan ancaman nyata ke jantung pertahanan Afrika Selatan.
Statistik Pertandingan: Penguasaan vs Efektivitas
Secara taktik, Afrika Selatan lebih banyak menguasai ritme permainan di lini tengah. Namun, barisan pertahanan mereka harus bekerja ekstra keras menahan gempuran serangan balik dan efektivitas lini serang Kanada.
Berikut adalah perbandingan statistik pertandingan hingga menit ke-55:
| Statistik Laga | Afrika Selatan | Kanada |
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Peluang Berbahaya (xG) | 0,06 | 0,94 |
| Total Tembakan | 3 | 7 |
| Sentuhan di Kotak Penalti | 5 | 19 |
Statistik di atas memperlihatkan dengan jelas bagaimana efektivitas serangan menjadi milik Kanada. Dengan 19 kali sentuhan di area berbahaya lawan dan Expected Goals (xG) mencapai 0,94, Kanada tinggal menunggu waktu yang tepat untuk memecah kebuntuan. Sebaliknya, Afrika Selatan tampak kesulitan menembus sepertiga akhir pertahanan Kanada.
Perubahan Taktik dan Hujan Pelanggaran
Memasuki babak kedua, pelatih Afrika Selatan mencoba merespons kebuntuan timnya dengan melakukan penyegaran di skuad. Pada menit ke-46, Relebohile Mofokeng dimasukkan untuk menggantikan Thalente Mbatha guna menambah daya gedor lini tengah.
Intensitas pertandingan yang semakin tinggi juga mulai memicu sejumlah pelanggaran. Kanada harus menerima kartu kuning pertama dalam laga ini setelah Nathan Saliba diganjar peringatan oleh wasit pada menit ke-54 akibat pelanggaran kerasnya.
Hingga berita ini diturunkan, laga hidup-mati ini masih terus berlangsung. Kedua tim sama-sama berjuang keras mencari gol pembuka untuk menyegel tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.
Kutipan
“Meski Afrika Selatan unggul dalam penguasaan bola dengan 58 persen, efektivitas serangan mutlak menjadi milik Kanada yang telah melepaskan 7 tembakan dan mencatat 19 sentuhan di kotak penalti lawan.”