ONESPORTS.ID – Peluit dimulainya babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 terasa baru saja ditiup, namun kini turnamen telah memasuki babak baru yang lebih menegangkan: fase gugur 32 besar. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, 32 tim berhasil melaju ke format hidup-mati ini.
Seperti halnya sistem playoff dalam olahraga apa pun, beberapa tim raksasa jelas memiliki keunggulan telak atas lawannya. Namun, selalu ada tim kejutan yang bersembunyi di balik bayang-bayang favorit. Tahun ini, tiga wakil dari benua Afrika memiliki peluang besar untuk mencuri kemenangan mengejutkan di laga pembuka fase gugur.
Berikut adalah tiga tim kuda hitam (sleepers) terbaik di babak 32 besar Piala Dunia 2026:
1. RD Kongo (Menghadapi Inggris)
Kabar baiknya, RD Kongo (DR Congo) berhasil lolos ke babak 32 besar. Kabar buruknya, mereka harus berhadapan dengan Inggris. Meski The Three Lions mampu menang nyaman 2-0 atas Panama di laga penutup grup, hasil imbang 0-0 yang diraih Ghana sebelumnya membuktikan bahwa daya ledak Inggris sebenarnya bisa diredam.
Les Leopards (julukan RD Kongo) sedang dalam motivasi tinggi setelah memetik kemenangan Piala Dunia pertama mereka sepanjang sejarah (sejak berpartisipasi sebagai Zaire pada 1974).
Kekuatan utama mereka ada di lini belakang. Di Grup K, mereka tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol per pertandingan, termasuk saat takluk tipis 0-1 dari Kolombia yang tampil garang.
Skenario Kejutan: Kemenangan RD Kongo kemungkinan akan terjadi dalam pertandingan dengan skor minim. Jika mereka mampu mengunci pergerakan Harry Kane dengan pertahanan rapat, kemenangan tipis 1-0 atau 2-1 sangat mungkin direbut.
2. Senegal (Menghadapi Belgia)
Meski terasa janggal menyebut tim peringkat 15 FIFA ini sebagai “kuda hitam”, faktanya banyak pihak yang meremehkan Lions of Teranga. Senegal akan berhadapan dengan Belgia, tim generasi emas yang kini terlihat sudah melewati masa kejayaannya.
Belgia hanya mampu mencetak satu gol dalam dua hasil imbang mereka melawan Mesir dan Iran. Sebaliknya, Senegal selalu mencetak gol di setiap laga fase grup, termasuk saat berpesta lima gol ke gawang Irak. Di atas kertas, lini serang Belgia yang dihuni Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne tampak menakutkan, namun duo ini sering kali membuang-buang peluang emas.
Skenario Kejutan: Jalur kemenangan Senegal ada pada permainan terbuka dan hujan gol. Jika mereka mampu mengejutkan Belgia di menit-menit awal, Setan Merah akan sangat kesulitan mengejar ketertinggalan. Kemenangan 2-0 atau 3-1 bukan hal yang mustahil bagi Senegal.
3. Ghana (Menghadapi Kolombia)
Menutup daftar kuda hitam ini adalah Ghana. Berada di peringkat ke-73 FIFA, skuad Black Stars datang ke turnamen ini sebagai tim dengan peringkat terendah keempat.
Namun, mereka telah membuktikan kapasitasnya. Berhasil menahan imbang Inggris 0-0 dan memberikan perlawanan sengit saat kalah 1-2 dari Kroasia menunjukkan bahwa tim ini tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kini, ujian berat menanti karena mereka harus berhadapan dengan Kolombia, salah satu tim yang sedang dalam performa terbaiknya. Sama seperti RD Kongo, senjata utama Ghana bertumpu pada lini pertahanan. Mereka mengandalkan pertahanan man-to-man yang disiplin dan siap menerkam saat lawan kehilangan konsentrasi.
Skenario Kejutan: Tugas utama Ghana adalah membatasi peluang bersih para penyerang Kolombia. Jika mereka berhasil menjaga gawang tetap perawan, mereka bisa mencuri kemenangan 1-0 lewat serangan balik cepat.
“Tiga wakil Afrika ini siap memanfaatkan format baru babak 32 besar. Dengan mengandalkan kedisiplinan pertahanan dan efektivitas serangan balik, tim-tim favorit harus ekstra waspada jika tidak ingin angkat koper lebih awal.”

