LONDON – Puasa kemenangan Manchester United ternyata masih berlanjut nih, bro! Skuad Setan Merah terpaksa cuma bawa pulang satu poin usai ditahan imbang 1-1 sama tuan rumah Fulham pada Minggu (20/9/2026) malam WIB. Tren zonk ini jelas bikin fans makin ketar-ketir, apalagi sebelumnya mereka baru aja digeprek sama Manchester City dan Brighton & Hove Albion.
Main di markas lawan, nasib apes emang sempet nyamperin MU duluan. Gawang mereka harus kebobolan gara-gara gol bunuh diri Lisandro Martinez. Untungnya, mental para pemain belum sepenuhnya down. Saat laga seolah bakal berakhir dengan kekalahan, Matheus Cunha muncul jadi pahlawan lewat gol telatnya di menit ke-89. Fiuh, nyaris aja pulang dengan kepala tertunduk!
Rentetan hasil bapuk ini jelas bikin pressure di kubu MU makin mendidih, mengingat ekspektasi publik lagi tinggi-tingginya berkat performa menjanjikan di paruh kedua musim lalu. Tapi yang bikin heran, Michael Carrick malah nanggapin situasi krisis ini dengan super santuy. Menurutnya, rentetan hasil tanpa kemenangan ini murni karena masalah detail kecil dan faktor kesialan semata.
“Momen buruk itu selalu akan tiba di satu titik,” dalih Carrick dengan tenang, seperti dikutip dari Standard.
Lebih lanjut, Carrick ngasih pembelaan soal rentetan kesialan yang menimpa skuadnya belakangan ini. “Imbang di Everton karena tembakan 25 yard yang nyasar ke pojok atas, hasil lawan City di mana gol kita dianulir. Hari ini, gol bunuh diri adalah salah satu dari bentuk kesialan itu,” bebernya.
Meski ngaku belum puas, Carrick ngerasa skuadnya tetep ada di jalur yang benar. “Perbedaan tipis juga yang membalikkan keadaan. Saya tahu kami bisa lebih baik lagi, dan kami emang perlu lebih baik. Tapi pada saat yang sama, saya nggak terlalu kecewa karena kami menunjukkan sejumlah pertanda bagus di lapangan,” pungkas Carrick.